Dependent Being retweeted
Biaya hidup =/= gaya hidup. Gaya hidup bisa di-adjust or re-adjust di level pribadi. Biaya hidup, mana bisa?
Dependent Being retweeted
Tau nggak kenapa menyebarluaskan video tanpa persetujuan dengan disertai tuduhan catcalling yang belum terbukti bisa menjadi fitnah dan pidana pencemaran nama baik?
Dependent Being retweeted
1. Umumkan Karhutla sebagai bencana nasional.
2. Mobilisasi sumberdaya secara maksimal. Dengan menerjunkan lebih banyak orang terlatih, dan mengkonversi peralatan transportasi darat, laut, udara menjadi alat bantu pemadaman secara massif dan terkoordinasi dengan baik.
3. Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini. Untuk apa saja? Selain pemadaman, juga untuk membantu ekonomi warga terdampak, bantuan sosial bagi warga, pedagang, dan UMKM misalnya. Pemerintah juga sebaiknya menanggung biaya pengobatan warga terdampak, mendistribusikan masker, oksigen dan kebutuhan lainnya untuk warga.
4. Jika asap masih mengepung wilayah tertentu, baiknya siswa diliburkan saja. Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita.
5. Kerahkan seluruh pejabat terkait untuk ngantor di wilayah karhutla. Dengan merasakan sendiri sesaknya bernafas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan.
Demikian usulan saya. Terimakasih.
#KARHUTLA #DaruratKARHUTLA #TetapkanBencanaNasional #SaveKalimantan #GanjarPranowo
Dependent Being retweeted
Yaudah kalau semuanya berdasarkan rasa bapak2nya juga berhak merasa dicemarkan nama baiknya
Suatu saat tuding begini bakal berujung ke pengadilan... dan saya yakin band kayak anda ini gak bakal bantu ketika kasus semacam itu terjadi
Replying to @333bonk
korban merasa dilecehkan lalu apalagi kak? butuh opini siapa lagi untuk memvalidasi pengalaman korban? kamu? ortumu? Prabowo? 😭
like... aku ga ngerti, kita ngelihat ada org direndahkan begitu lalu responnya malah
"eh tunggu dulu, bisa aja bukan pelecehan" sementara korban udh sesedih dan setakut itu sampai merasa perlu merekam???????????
Kawan-kawan @GreenpeaceID masih belum diperbolehkan pulang per detik ini.
Bebaskan kawan kami @DivHumas_Polri
instagram.com/p/Det2AgFHai_/…
Dependent Being retweeted
Lagi antri di ATM, ada yg nanya, "Jam brp, Kak?"
Curiga? Boleh
Berasumsi buruk? Wajar
Jaga jarak? Hak aku
Tapi mengumumkan ke dunia bahwa dia itu perampok, berarti mengubah kecurigaan pribadi jd vonis publik.
Di titik itu, aku bukan lagi menjaga diri, tp menghakimi orang lain.
this is sooooooo funny to me, ada perempuan GA NYAMAN dengan unwanted attention yg dia sendiri ga minta, ketika ditegur malah kak Shifa yg dituduh "kepedean" dan "sok cantik" 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
kalian tuh sensitif bgt soal penolakan yah utututututtuuuutututu
"kecuali klo dia nyebut nenen" lah sejak kapan definisi cat calling seperti itu netijen yg budiman? siulan bahkan cuma sebatas melirik aja masuknya udah harassment karna kuncinya di kata UNWANTED alias tanpa consent. Stop tolol lah.
"Cuma budaya tegur sapa, keramahtamahan" tpi korbannya ga merasa aman tuh? korbannya merasa ga nyaman tuh? justru pelecehan sering banget dinormalisasi pake alasan kek gini, padahal jelas bgt di videonya mengarah ke pelecehan.
"ah jadi takut menyapa org di jalan" lah risiko lah kocakkkk, itu stranger yg lu "sapa" berharap apa?😂
"ah kalo ganteng, pasti ga dianggap pelecehan" lu kali yg demen dilecehin yg ganteng?👀😌
PEREMPUAN TIDAK ADA KEWAJIBAN MERASA SENANG UNTUK SETIAP UNWANTED ATTENTION YANG KALIAN KASIH
dan kami berhak merasa ga nyaman, sadar diri ajalah😂
Salah satu mantan volunteer Greenpeace spill tentang aksi Greenpeace yang ikonik hari ini, memasang spanduk di patung Bundarang HI
>Greenpeace mengincar eksposure, supaya mengajak masyarakat aware
>ternyata memang ada divisi panjat tebing tersendiri
>untuk memasuki divisi panjat tebing, harus tidak memiliki cita cita masuk PNS, sebab pasti akan berurusan dengan penjara dan SKCK
>aksi di Bundaran HI termasuk sukses, meski hanya 1 jam banner bertahab, traffic saat itu sedang bagus, diliput sana sini dan viral
Jika dilihat memang well callculated bgt sih, momennya pas : di hari yang sama mahasiswa turun aksi
Ukuran bannernya juga presisi
Yang bikin kagum, semua personilnya yang masang banner adalah cewe🙌
Dependent Being retweeted
Tunjangan profesi guru (TPG) sudah 4 bulan belum cair,
Tunjangan profesi dosen (TPD) juga terancam tidak cair bulan ini.
Ingat-ingatlah momentum ini, tiga tahun lagi.
Kalau sampai ada guru dan dosen memilih rezim ini lagi, sudah pasti tidak ada harapan.
Mau ngelurusin dikit, bpjs ini hasil kerja keras buruh demo nonstop dr 2009-2011, bukan karena sby berbaik hati ngasih bpjs karena kebaikan hati belio ges
Dependent Being retweeted
Setuju dengan thread ini. Saya merasa salah satu penyebab elektabilitas Prabowo anjlok adalah pemotongan anggaran daerah yg gila-gilaan.
Sudah beberapa kali forum bareng pemerintah daerah, dan ini selalu jadi talking point mereka. Sentralisasi yg berlebihan, daerah merasa tidak dipercaya pusat.
Replying to @gegerriy
Terlepas berbagai penyimpangannya, pengeluaran instansi pemerintah tetap jadi jalur pemerataan uang paling reliabel. Rezim ini mengacak-acaknya.
Dampaknya awalnya tidak terasa karena dominasi di DPR. Anggaran dan regulasi mulus disetujui.
Dependent Being retweeted
hampir 2 tahun danantara berdiri
tapi sampe hari ini belum ada sedikit pun keluar laporan keuangannya njirr
padahal aset kelolaan mereka sekarang 16.224 triliun
atau setara 13.520 hari MBG = sekitar 37 tahun MBG
Dependent Being retweeted
Bayangin Elon Musk nyidak karyawan di Starbase kek gini wkwk.
Emang indon ketinggalan 100 tahun kalo ukuran produktivitas masih sebatas orang keliatan sibuk di kantor.
Padahal kalo mau nyidak ya cek aja di dashboard. Lihat unit mana yg targetnya meleset, backlog numpuk, SLA berantakan. Baru turun buat cari tau masalahnya.
Bottleneck-nya di mana? Approval kepanjangan? Beban kerja ga seimbang? Sistemnya lemot? Atau emang orangnya ga perform?
Mau tegas? Kasih kepala unit target yg jelas, wewenang buat beresin masalah, dan deadline. Kalo berkali-kali gagal tanpa perbaikan, ya copot.
Kalo prosesnya rusak terus cuma ganti orang, penggantinya juga bakal punya masalah yg sama.
Dependent Being retweeted
BKN udah capek-capek bikin sistem CAT, yang bahkan bisa ditonton live scoring-nya, untuk seleksi CPNS, eh sekarang malah mau ngangkat PNS tanpa tes.
Makin lama makin mundur negara ini gegara orang-orang terbelakang yang haus kekuasaan. . .
Dependent Being retweeted
I only tolerate 02 voters who doesn't have access to Education, Electricity and Internet. Besides that is pure idiocy
Dependent Being retweeted
Saya 2 tahun kerja di BRGM kedeputian Litbang. Selama periode kerja BRG mungkin ada > 200 riset didanai, termasuk juga kerjasama riset dengan WRI, DHI, dll.
Risetnya multidisiplin, bahkan interdisiplin.
Kita ga kekurangan riset, tapi risetnya yg gak pernah diimplementasikan.
Analisa yang menarik dari Bagus Muljadi mengenai fenomena kebakaran hutan saat ini.
>Menurutnya, karhutla bukan lagi bencana nasional, melainkan internasional.
>Di Indonesia, bukan paham kanan atau kiri yang menjadi perdebatan, melainkan daerah dan pusat.
>Budaya mengenai pemahaman gambut masih minim di daerah
>budaya riset di daerah masih lemah, akibatnya untuk menghadapi bencana spt ini menjadi tumpang tindih antara pusat dan daerah
>untuk memadamkan gambut di Indonesia, 1 hektar perlu 200rb liter air, helikopter untuk terbang perlu 10 rb usd untuk 1 jam, itupun masih hit n miss, belum tentu bisa memadamkan gambut
>saat terjadi bencana masyarakat cenderung terpolarisasi. Misalnya di Tamiang, selalu menjurus ke tobat ekologis. Padahal jika pemhaman akan gambut dan pengawasan yang ketat tentu lebih efektif dibandingkan demikian
Di Indonesia sudah ada mengenai UU pembakaran lahan, yang masih jadi PR adalah bagaimana regulasi tsb diawasi dan diemplementasikan dengan baik
Jua masyarakat paham, mengapa harus bakar apa yang ia dapat, dan kapan waktu yang tepat untuk membakar. Itu semua bisa diwujudkan jika budaya riset mulai diberdayakan.
Dependent Being retweeted
Siaran Pers
Prabowo Subianto Digugat Karena Enggan Menetapkan Banjir Sumatera Sebagai Bencana Nasional
Dua Ahli Bongkar Kewajiban Hukum dan HAM Pemerintah atas Banjir Sumatera
Jakarta, 15 Oktober 2026 - Warga Sumatera menggugat Presiden Prabowo Subianto karena enggan menetapkan bencana banjir Sumatera tahun 2025 sebagai Bencana Nasional. Gugatan ini diwakili oleh tim kuasa hukum dari Tim Advokasi Keadilan untuk Sumatera dengan nomor perkara 167/G/LH/2026 di PTUN Jakarta. Pada 15 Oktober, agenda sidang lanjutan Gugatan Warga Negara (Citizen Lawsuit / CLS) adalah mendengar keterangan ahli dari pihak penggugat yakni Richo Andi Wibowo S.H., LL.M., Ph.D. dan Prof. Dr. R. Herlambang Perdana Wiratraman, S.H., M.A.
Richo Andi Wibowo dalam keterangannya di hadapan Majelis Hakim menegaskan bahwa sikap Pemerintah Pusat/Presiden RI yang tidak kunjung menetapkan banjir Sumatera sebagai bencana nasional adalah bentuk perbuatan melawan hukum berupa pengabaian.
Herlambang P. Wiratraman dalam keterangannya menempatkan penanganan bencana dalam kerangka HAM. Dalam pandangannya, setiap orang memiliki hak untuk memperoleh perlindungan dari bencana, menerima bantuan secara adil, dan berpartisipasi dalam perencanaan keselamatan serta pemulihan masyarakat.
Sementara itu, M. Afif Abdul Qoyim dari YLBHI selaku kuasa hukum menyoroti persoalan anggaran dalam penanganan banjir Sumatra ini baik pada pra bencana, tanggap darurat ataupun pascabencana.
Baca siaran pers kami dalam tautan berikut: ylbhi.or.id/informasi/siaran…
Dependent Being retweeted
Pak Anies cukup menjadi dirinya sendiri. Kalopun emg makin jauh di 2029, yasudah berarti bangsamu emg cocok dipimpin wowok, gibran, atau KDM.
Kenapa setiap pergerakan Anies membuatnya semakin jauh dari 2029?
Karena beliau bersikap seperti seorang aktivis akademisi yang suka nyindir pemerintahan.
Masyarakat menengah bawah + kaum 58% gak suka, meski mereka sendiri kecewa juga sama Prabowo.
Mereka akan semakin sakit hati dan benci dengan sikap “caper” dan “suka nyindir”-nya Anies.
Jika mau maju di 2029, Anies mesti ubah strategi bahasa komunikasinya dan mulai mendekati tokoh-tokoh yang lebih grass root.
Misal deketin tuh Cak Nun, mulai sering jalan-jalan ke daerah Jawa biar masyarakat kenal gak hanya di TV.
Ini works di rezim Jokowi. Bahkan Jokowi tuh ke daerahnya daerah banget, misal Salatiga, Magelang, Tegal, Temanggung dll. Meski cuma sejam dua jam acara.
Masyarakat merasa dekat dan tahu bahwa sosok tersebut beneran ada.
Saat ini Anies masih terkesan jadi “konsumsi”Ibukota.
Dependent Being retweeted
Ya Allah, semoga ketika Engkau berikan rizqi menjadi seorang peneliti, jadikanlah ilmuku berkah, dan napak tanah terhadap kondisi orang-orang di daerah. Aamiin.
Analisa yang menarik dari Bagus Muljadi mengenai fenomena kebakaran hutan saat ini.
>Menurutnya, karhutla bukan lagi bencana nasional, melainkan internasional.
>Di Indonesia, bukan paham kanan atau kiri yang menjadi perdebatan, melainkan daerah dan pusat.
>Budaya mengenai pemahaman gambut masih minim di daerah
>budaya riset di daerah masih lemah, akibatnya untuk menghadapi bencana spt ini menjadi tumpang tindih antara pusat dan daerah
>untuk memadamkan gambut di Indonesia, 1 hektar perlu 200rb liter air, helikopter untuk terbang perlu 10 rb usd untuk 1 jam, itupun masih hit n miss, belum tentu bisa memadamkan gambut
>saat terjadi bencana masyarakat cenderung terpolarisasi. Misalnya di Tamiang, selalu menjurus ke tobat ekologis. Padahal jika pemhaman akan gambut dan pengawasan yang ketat tentu lebih efektif dibandingkan demikian
Di Indonesia sudah ada mengenai UU pembakaran lahan, yang masih jadi PR adalah bagaimana regulasi tsb diawasi dan diemplementasikan dengan baik
Jua masyarakat paham, mengapa harus bakar apa yang ia dapat, dan kapan waktu yang tepat untuk membakar. Itu semua bisa diwujudkan jika budaya riset mulai diberdayakan.










































