Cempluk retweeted
Selamat Pagi Tuhan
Terimakasih
Sudah dibangunkan hari ini
Mohon izin untuk memulai kembali
Beri aku pundak yang kuat
Hati yang luas
Berkahi setiap usaha yang aku lakukan
Sebab, ada keluarga yang harus aku nafkahi
Dan Semoga Negara ini menjadi negara yang bisa mengayomi
Aamiin
Cempluk retweeted
An astronaut playing baseball alone in space
The loneliest and most epic image in the universe 😱⚾
Cempluk retweeted
TRAGEDI BINTANG: "Sini Jemput Bintang, Mak..."😱
Pesan WhatsApp memilukan itu menjadi kalimat terakhir dari Bintang (14), seorang santri yang nyawanya dihabisi secara sadis oleh 4 seniornya sendiri di sebuah pesantren pada Februari 2024 lalu. Tragisnya, salah satu pelaku adalah sepupunya sendiri yang dititipkan untuk menjaganya.
🔥 Kronologi Singkat:
Motif Sepele: Korban dihajar hingga tewas hanya karena absen salat berjamaah akibat sakit (efek penganiayaan sebelumnya) dan karena mengadu ke ibunya.
Ditutupi Selimut Semalaman: Setelah dipastikan meninggal, jasad Bintang diletakkan di kasur pojok kamar pesantren dan dibiarkan semalaman bersama santri lain yang sedang tidur.
Kebohongan Terbongkar: Pihak pesantren awalnya berdalih korban "terpeleset di kamar mandi". Namun, keluarga histeris saat membuka kain kafan dan menemukan luka lebam, bekas sundutan api, hingga jeratan di leher.
⚖️ Akhir Kasus:
Polres Kediri Kota berhasil mengusut tuntas kasus ini. Dua pelaku dewasa divonis 15 tahun penjara, sementara dua pelaku di bawah umur divonis 6,5 tahun penjara.
Apakah hukuman ini sudah setimpal bagi para pelaku yang tega menghabisi nyawa adik kelasnya?
Cempluk retweeted
Mount Everest has been called the "cloud cemetery" because of the hundreds of bodies of climbers that remain on its slopes, often exposed to view over popular routes. Bodies are typically preserved by cold and dry conditions, and some have become landmarks, such as the well-known "Green Boots." While most bodies are hidden in crevices or under snow, their increasing numbers have become a difficult and tragic part of mountain climbing culture.
On May 10, 1996, Indian mountaineer Tsewang Paljor drew his final breath on the unforgiving slopes of Mount Everest. More than 300 climbers have perished in their quest to conquer the world’s highest peak, but Paljor became one of Everest’s most haunting landmarks.
His bright neon gear stood out sharply against the ice, earning him the name “Green Boots.” Caught in a brutal storm that also claimed the lives of seven fellow climbers, he never returned from the mountain.
Today, “Green Boots” still rests at 27,887 feet, in the notorious Death Zone, a chilling reminder of Everest’s deadly cost.
© Reddit
#archaeohistories
Cempluk retweeted
Prefiks atau awalan "nir-" merupakan bentuk terikat dari tidak/bukan.
Jadi, kata "nirempati" bermakna tidak melakukan atau mempunyai empati.
Cempluk retweeted
Enjoy life as it is…
#photography #flowers
Cempluk retweeted
Dian Marcy, seorang wanita di Salatiga, Jawa Tengah, membagikan kisahnya yang terkena kanker laring stadium 3.
Ia mengaku awalnya mengalami gejala berupa serak. Namun setiap memeriksakan ke dokter, ia hanya disebut mengidap radang tenggorokan.
Simak penjelasannya di sini!
Cempluk retweeted
Dr dulu separuh lebih penduduk dunia pd makan 🐷, tp ada satu daerah yg kata Tuhannya ga boleh makan 🐷 dan berdosa, mungkin krn daerahnya ga hidup 🐷 nya ya
Cempluk retweeted
Hari ini gua bahagia banget BANGET akhirnya bisa foto Arca Prajñāpāramitā pake TANGAN GUE SENDIRI.
Arca paling sempurna, paling utuh, kagak ada yang kecongkel samsek.
Kaki gue sampe gemeteran pas ngeliat arca ini di lantai satu, persis kek Ken Arok terpukau ngeliat Ken Dedes 😭
Cempluk retweeted
🤯 Teddy, you sekarang jadi Seskab, seharusnya gak perlu lagi over acting. Tunjukan kelas sbg Seskab bukan ajudan lagi Ted. Presiden sdh ada Paspampres, hargai posisi masing2.
Paham???
Cempluk retweeted
...Di kereta tujuan Sby, gw naik dari Bekasi.
Lalu gw colek santun:
"Pak, ini kursi saya"
Dia cuma bangun sebentar lalu tidur lagi.
Orang sebelah'y kasih kode gw:
"Dia Habib"
Oh jadi kalo habib boleh rampas hak orang? Oklah. (``,)
Cempluk retweeted
Sekarang Kehidupan di Desa sudah seperti di Luar Negri
Sayur sudah di Lebeli Fresh Vegetable
Packingan nya pun Rapi bersih.
Petani naik kelas




































