saesa retweeted
Secara logika, kemungkinan besar sing tegel adol tiket ke suporter away kui yo wong wongan sik kentel neng ormas reaksioner kok. Biasane sing jarang nonton, tiba tiba ngelist e dadi akeh. Wong melu ormas gebuki podo warlok e wae tegel, opo meneh ming adol tiket.
adit glempo wes ketemu dan sudah di kasih paham cah cah😜. ybs siap menanggung konsekuensi yang lebih berat bila melakukan kesalahan yang sama dikemudian hari.
saesa retweeted
1 dari 34 yg ditahan tadi ternyata bkn massa aksi. Ia cuma mau tes bhs. Jepang dan baru sampai di Jogja. Nongkrong di Tugu langsung dikepruki ormas reaksioner, pingsan, tiba-tiba ada di ambulan polisi dan dibawa ke Polda.
Sumpah, koe kui nahan cah-cah meh 24 jam kui nggo ngopo? Golek-golek kesalahan sampek tim bantuan hukum ra iso masuk? Arep tok kapake cah-cah kui, wong kui ki gur rakyat sek memperjuangkan hak suara?
Dadi polisi kok ra logis, senengane mencoreng nama instasi dewe @PoldaJogja
saesa retweeted
TAKEDOWN SEMUA FOTO DAN VIDEO YANG BEREDAR PERIHAL MUKA MASSA AKSI TERPAMPANG JELAS. POLISI BISA MENGIDENTIFIKASI MASSA AKSI LEWAT UNGGAHAN KALIAN! TOLONG BANTU KAWAN² KALIAN YANG TURUN KE JALAN UNTUK TAKE DOWN SEMUA DOKUMENTASI!
saesa retweeted
Oke noted. Twit @joeyakarta brarti murni statemen sepihak. Terpenting semua masih dalam asa yang sama, saling rangkul & jaga. 🫡
Replying to @JOGJAMEMANGGlL
Seperti banyaknya informasi beredar, Aliansi Jogja Memanggil tidak sedikit pun berusaha meninggalkan siapapun. Beberapa dari kami melebur dalam medis, berkoordinasi dengan ambulance, berkoordinasi dengan rumah sakit, serta pendamping hukum masih di lokasi hingga sekarang.
saesa retweeted
🚨 SIAPA YANG SEBENARNYA SUDAH PALING BANYAK MENIKMATI "KEISTIMEWAAN" JOGJA & TANGGUNG JAWAB NYA? MENGUNGKAP REALITA DI BALIK KOTA PELAJAR! 🚨
Di balik romantisnya pariwisata dan predikat Kota Pelajar, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyimpan realita sosiopolitik dan ketimpangan ekonomi yang jarang terungkap. Pernahkah kalian menyadari bahwa wajah tata kelola kota kita makin hari makin semrawut? 🤔🏙️
Realitanya, ruang publik dan pariwisata Jogja banyak dikuasai oleh sistem ekonomi bayangan. Kasus pungutan liar (pungli), parkir "nuthuk" dengan tarif tak masuk akal, hingga maraknya premanisme seolah tumbuh subur. Ironisnya, institusi wakil rakyat di DPRD, instansi pemda dan kepolisian seolah lumpuh tak berdaya. Penegakan hukum kerap terbentur kuatnya budaya ewuh pakewuh, serta jejaring patronase elite lokal, oknum pemda, hingga ormas pembeking yang mengklaim sebagai perpanjangan tangan penguasa. 🛵💸⚖️
Sistem politik DIY dengan dualitas kepemimpinan Sultan sebagai Raja kultural sekaligus Gubernur, memang menjaga stabilitas politik meski penuh intrik dari lawan politik & isu calon suksesi pengganti. Namun, siapa yang menikmati kucuran triliunan Dana Keistimewaan? Nyatanya, porsi terbesar justru terserap ke atas: keluarga keraton, birokrasi, elite pemodal besar, kontraktor proyek, dan mafia ekonomi jalanan. Investor dengan mudah menguasai tata ruang, membangun fasilitas mewah yang hanya bisa dinikmati kelas menengah atas dan pendatang berprivilese. 🏰💰
Lalu gimana nasib warga asli & masyarakat kecil? Mereka menjadi kelompok paling terpinggirkan. Di tengah himpitan UMR/UMP yang terendah di Indonesia, warga lokal terusir oleh gentrifikasi. Generasi muda menjerit tak mampu membeli hunian karena harga tanah meroket akibat spekulasi kapitalis. Sementara itu, mahasiswa & warga yang menyuarakan kritik sering kali dibenturkan dengan blokade ormas reaksioner, menciptakan konflik horizontal yang melukai kohesi sosial. Warga bawah akhirnya dipaksa sekadar "nrimo ing pandum". 📉🥀
Keistimewaan Jogja sedang diuji. Mampukah tata kelola kota berpihak pada warga aslinya, bukan sekadar elite? Bagaimana realita hidup di Jogja yang kamu rasakan hari ini? 🙏
Sc : @barceeelll
saesa retweeted
Sepakat, Kak. Dalam Aliansi Jogja Memanggil juga terdapat suporter yang terkonsolidasi di dalam aliansi ini. Untuk itu, pernyataan individu massa aksi tidak bisa dikatakan sebagai sikap aliansi. Kawan-kawan selalu hormat pada segala bentuk perlawanan atas penindasan.
Setahu saya dalam aksi ini juga membawa isu #USUTTUNTASKORUPSIMANDALAKRIDA dan harusnya dari isu tsb temen" suporter bukan dianggap penunggang, tetapi kawan seperjuangan!!
saesa retweeted
LONG LIVE REVOLUTION, THIS IS OUR PLAYGROUND!
LOVE YA! @Brajamusti_YK @S1H_Slemania @BCSxPSS_1976 @paserbumi @CNF_67
WE LUCKY LIVE IN YK🌻
saesa retweeted
Banyak kawan-kawan kami yang masih ditangkap oleh Aparat, Sementara Tim Hukum Bara Adil dihalang-halangi untuk mendampingi!! SEGERA Bebaskan Kawan Kami!!!
saesa retweeted
bukan pendatang. ini suporter jogja jadi satu, pengalaman jelas sudah teruji 12 jam pun diladeni hormat buat teman teman yang berjuang!!🫡🟢🔵🔴 sekali lagi ormas TAEK tidak berfungsi!
saesa retweeted
napuk nyileh tangan, siap😊
balik kanan lur.
Aksi aliansi #JogjaMemanggil bersama FCD, dan kawan-kawan aliansi yg lain di Nol KM 28/10 berjalan damai dan sudah selesai sejak sebelum pk 18.00. Massa aksi dari aliansi yg terkoordinasi dalam teklap telah membubarkan diri dgn aman tanpa gesekan apa pun.
#WargaBersamaMahasiswa





















