hime retweeted
[Rekaman Simposium Gerwani Kelas ke 4] Gerakan Internasionalisme Perempuan Yang Dibasmi bersama Pratika Rizki Dewi, Katherine McGregor dan Riris Silalahi cc @logos_id
19651966perpustakaanonline.w…
hime retweeted
because everything is political #IndonesiaSadar
hime retweeted
Perempuan - Kisah-kisah di Pusaran Zaman (Kompilasi Karya Pram), bisa diunduh pula melalui mediafire.com/folder/b2thw7l…
hime retweeted
Copaganda tidak hanya meliputi adanya polisi baik dan jahat, tapi juga fungsi polisi sebagai pelindung masyarakt
hime retweeted
like what i said before, it’s okay to being vocal in your own platform with the templates and a hastags too when the social media can get more attention in this situation. alih-alih dari itu semua, kalian gak akan mencapai gerakan yang sifatnya transformatif, mau sampai kapan?
hime retweeted
please jangan cuma witch hunt ke massa bayarannya, cari yg ngebayar.. faktanya mereka juga korban kemiskinan struktural yg akhirnya bikin mereka willing to do such stupid things in the sake of surviving ☹️
Satu persatu mahasewa yang ikut acara di bundaran HI di tanggal 29 Oktober mulai dicari.
Kali ini keluarga mahasiswa dari Universitas Terbuka sedang mencari sosok wanita yang ada di foto tersebut.
Cari, permalukan, bikin kapok, agar tidak ada lagi yang mau jadi massa bayaran dan menjadi kambing hitam dari Rezim yang menyesatkan ini
hime retweeted
Pada 1 November 2022, pejuang kemerdekaan Papua, Filep Karma, ditemukan tewas di Pantai Base G Jayapura. Saya simpan tulisan tangannya ketika dia menyiapkan buku "Seakan Kitorang Setengah Binatang" (2014) hrw.org/id/news/2024/11/01/f…
hime retweeted
and by this, then we’ll meet people who support things we might politically despise.
but are we ready to engage with them, understand those contradictions, and still organize anyway? — not just sit with people who already agree with us 😐
Replying to @EnglishCrumble
0 engagement with dialectical materials, 0 involvements and discussions with grassroots, 0 critiques accepted to the current movement just pure aesthetics and "kita sudah melawan sehormat-hormatnya" posted after one protest
hime retweeted
do you guys genuinely think that when people are criticizing ur performativism it's just them trying to act superior and not because they want the said activism to actually work????? not because they actually want better mobilization of the said movement?
you're offended bc your activism is challenged and maybe in ur pov it felt like they minimize ur effort, sure bc at the end there are nuances between humans, i understand bc you guys probably have a good intention after all, it's a good starting point we can give you that credit, but also marginalized people have every right to feel angry karena dari awal tahun 2026 mereka ditumbalkan oleh pemerintah non-stop sampai mereka harus sembunyi supaya bisa hidup, violence against queer people meningkat setelah pemerintah mendeklarasikan bahwa ateisme and LGBTQ masuk ke dalam ancaman non militer, they have every right to be angry they have every right to criticize your activism flaws.
hime retweeted
Replying to @witchmsical
betul kak aku setuju, nothing about this fight can be romanticized. and i believe a lot of us including me and you still need to learn & unlearn a lot of things as we fight too. terima kasih udh mau open for this discussion juga kak 🙌🏻
hime retweeted
Kita itu surplus awareness, defisit gerak. 1x posting di sosial media = oke gua udah cukup vokal dan cukup bergerak. Emang tai, tapi inilah konsekuensi gerakan berdasarakan rasa simpati & minim kesadaran dan kemampuan intelektual.
Ujungnya yang terjadi adalah Slacktivism.
hime retweeted
post ini ada potensi viral. i won't say i'm not pissed tapi lama lama lebih ke miris. jd karena udah tau masalahnya memang udah dari mindset dan paradigma, ngingetinnya jgn jahat jahat. ya. kan sebenernya keresahan kita sebagai warga sama sama aja.
hime retweeted
Sebenernya, gak ada yang salah dengan “sekecil-kecilnya perlawanan” — yang berbahaya adalah romantisasinya.
Karena poinnya ada pada perjuangan kelas, dan sayangnya, itu gak romantis. Ada relasi kuasa yang harus dihadapi, banyak kontradiksi, kekalahan yg harus ditanggung, dsbnya.
hime retweeted
oomf articulated well, bahwa memang kalo misal ada yg mengkritik jangan kepalang emosi bilang nyiptain konflik horizontal
hime retweeted
Ketika mengelola gerakan:
- Menolak kultus individu/penokohan BUKAN berarti menolak kepemimpinan.
- Menolak hierarki yang menindas BUKAN berarti menolak koordinasi.
- Menolak organisasi yang buruk bukan berarti kita menghindari pengorganisiran.
Ayo belajar barenggg!! 🫶














































