xmax retweeted
Percayalah, Women's March itu cuma kedok buat menormalisasi LGBTQ. Ini perempuan2 yang sama yang teriak 'women support women', tapi giliran ada perempuan tulen risih toiletnya diinvasi sama bencong yang secara biologis masih laki2, mereka malah ngebela si bencong.
Mereka ga peduli sama perempuan.
xmax retweeted
Emang udah ada Panpel atau Klub yang dihukum Komdis terkait Spanduk KARHUTLA?
Pakai Kode Disiplin mana kalau mau hukum ini?
Karena kalau pakai Dasar hukum: Pasal 70 Kode Disiplin PSSI 2023 terkait Spanduk cuma mencakup penampilan slogan yang menghina, bernuansa keagamaan, atau berkaitan dengan isu politik tertentu.
Kalau terkait Kampanye Kahutla atau bahkan “Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Hutan!” atau “Selamatkan Hutan Indonesia!” bersifat Kampanye Sosial, sama dengan “Kampanye Anti Bully, anti RASIS dll.” tidak ada unsur Politis maupun ujaran kebencian.
Viral Oki Rengga marah-marah kepada suporter PSMS saat klub tersebut menjamu Persija, alasannya ada salah satu suporter yang ingin membentangkan spanduk tentang “KARHUTLA”.
Dari komentar yang beredar, kabarnya jika spanduk tersebut dibentangkan kemungkinan PSMS akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
keras kali bang kau ini sama beginian, sama temen-temen prediksi yang jd buzzer keras juga ga?
xmax retweeted
Inilah knp grass roots hrs menjaga tribun mrk dari org2 kaya oki ini. Polanya hampir sama kaya rezim, ngerasa punya privilege lalu semua di tabrak pdhl kawan2 Medannya menyuarakan kemanusian.
Stand Your Ground ✊️
Viral Oki Rengga marah-marah kepada suporter PSMS saat klub tersebut menjamu Persija, alasannya ada salah satu suporter yang ingin membentangkan spanduk tentang “KARHUTLA”.
Dari komentar yang beredar, kabarnya jika spanduk tersebut dibentangkan kemungkinan PSMS akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
keras kali bang kau ini sama beginian, sama temen-temen prediksi yang jd buzzer keras juga ga?
xmax retweeted
Disaat temen2 suporter Bandung, jakarta, jogja, surabaya, dll menyuarakan karhutla lah ini suporter medan malah dilarang sama artis yg jg suporter medan.. ewwhh
DON'T STOP TALKING ABOUT KARHUTLA!
Viral Oki Rengga marah-marah kepada suporter PSMS saat klub tersebut menjamu Persija, alasannya ada salah satu suporter yang ingin membentangkan spanduk tentang “KARHUTLA”.
Dari komentar yang beredar, kabarnya jika spanduk tersebut dibentangkan kemungkinan PSMS akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
keras kali bang kau ini sama beginian, sama temen-temen prediksi yang jd buzzer keras juga ga?
xmax retweeted
“sepakbola jangan dijadikan menyuarakan politik”
besok lagi kalau ada argumen sampah itu, kasih tahu fakta kalau pssi berdiri tidak jauh dari peran politik juga.
silahkan dibaca:
xitter.cf/gueracr_/status/211817…
PSSI adalah buah dari politik perlawanan Soeratin.
PSSI tidak berdiri begitu saja. Dahulu, sepakbola Hindia Belanda sudah memiliki organisasi sendiri. Orang-orang Belanda mendirikan klub dan perkumpulan sepakbola di berbagai wilayah. Salah satu contohnya adalah Bandoengsche Voetbal Bond (BVB) di Bandung yang dibentuk pada 1913 dan mendapat pengakuan resmi pada 1914.
Tahun 1919, perkumpulan sepakbola dari Batavia, Surabaya, Bandung, dan Semarang membentuk organisasi bernama NIVB (Nederlandsch-Indische Voetbal Bond). Organisasi ini kemudian mendapat pengakuan FIFA dan resmi menjadi anggotanya pada 24 Mei 1924.
Klub Tionghoa dan sebagian pribumi memang terlibat dalam sepakbola saat itu. Namun, struktur kompetisi dan pengelolaannya tetap didominasi orang-orang Belanda. Ketimpangan akses, fasilitas, dan perlakuan terhadap perkumpulan pribumi menjadi salah satu persoalan sepakbola kolonial. Di sisi lain, komunitas Tionghoa juga memiliki perkumpulan dan kompetisi sendiri.
Karena itu, para pribumi mulai membangun perkumpulan sendiri. Contohnya BIVB di Bandung, VIJ di Batavia, SIVB di Surabaya, PSM di Yogyakarta, VVB di Solo, IVBM di Magelang, dan MVB di Madiun. Perkumpulan ini berjalan sendiri-sendiri dan belum memiliki satu induk organisasi.
Soeratin masuk ia kembali ke Indonesia pada 1928 setelah menyelesaikan pendidikannya di Jerman. Soeratin kemudian bekerja di perusahaan konstruksi Belanda, Sizten en Lausada, di Yogyakarta. Ia disebut sebagai satu-satunya orang Indonesia yang duduk sejajar dengan komisaris perusahaan tersebut. Namun, ia memilih meninggalkan pekerjaannya dan aktif dalam pergerakan nasional.
Soeratin kemudian menemui sejumlah tokoh sepakbola di berbagai daerah untuk menyatukan perkumpulan-perkumpulan pribumi. Upaya ini dilakukan secara hati-hati karena pergerakan nasional terus diawasi intelijen kolonial Belanda.
Hasilnya, pada 19 April 1930 di Yogyakarta, perwakilan tujuh perkumpulan sepakbola pribumi berkumpul dan mendirikan PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia), dengan Soeratin sebagai ketua pertama.
PSSI akhirnya berdiri mandiri, tidak berada di bawah NIVB, dan membawa semangat pergerakan nasional. Sejak saat itu, ada dua organisasi sepakbola dengan latar belakang berbeda: NIVB yang didominasi komunitas kolonial dan PSSI yang dibentuk oleh perkumpulan-perkumpulan pribumi.
kalo bener fuck u, jangan atur tribun!! sejak awal tribun adalah ruang ekspresi baik kesenangan, kesedihan maupun kritik sosial
ingat sanksi akan dibayarkan, tapi tidak ada harga yang pantas terkait kemanusiaan!
Viral Oki Rengga marah-marah kepada suporter PSMS saat klub tersebut menjamu Persija, alasannya ada salah satu suporter yang ingin membentangkan spanduk tentang “KARHUTLA”.
Dari komentar yang beredar, kabarnya jika spanduk tersebut dibentangkan kemungkinan PSMS akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
keras kali bang kau ini sama beginian, sama temen-temen prediksi yang jd buzzer keras juga ga?
xmax retweeted
intinya gini, jokowi ada buzzernya, prabowo pun ada buzzernya
tapi yg perlu kita highlight, tujuan mereka tuh bukan lagi rebutan siapa yg mau menyejahterakan rakyat, mereka lagi rebutan KEKUASAAN.
geng owi lagi nyerang prabowo tuh bukan karena dia geram sama kebijakan wowo yg ga pro rakyat, tp karena ANAKNYA si gibran itu kena senggol. si wowok nyerang owi, karena kesenggol sama gibran. alasan mereka berantem gada kaitannya sama kita kita disini wkwkkw
ga akan perduli mereka mah isu isu dimasyarakat ttg karhutla, deforestasi besar besaran di papua, anak keracunan, APBN bengkak, gaji guru kecil, rupiah lemah dll
mereka cuman lagi rebutan dapat “simpati” dari publik, rebutan siapa yg mau di cap hero. mau mereka bunuh bunuhan, tembak tembakan, jambak jambakan di istana sana, selagi yg dipermasalahin bukan tentang RAKYAT, ya kita gini gini bae.
xmax retweeted
Gaada ya, gaada isu ini artinya membut Prabowo jadi lebih baik. JANGAN KIRA ISU INI PERLU ADA PIHAK YANG DIKASIHANI. Ini tuh cuma rebutan kekuasaan. Awas aja lu ya ada narasi nangis nangis part 2 kasian bapak disadap. Gue gebuk
xmax retweeted
kebaca kan, mereka tuh ga peduli woii sama isu perempuan, penindasan perempuan, penindasan minoritas dll, mereka itu tujuannya satu PERJUANGIN SEKS BEBAS SEJENIS/LAWAN JENIS, itu tujuan mereka, mereka cuma pengen free seks, makanya benci islam krna islam yg paling keras nentang
Replying to @lovelivevu
Jgnkan windah, sadam yg vokal kritik pemerintah & bela hak wanita aj pernah mau dicancel mereka gr² katanya homophobic
xmax retweeted
"Kenapa baru dipermasalahkan sekarang. Kenapa gak dari dulu?" Ya kalau bukan sekarang, kapan? Masyarakat makin aware, akses informasi juga makin mudah. Jelas orang-orang protes. Permasalahan nggak terlihat diperbaiki. Pemerintahnya asik sendiri
xmax retweeted
Waktu ngomong gini dalam keadaan sadar loh, tanpa alcohol dan tanpa drugs.
Kok pas udah dihujat baru ngakunya khilaf sih, mana anak sendiri di jadiin tameng lagi.
AYO DONG, KEMBALI SEPERTI DULU LAGI MANIES.😹
Replying to @TianaPottag @rizrizkyamalia
latar belakang pendidikan internasional dan berpihak pada kaum tertindas, sementara di belahan lain yang makan daging aja jarang tapi jilat rezim, gak masuk diakal ku.
xmax retweeted
Saya mau cerita sedikit tentang anak saya, mahasiswa TRISAKTI yang kemarin ikut demonstrasi. ❤️
Lagi ramai tuduhan mahasiswa yang turun ke jalan itu bayaran 100 ribu. Nah, saya jadi ingin ikut cerita. 😅
Anak saya 19 tahun. Latar belakang pendidikannya dari sekolah internasional, dan sekarang menjadi mahasiswa Universitas Trisakti.
Alhamdulillah, selama ini kami mampu memberikan pendidikan yang baik, kehidupan yang nyaman, dan memenuhi segala kebutuhannya.
Ketika dia bilang ingin ikut demonstrasi, saya tidak melarang. Justru saya SUPPORT PENUH!
Lucunya, bukannya pulang membawa uang, dia malah chat minta emaknya isi e-wallet karena takut ATM-nya dibekukan. YA SAYA TRANSFER DONG! 🤣
Tidak lama kemudian dia mengirim pesan:
“Doain Ma, aku takut asline.” 🥹
Bahkan sempat bertanya, “Nek ditangkep?”
Saya jawab, “Tak bebasin!” 🤣
Sebagai ibu, tentu saya khawatir. Tapi di balik rasa khawatir itu, saya justru merasa bangga.
Bangga karena anak saya tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar peduli terhadap apa yang terjadi di negaranya.
Saya bisa memberikan pendidikan terbaik yang saya mampu, kehidupan yang nyaman, dan segala fasilitas yang dibutuhkannya. Tetapi saya tidak ingin semua kenyamanan itu membuatnya tumbuh menjadi manusia yang tidak peduli terhadap keadaan orang lain.
Jadi ketika ada yang begitu mudah menuduh mahasiswa yang turun ke jalan sebagai mahasiswa bayaran, saya cuma bisa tersenyum.
KALAU SOAL SIAPA YANG BAYAR ANAK SAYA, JAWABANNYA SAYA, EMAKNYA SENDIRI! 😭🤣
Saya yang membiayai pendidikannya. Saya yang memberikan uang sakunya. Saya yang mengisi e-wallet-nya. Dan saya pula yang deg-degan menunggu dia pulang.
Tapi satu hal yang tidak pernah saya beli adalah HATI NURANINYA.
Anak saya tidak perlu turun ke jalan demi uang 100 ribu. Dia ikut karena punya kepedulian dan ingin menyuarakan aspirasi yang diyakininya.
Tidak semua anak yang hidup berkecukupan tumbuh menjadi pribadi yang apatis. Dan tidak semua mahasiswa yang turun ke jalan pantas dituduh bayaran.
Bagi saya, keberhasilan mendidik anak bukan hanya ketika kita mampu memberikan kehidupan yang nyaman, tetapi ketika di tengah segala kenyamanan itu, anak tetap memiliki empati terhadap kehidupan orang lain.
Dari seorang ibu yang bangga, sekaligus deg-degan menunggu anaknya pulang dengan selamat. ❤️
UANG SAKUNYA DARI EMAKNYA, TAPI IDEALISME DAN HATI NURANINYA MILIK DIA SENDIRI! 🇮🇩❤️
#trisakti
xmax retweeted
Menginjak-injak agama hanya demi pujian dari kaum kafir.
This quoted post is unavailable.
xmax retweeted
Assalamualaikum feminis, iki perempuan lho, ngamuk dong
This Post is from a suspended account. Learn more
xmax retweeted
1. Lo sendiri yang awalnya ngetweet percakapan dengan emak lo. Menyertakan bagian ngatain Allah kocak (unnecessary).
2. Orang2 bereaksi terhadap bahasa emak lo & bantu ngelurusin soal haji bahwa haji bukan perkara untung-rugi.
3. Lo kesel sendiri sama respon orang2.
Dut badut🤡
Replying to @Yuri_Anyya
Funny how y'all think you know my mom better than me, mamaku bukan atheis kaya aku tapi mamaku menilai tuhan yang dia percaya akan lebih senang umatnya menggunakan uangnya untuk membantu sesama manusia bukannya memperkaya arab saudi dengan industri hajinya
xmax retweeted
Catat ya "
Tidak ada SATUPUN Fasilitas Publik yg rusak saat terjadi Demo kemaren Dijakarta.
Untuk itu Gubernur Jakarta Memberi Apresiasi kepada Massa aksi yg berdemo kemaren.
Gua udah ketemu Muslim yg kelakuannya bejat dari puluhan negara. Kebanyakan ya menyalahkan diri mereka yg belum taat; bukan meragukan apalagi menyalahkan agamanya. Belum pernah gua ketemu yg mengolok-olok salah satu rukun Islam kayak gini. Saking vulgarnya, ini jadi kayak fiktif.
This quoted post is unavailable.


































