perupadata retweeted
Kasus media tunawisma (homeless media), mengingatkan pentingnya pagar api, yaitu pemisahan tegas antara ruang redaksi dan kepentingan bisnis, politik, maupun pemilik modal. Pagar ini menjaga agar berita tidak dikendalikan sponsor, pemilik perusahaan, partai politik, atau kepentingan pribadi wartawan.
Tanpa pagar api, media kehilangan independensinya. Berita bisa berubah menjadi alat promosi, propaganda, atau transaksi kekuasaan.
Bahaya ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada homeless media (kanal personal atau media tanpa struktur redaksi jelas), tetapi juga media mainstream.
Pada homeless media, masalahnya sering berupa tidak ada kode etik, sponsor dan donatur mempengaruhi isi, opini bercampur dengan fakta, pembuat konten merangkap buzzer, atau konsultan politik, tidak ada mekanisme koreksi dan akuntabilitas.
Sementara pada media mainstream, pagar api juga mulai retak ketika pemilik media ikut politik praktis, redaksi ditekan kepentingan bisnis grup perusahaan, pengiklan menentukan arah berita, jurnalisme diganti logika klik dan algoritma, newsroom takut kehilangan akses kekuasaan.
Akibatnya sama, publik sulit membedakan mana informasi independen dan mana narasi pesanan.
Jika homeless media berisiko menjadi propaganda tanpa institusi, maka media mainstream berisiko menjadi propaganda yang tampak profesional. Keduanya sama-sama berbahaya bagi demokrasi karena merusak kepercayaan publik terhadap media dan fakta itu sendiri.
Saat media mainstream makin melemah, media tunawisma mesti membangun kode etik dan pagar api, agar tidak jatuh pada masalah yg sama yg dialami media mainstream. Masalahnya, apa mungkin dg struktur media tunawisma?
perupadata retweeted
Replying to @perupadata
Noooo, ini kenapa kita butuh transum yang ga cuma cepat, nyaman, tapi juga andal dan juga terjangkau. Jadi commute setiap hari uangnya masih aman buat maksi.
Padahal, win win banget loh kalau transum oke, pengguna transum semakin banyak, jalanan makin sepi, polusi jadi minim. Bisa lewat tanpa voorijder, deh hehehe.
perupadata retweeted
I am a lawyer - and that particular post does not breach any laws.
To exist is to resist!
perupadata retweeted
Replying to @perupadata
Gak bisa disamain karena....
xitter.cf/gumpnhell/status/19339…
bangsa besar
upah kecil
kadang dicicil
🤣
#hatihatikamumulaiberpikir
perupadata retweeted
Oke kita bandingkan beberapa imagery:
1. ESRI -> nampak jelas
2. Bing -> nampak jelas
3. Google -> blur
biasanya kalo ada blur bisa karena tilenya emg gak update / kosong, tapi dilihat dari bentuk blurnya itu bukan per tiles. Dan tentu alasan yg paling make sense adalah 2 ini 🤫
perupadata retweeted
Replying to @perupadata
Well, mundurnya konsorsium LG dari investasi industri baterai terintegrasi seharusnya tidak menghentikan langkah pemerintah dalam membangun industri baterai dan #kendaraanlistrik di Indonesia 🚗🔋.
Namun, pada saat yang sama, perlu dilakukan evaluasi terhadap iklim investasi dan mempertegas strategi hilirisasi #nikel, mengingat berkembangnya teknologi baterai untuk kendaraan listrik yang tidak memerlukan nikel, seperti LFP (Lithium Iron Phosphate) yang semakin dominan 🔋⚡
perupadata retweeted
Replying to @MurtadhaOne1
Satu tujuan boleh, tapi kredit jangan sampe dipotong juga lah, sama aja lu jadi penghambat kemajuan negara.
perupadata retweeted
Update Pilkada Saga
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini. Diduga kuat biar Ridwan Kamil gak kalah sama kotak kosong.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, tanggal 20 Agustus 2024, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
21 Agustus 2024
11) DPR lewat Badan Legislasi (Baleg) rapat RUU Pilkada. Diduga untuk menganulir putusan MK dengan revisi UU Pilkada,
12) Rapat Baleg DPR cuma sebentar doang dan langsung keluar kesimpulan:
a) Yang ditetapkan putusannya Mahkamah Agung. Jadi Kaesang tetap bisa jadi calon kepala daerah.
b) Partai politik yang mempunyai kursi di DPRD tetap harus punya threshold 20%.
Partai politik yang tidak mempunyai kursi di DPRD tetap baru thresholdnya 7.5%.
Jadi partai kaya PDI-P gak bisa nyalonin sendiri.
c) Pengesahan akan dilakukan di rapat paripurna DPR besoknya.
d) Poin b) ini dinilai gak masuk akal, lah kalau lu punya 7.5% suara, elu punya kursi di DPRD dong?
13) Rakyat marah besar. Media sosial ramai. Meme-meme biru "Peringatan Darurat" keluar, bermula dari X, menyebar ke berbagai medsos lain dari Instagram, Tiktok, Facebook, semuanya.
14) Banyak organisasi mulai gerah juga, salah satunya Partai Buruh dan banyak BEM di kampus-kampus. Ini sudah kelewatan, waktunya turun ke jalan. Ingat, Partai Buruh juga yang mengajukan gugatan ke MK untuk threshold 7.5%.
Poster-poster mulai disebar dan unjuk rasa direncanakan mulai jam 09:00 WIB di depan gedung DPR.
***
22 Agustus 2024
15) Unjuk rasa dilakukan di gedung DPR-RI, dari pagi hari sampai malam hari. Berbagai elemen masyarakat hadir, dari mahasiswa, buruh, kelas menengah pekerja, seniman, influencer, komika, semua unsur yang kecewa dengan semuanya hadir.
Mendesak DPR untuk menghormati keputusan MK. Diliput live di berbagai TV, koran, radio, dan berbagai media nasional.
Beritanya juga sampai di media internasional seperti BBC World, Al-Jazeera, dan Times.
16) Pagi: Rapat paripurna DPR ditunda karena tidak mencapai kuorum.
Sampai sekarang, sampai hari ini, rapat paripurnanya belum dilaksanakan.
17) Malam: Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, membuat pernyataan:
a) Pengesahan RUU Pilkada batal dilaksanakan,
b) Oleh karena itu pada saat pendaftaran tanggal 27 Agustus nanti, yang berlaku adalah keputusan MK yang mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Partai Gelora.
Senang? Menang?
Nanti dulu. Ingat:
c) Poin b cuma bilang gugatan Partai Buruh dan Gelora. Bukan usia calon kepala daerah. Hati-hati.
d) Rapat paripurna belum dilaksanakan, dan bisa dilaksanakan kapan saja. Jadi masih bisa aja ada hal aneh-aneh yang mereka lakukan.
e) Deadline 27 Agustus bisa juga diutak-atik, di titik ini, manuvernya bisa apa saja kan?
***
Itu yang krusialnya 2 hari terakhir. Lalu apa lagi?
18) Kaesang sudah mengurus surat-surat ke pengadilan untuk syarat pendaftaran maju Pilkada.
Ingat, poin 17b cuma bilang gugatan MK Partai Buruh dan Gelora, bukan putusan MA.
Jadi yang ini juga mesti terus dikawal.
19) Di sisi yang diuntungkan, PDIP, Megawati bilang "Ngapain Gua Disuruh Dukung Pak Anies?"
Dugaannya karena nego Pak Anies - PDIP belum ketemu titik terang. Ingat, Pak Anies sejauh ini masih enggan untuk berpartai.
PDI-P punya calon lain yang elektabilitasnya tinggi dan juga kader mereka: Pak Ahok.
Cuma ya elektabilitasnya Pak Anies lebih tinggi, dan lawannya Ridwan Kamil.
Kalau lawan Pak Ahok, sangat mungkin cerita Pilkada sebelumnya kejadian lagi.
***
Side saga
20) Di tengah-tengah keributan ini, Kaesang dan istrinya Erina:
a) Kuliah di top univ US pake beasiswa sebagian, sisanya bayar sendiri,
b) Ke US-nya naik pesawat jet pribadi yang sewanya 8.6 milyar buat 3 hari,
c) Beli roti sepotong harganya 400 ribu rupiah,
d) Beli stroller bayi seharga 20 jutaan rupiah.
e) Semua itu diupload di instagram stories dengan santainya ketika rakyat turun ke jalan gara-gara keluarga dia.
Bersambung ...
Siapa yang diajukan PDI-P jadi calon gubernur Jakarta?
Apakah mereka tetap bisa ajukan calon?
Apa strategi Pak Anies?
Apakah Kaesang tetap nyalon gubernur?
Nantikan episode selanjutnya, hanya di drama radio Saur Sepuh.
perupadata retweeted
[LIVE THREAD]
Hari ini, suara rakyat akan menggema di depan DPR. Di tengah isu darurat demokrasi, mari kita sama-sama turun ke jalan, bersatu untuk memperjuangkan keadilan!
Pantau #LiveThread ini untuk update terkini!
#KawalPutusanMK #TolakPilkadaAkal2an
perupadata retweeted
Apa Maksud Unggahan "Peringatan Darurat" dan Hubungannya dengan Putusan MK?
narasi.tv/read/narasi-daily/…
perupadata retweeted
Partai Buruh akan melakukan aksi unjuk rasa yang akan diselenggarakan, pada:
Hari/tanggal: Kamis, 22 Agustus 2024
Waktu: Pukul, 09.00 WIB s./d selesai
Lokasi : Gedung DPR RI, Senayan – Jakarta Selatan
Hari/tanggal: Jum’at, 23 Agustus 2024
Waktu : Pukul, 09.00 WIB s./d selesai
Lokasi : Kantor KPU RI, Jl. Imam Bonjol No. 29 – Jakarta Pusat
Tuntutan Aksi:
1. Mendesak DPR RI untuk tidak melawan dan mengubah Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024
2. Mendesak KPU paling lambat tanggal 23 Agustus 2024 sudah mengeluarkan PKPU sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024
nasional.tempo.co/read/19066…
perupadata retweeted
teman-teman, hari ini @safenetvoice mengirimkan surat permohonan informasi kepada PPID @kemkominfo. Kalau niat mereka baik, harusnya surat ini segera dijawab. Semoga kita bisa dapat transparansi dan kejelasan soal kasus PDNS.
📸: @ramagedd0n
#BudiArieMundur #pecatmenkominfo
perupadata retweeted
mari kita tandatangani petisi ini kawan-kawan!
PDNs down, data hilang karena keteledoran penanggungjawabnya. Tidak ada contingency plan, padahal kejadian begini harusnya diantisipasi.
harus ada yang mundur!
change.org/p/pdns-kena-ranso…
perupadata retweeted
Replying to @perupadata
Mohon dikreksi di infografisnya mengenai nama2 korban.
Capt. Pulu Darmawan (pilot)
Capt. (Mayor (Purn)) Suwanda (pilot)
Farid Ahmad (Teknisi/Engineer)






































