
Thoughts, ideas & observations. Selling curated preloved goods at @prelovedray. Grab my ebook below! 📚✨👇
Jakarta
Joined January 2020
- Tweets9.4K
- Following160
- Followers950
- Likes9.1K
Pinned Tweet
Ada satu kalimat yang sering diulang,
hanya narasinya yang berbeda.
“Kalau belum selesai dengan diri sendiri,
jangan + menikah/punya anak.”
dll
Masalahnya, manusia tidak pernah benar-benar “selesai”.
Selama masih bernapas,
kita selalu dalam proses.
Belajar.
Salah.
Memperbaiki.
Bertumbuh.
Kalau menunggu selesai,
mungkin kita tidak akan pernah memulai apa pun.
Karena selesai itu bukan fase hidup,
Selesai itu… ketika kehidupan berakhir.
Yang seharusnya terjadi justru sebaliknya.
Setiap fase hidup
adalah upgrade untuk diri kita.
Bukan menunggu versi terbaik dulu,
tapi membentuk versi terbaik itu
melalui fase-fase hidup.
Ada yang dulu nakal, suka kelayapan.
Lalu setelah menikah,
ia belajar pulang lebih cepat.
Bukan karena tiba-tiba jadi sempurna,
tapi karena sekarang ada keluarga
yang menunggu di rumah.
Hidup bukan soal menunggu diri kita selesai.
Hidup adalah perjalanan dimana kita terus memperbaiki diri di setiap fase yang Allah titipkan.
Menikah, bekerja, menjadi orang tua semuanya ruang belajar.
Karena manusia tidak dituntut menjadi selesai.
Manusia hanya dituntut
untuk terus menjadi lebih baik
sebelum akhirnya selesai.
Tangerang, 15 Syawwal 1447 H ~ Ray
Rasulullah bersabda :
الأرواحُ جنودٌ مجنَّدةٌ . فما تعارف منها ائتَلَف . وما تناكَر منها اختلف
“Ruh-ruh itu bagaikan pasukan yang dihimpun dalam kesatuan. Jika saling mengenal di antara mereka maka akan bersatu. Dan yang saling merasa asing di antara mereka maka akan berpisah."
sorry banget kl aku ikut campur ya sipa, tp km beneran udah keterlaluan,sebenernya aku mau simpen ini buat aku sendiri krn ga terima sm yg km bahas disini dengan kata2 sekotor itu,kl udah bawa nama pondok besar km mau gimana?@SistersInDanger
Ternyata ini amalan bapak yang difitnah itu, sehingga Allah jaga ia tanpa sepengetahuannya.
Replying to @zoelfick @SistersInDanger
Beberapa hari lalu aku cerita panjang lebar sama pak kades sampai jam 11 malam.
Sampai bahasan perempuan zaman sekarang dapat sebuah simpulan
"Banyak yang standarnya makin tinggi tapi tingkat baktinya makin kurang."
Layak atau tidaknya hidup seseorang tergantung standar apa yang dipakai.
Surplus tidaknya pendapatan tergantung pada besarnya income - gaya hidup.
Salah satu lifehack yang diajarkan ortu ialah
"Kalau lewatin orang di tempat baru itu harus nyapa"
Kenapa?
Karena kalau sewaktu-waktu terjadi sesuatu setelah lewat, minimal ada yang pernah lihat.
Tapi gimana ya? Sekarang ramah sembarang aja dituduh KS sama NPD sok kecakepan.
Ray retweeted
Mereka yang terbiasa berlaku adil dan menggaungkan kebenaran tak akan merasa gentar.
Apalagi mereka yang murni mengharapkan wajah Allah karena Allah adalah sebaik-baik pelindung dan penolong bagi mereka yang percaya.
Pada akhirnya, kebenaran akan menemukan jalannya sendiri.
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
Yang punya hadas itu orang dengan pikiran
"Buang sampah sembarangan aja, kan sudah ada tim kebersihannya"
Yang paling ajib apa?
Demi bela haul, sampai membegokan orang yang menegur karena jorok 🙂
Padahal opsi "memviralkan" yang ramah akses disabilitas lebih win-win condition apalagi kalau sampai jadi trend.
Ini malah sok iye, edukasi ekstrim ke negara berkembang yang skor PISA nya aja rendah.
Suatu bukti bahwa woke buat otak jadi brainrot. Kaga ada napak tanahnya.
Semoga Allah jauhkan kita dari pasangan seperti ini.
Udah bener fatwa buat second account untuk non-maslahat haram. Berlindung di anonimitas lebih dekat menjerumuskan ke hal-hal haram lainnya.
kayak punya 2 kepribadian ya si mba jastiper ini. Satu sisi bilang pengen punya suami berpenghasilan tetap seperti PNS kayak suaminya sekarang, muji suaminya yang mau bantuin dia, muji bapaknya yang rela nungguin dia sampai pulang, dll
eh tapi ternyata di second account dia ngatain bapaknya bobrok, update threads menjelek jelekkan suaminya tentang penghasilan, bahkan sampai jijik sama suami sendiri 😭
dia burnout berat deh kayaknya, butuh penanganan profesional gak sih? 🫵😭
Ray retweeted
Sorry. Kakek saya saksi 1948. PKI bukan semata-mata korban.
Ray retweeted
Semua yg dilakukan Israel itu pake dalil agama. Mulai dari Ben Gvir sampai Netanyahu sendiri pake dalil agama buat justifikasi aneksasi Palestina.
Justru yg aneh kenapa kalian goyim yg suka banget mereduksi dan whitewashing Israel seolah ini cuma konflik kemanusiaan dan politik?
Prof Alhadi UI entah nangis atau ketawa melihat statement ini😅
Kalau ada waktu nanti saya tanya ah 😂
Makanya haram membuat akun palsu.
Zero accountability.
Banyak dongeng warga x yang keluar dari akun bodong tersebut.
Masalahnya yang lucu ketika kita belum verifikasi udah getol menshare apalagi dengan dalih
"Believe the victim first"😅
Nikah muda saat belum siap mental, finansial, dan emosional di Indonesia itu didominasi oleh Married by Accident atau hamil duluan.
Tapi disini kan orang-orangnya pada jadi promotor sex before married asal 'consent'. Padahal itu salah satu akar masalah maraknya nikah muda
Setiap aku ngeliat konten klasis yang mendiskreditkan orang miskin.
Orang miskin gaboleh nikah, gaboleh punya anak dll
Rasanya miris betul,
Padahal boleh jadi pelakunya lebih dekat ke jurang kemiskinan daripada financial freedom itu sendiri.






















