Always in the liminal zone between paper-writing and meme-making | Department of Anthropology, Universitas Indonesia

Indonesia
Joined April 2009
Teman-teman, artikel saya tentang sirkuit buruh nikel di Weda, Halmahera Tengah sudah terbit. Saya mengulas bagaimana jaringan dan imajinasi "rumah" mereproduksi tubuh-tubuh yang merantau ke pusat-pusat hilirisasi. Silakan dibaca dan diunduh di bawah. sciencedirect.com/science/ar…
4
218
6
529
15,460
Geger Riyanto retweeted
Dude you really need to stop obsessing with 1990s science wars. It's done. Nobody is doing this shit anymore. You're a third year college student; it's a phase that you should move on already. In 2020s Latour already talked about socio-earth system and here you are>>
Seeing a lot of people saying STEM people should read soshum books and literature But nobody is telling soshum people to go read Purcell’s Calculus or Halliday Resnick Walker’s Physics
7
98
7
494
8,846
Geger Riyanto retweeted
#kebakaran juga, utk kawan2 yg belum familiar, adalah skena yg teramat male-dominated. karenanya, karya2 @fireplayproject coba bangun narasi sekitar perempuan, seperti: - gesture of care (film) - ignited & nyala (animasi & sequelnya) - smoldering (komik)
1
7
37
1,217
Pertama kali dalam sejarah sejak ada survei elektabilitas. Menjelaskan juga pergantian kapolri dan kapolda massal, bakom, pengangkatan wantimpres. Gerindra sadar. Mereka punya survei internal. Rezim panic mode.
Elektabilitas Prabowo Setelah Dua Tahun Presiden I Survei SMRC Oktober 2026 : dedi mulyadi 35.5%, anies baswedan 10.3%, prabowo 9.8%%, gibran 8.4%. …. youtu.be/8cvw5vvoZ88?si=8b22… via @YouTube
3
338
9
1,351
65,082
Apa bentuk kenekatannya kerusuhan terkoordinasi di pusat untuk mendesak darurat sipil seperti Agustus tahun lalu? Ataukah teror dan adu domba elite di daerah pada menjelang dan akhir Orde Baru?
1
3
9
3,039
Dan kalau tidak semua mendukung, apakah akan perpecahan dan eskalasi konflik jadi terbuka di antara proksi kubu-kubu yang berbeda?
3
5
2,870
Geger Riyanto retweeted
my point selalu. yes perhatian ke apinya penting, tp jgn smpe luput bahas gmn lingkungan kebakarannya tercipta. dari titik itu kita bs liat pola yg lbh jernih. utk skrg, coba liat bentang kebakaran baru di papua terutama bagian selatan. theconversation.com/mengulan…
1
56
1
108
7,413
Geger Riyanto retweeted
kalau ada stamina sedikit bisa w kirim chapter khusus ttg cipta kreasi bentang kebakaran ini:
Replying to @cappimpong
my point selalu. yes perhatian ke apinya penting, tp jgn smpe luput bahas gmn lingkungan kebakarannya tercipta. dari titik itu kita bs liat pola yg lbh jernih. utk skrg, coba liat bentang kebakaran baru di papua terutama bagian selatan. theconversation.com/mengulan…
55
2
150
2,745
Pembacaan ini menarik dan perlu dipertimbangkan. Kondisi Indonesia perlu dijajarkan dengan negara lain. Parah, tapi apakah memang separah itu sampai-sampai pernyataan yang menyebabkan crash—we're officially in a stock market crash—bisa keluar sebegitu entengnya?
All the governance issues mentioned in the MSCI statement are correct and severe, and Indonesian authorities have been very slow in resolving those issues. Criticism is severely needed. But a few questions I think worth asking: How severe is the market dysfunction in Indonesia relative to other markets in MSCI’s Emerging Markets index, such that it would justify the drop to Standalone Market status? Is there a quantitative way of measuring this? My understanding is that market dysfunction—opaque ownership, coordinated trading—is not unique to Indonesia. IIRC Turkey faces a lot of the same issues, and in many respects its economic governance is not that better than Indonesia’s—but the MSCI reaction has been different. The more fundamental question: if the statement of a multinational financial institution can exogenously send the stock market of an emerging economy plunging down by 11%, do we not deserve better transparency of how that decision was made in the first place? Is this not too much power concentrated in a single entity? If this happened in the US, one could expect congressional hearings already by the next week.
5
32
2
194
9,625
IHSG terlalu dangkal untuk investor institusional besar, imbas kebijakan BEI mendorong jumlah IPO. Banyak perusahaan market capnya terlalu kecil, akhirnya mudah dipompom. Tidak perlu dana besar untuk jadi price maker. Market cap segelintir emiten terbesar timpang dengan sisanya.
1
299
Sepertinya ini kasus tanpa preseden juga buat MSCI, setidaknya kalau lihat di tabel Stockbit sebelumnya. Mereka panik karena akuntabilitasnya dipertanyakan institusi: ngapain masukin emiten-emiten Indonesia ke indeks kalau kita nggak bisa masukin dana ke sana?
2
290
Geger Riyanto retweeted
Suka senewen liat akademisi yang mau "mengedukasi" masyarakat setempat soal hidup berdampingan dengan lahan gambut dan bertarung melawan kebakaran. Seakan, masyarakat setempat ga punya pengetahuan dan pengalaman bagaimana hidup di wilayah rawan kebakaran hutan (1/5).
11
766
63
2,969
319,662
Geger Riyanto retweeted
sama sekali engga perlu. tiap diwwncr, gw selalu bilang kita udah kebanyakan data, model2, dan percobaan percobaan. bukan itu.
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
2
21
4
74
13,050
Nggak sengaja ngegambarin AI sebagai "supercharged Google" ke mahasiswa, dan kayaknya itu gambaran yang pas untuk mengurangi penggunaannya yang bermasalah. Bukan buat penulisan, tapi buat bantu menelusuri rimba informasi—dengan mengecek ke sumbernya lagi tentu.
3
5
2
76
3,400