Pinned Tweet
Ada yg message ke kami, bilang kalau thread SKD CPNS TKP Pelayanan Publik kami dijadiin konten di youtube oleh seseorang.
Setelah di cek, ternyata benar, terima kasih untuk infonya.
Semoga ilmu yg kami bagikan dapat bermanfaat untuk semua ya 😊
Kalau salah pilih formasi di CPNS, nilai 450 pun belum cukup untuk lulus.
Berikut 9 FAKTOR yang bisa menentukan suatu FORMASI ramai atau tidak peminatnya.
Silahkan baca di tweet yang kami quote berikut :
NILAI SKD 450 PALING RENDAH UNTUK LULUS
Ratusan orang nilai 400++ ga lulus di CPNS 2024
Berapa nilai SKD yang kamu incar?
Kami mengambil secara RANDOM salah satu lokasi formasi, dan yg kami dapatkan:
Kebutuhan : 2 orang
Pelamar : 178 orang
Nilai terendah lulus SKD : 450
Nilai tertinggi lulus SKD : 471
Kalau kamu GA SENGAJA PILIH LOKASI FORMASI INI, kamu lulus atau nggak?
54 orang dengan nilai 400 keatas tidak lulus di lokasi formasi ini.
Nilai tertinggi yang ga lulus di lokasi formasi ini adalah 445.
Pertanyaannya:
Pada LOKASI FORMASI yang kami ambil secara random ini, kenapa jatah formasi hanya 2 tapi peserta ratusan dan nilai SKD nya tinggi?
ADA 2 FAKTOR UTAMA PENYEBABNYA!
Secara umum, ada 9 faktor penyebab suatu Lokasi Formasi RAMAI, tapi yang paling signifikan berpengaruh pada lokasi formasi ini ada 2:
1. Walaupun hanya ada 6 prodi yg bisa melamar, tapi salah satunya prodi langka.
Prodi langka adalah prodi yg ga punya banyak kesempatan untuk melamar di lokasi formasi lain, karena formasi lain ga banyak buka untuk prodi tsb.
Sehingga, lulusan prodi-prodi tsb akan berbondong-bondong melamar di lokasi formasi ini, termasuk lulusan-lulusan terbaik dari prodi tsb, sehingga jumlah peserta akan melonjak + nilai SKD akan tinggi.
Prodi Langka yang bisa melamar pada lokasi formasi yg menjadi contoh ini adalah S1 Sains Data Spasial, yg sepanjang CPNS 2024 hanya bisa melamar di 9 jabatan, dengan total formasi hanya 130 (dan 130 tsb tidak eksklusif untuk prodi tsb, tapi berbagi dengan prodi lain).
2. Instansi yang dilamar adalah instansi favourite, yaitu BPKP
Instansi favourite memang menjadi daya tarik tersendiri, seperti BPK, BPKP, Kementerian Keuangan, Pemprov DKI, dll.
Seluruh 9 faktor yang menentukan suatu formasi ramai atau sepi ada di reply.
Ada yg minat melamar KOMDIGI di CPNS 2026?
Kamu bisa baca-baca tentang kementerian yang dulu namanya KOMINFO di CPNS 2024 pada tweet yang kami quote ini :
KEMENTERIAN KOMINFO DI CPNS 2024
75% formasi di DAERAH (3098 FORMASI)
Ditempatkan di 98 kota/kabupaten/provinsi
263 KUALIFIKASI PENDIDIKAN (S1, D4, D3, SMA)
Berikut 98 kota/kabupaten/provinsi berikut (diurutkan berdasar abjad, KUALIFIKASI PENDIDIKAN setelah nama daerah) :
Aceh, Ambon, Atambua, Bali, Banda Aceh, Bandar Lampung, Bandung, Bangka Belitung, Banjarmasin, Banten, Batam, Bengkulu, Biak, Bogor, Boven Digoel, Bukit Tinggi, Cirebon, Denpasar, DIY, DKI Jakarta, Ende, Entikong, Fakfak, Gorontalo, Gunung Sitoli, Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jayapura, Jember, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kendari, Kepulauan Riau, Kupang, Lampung, Lhokseumawe, Madiun, Makassar, Malang, Maluku, Mamuju, Manado, Manokwari, Mataram, Medan, Merauke, Meulaboh, Nabire, Nunukan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Padang, Palangka Raya, Palembang, Palu, Pangkal Pinang, Papua, Papua Barat, Pekanbaru, Pontianak, Purwokerto, Ranai, Riau, Samarinda, Semarang, Serui, Sibolga, Singaraja, Sintang, Sorong, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sumenep, Sungailiat, Surabaya, Surakarta, Tahuna, Takengon, Tangerang, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Tarakan, Ternate, Toli-Toli, Tual, Wamena, Yogyakarta
Berikut SELURUH KUALIFIKASI PENDIDIKAN (D3, D4, S1) UNTUK DAERAH-DAERAH TSB
(terpaksa kami gabung, tidak dipisah berdasar daerah, berdasar instansi dan berdasar jabatan seperti di gambar, karena keterbatasan karakter), kalau mau data lengkapnya ada di lynk.id/vindikasi/WJWlLjM
Selain instansi vertikal diatas, disitu ada :
- Daftar Materi SKB untuk 460 jabatan
- 1.000++ formasi sepi pelamar di CPNS 2024
- Daftar Instansi Vertikal seluruh Indonesia
- Formasi-formasi yg harus dihindari
- Formasi K/L tapi penempatan daerah
- Hasil Rekap SKD 50+ KL di CPNS 2024
- Pengumuman 50+ K/L di CPNS 2024
- Jabatan by instansi dan by prodi
- Informasi penting terbaru CPNS 2026.
- Materi untuk menganalisis formasi CPNS.
- Formasi CPNS 2026 yg peluang lulusnya besar
(berdasar kualifikasi pendidikan, ketika CPNS 2026 sudah buka).
S1: Administrasi Bisnis, Administrasi Negara, Administrasi Publik, Agribisnis, Akuntansi, Animasi, Antropologi Sosial, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Perancis, Bahasa Rusia, Broadcasting, Desain, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Ekonomi, Ekonomi Pembangunan, Elektronika, Farmasi, Film Dan Televisi, Fisika, Fotografi, Geografi, Hubungan Internasional, Hubungan Masyarakat, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Informatika, Ilmu Komputer, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Politik, Ilmu Sosial, Ilmu Statistik, Informatika, Jurnalistik, Kearsipan, Kehumasan, Kelautan, Kependudukan, Kesehatan Masyarakat, Kimia, Komunikasi, Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Komunikasi Massa, Manajemen, Manajemen Informatika, Manajemen Komunikasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Teknologi, Matematika, Multimedia, Musik, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Jepang, Pendidikan Bahasa Mandarin, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Informatika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Tata Rias, Periklanan, Perpustakaan, Penyiaran, Produksi Media, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Mandarin, Sastra Indonesia, Sastra Perancis, Sastra Rusia, Seni, Seni Musik, Seni Pertunjukan, Sistem Informasi, Sistem Informasi Komputer, Sistem Informatika, Sistem Komputer, Statistika, Teknik, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Teknik Fisika, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Jaringan Komputer, Teknik Kelistrikan, Teknik Komputer, Teknik Komputer Dan Jaringan, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Multimedia Dan Jaringan, Teknik Sipil, Teknik Telekomunikasi, Teknologi Informasi, Teknologi Multimedia, Teknologi Pendidikan, Teknologi Rekayasa Multimedia, Televisi Dan Film, serta bidang S1 lainnya yang tercantum dalam file.
D4: Animasi, Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, Manajemen Informasi Komunikasi, Manajemen Komunikasi, Manajemen Produksi Pemberitaan, Manajemen Produksi Siaran, Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Manajemen Teknik Studio Produksi, Multimedia, Pendidikan Tata Rias, Penyiaran, Produksi Film Dan Televisi, Produksi Media, Seni Musik, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Teknik Multimedia Dan Jaringan, serta bidang D4 lainnya yang tercantum dalam file.
D3: Administrasi Bisnis, Administrasi Negara, Administrasi Perkantoran, Administrasi Publik, Akuntansi, Bahasa Arab, Bahasa Belanda, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Mandarin, Broadcast, Broadcasting, Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual, Elektronika, Fisika, Fotografi, Hubungan Internasional, Hubungan Masyarakat, Ilmu Komunikasi, Ilmu Komunikasi Periklanan, Jurnalistik, Kearsipan, Kelautan, Komputer, Manajemen Informatika, Manajemen Informatika Dan Komputer, Manajemen Komputer, Multimedia, Penerbitan, Penyiaran, Sekretaris, Seni Musik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Teknik Grafika, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Teknik Komputer Dan Jaringan, Teknik Listrik, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Telekomunikasi, Teknologi Informasi, Teknologi Multimedia Dan Broadcasting, serta bidang D3 lainnya yang tercantum dalam file.
SMA: SMA IPA
SMK: SMK Multimedia, SMK Rekayasa Perangkat Lunak, SMK Teknik Audio Video, SMK Teknik Elektro, SMK Teknik Elektronika, SMK Teknik Informatika, SMK Teknik Instalasi Listrik, SMK Teknik Komputer Dan Informatika, SMK Teknik Komputer Dan Jaringan, SMK Teknik Listrik, SMK Teknik Mesin, SMK Teknik Telekomunikasi.
Siapa yang khawatir PEMDA ga buka pada CPNS 2026?
Kalaupun ga buka, kan bisa pilih INSTANSI VERTIKAL (K/L yg penempatan daerah).
Tapi jurusan kamu ada ga di instansi vertikal?
Ada 991 jurusan yg sudah kami rekap yg ada di instansi vertikal, bisa lihat di tweet yg kami quote ini
Kami telah me-rekap 6.800 formasi Kementerian Lembaga yg ditempatkan di KOTA/KABUPATEN/PROVINSI (instansi vertikal) pada CPNS 2024, dengan hasil sbb :
4.721 formasi di 2341 Lokasi Formasi
hanya butuh nilai SKD 300++ untuk lulus.
Tidak ada peminat di 440 Lokasi Formasi, yg membutuhkan 572 formasi
Tidak ada satupun peserta yg lulus SKD pada 546 Lokasi Formasi yg membutuhkan 669 formasi.
Formasi-formasi tsb tersebar di 558 kota, kabupaten dan provinsi, yang bisa dilamar 991 kualifikasi pendidikan.
(data lengkap nama kota dan kualifikasi pendidikan tersedia di bawah)
Data-data diatas semakin menegaskan kelebihan memilih instansi vertikal :
1. Bisa pilih homebase untuk penempatan awal
2. Peminat sedikit (banyak yg gatau)
3. Nilai SKD 300an masih bisa lulus SKD
Jika kamu membutuhkan detail seluruh data tersebut (seperti yg terlihat di gambar), sudah tersedia di folder F. Materi Lainnya pada gdrive Vindikasi.
Jika kamu belum punya aksesnya, silahkan ke lynk.id/vindikasi/WJWlLjM
Disitu tersedia:
- Daftar Materi SKB untuk 460 jabatan
- 6.800 formasi instansi vertikal selindo
- 3.800 lokasi formasi K/L penempatan daerah
- 1.000++ formasi sepi pelamar di CPNS 2024
- Formasi-formasi yg harus dihindari
- Formasi K/L tapi penempatan daerah
- Hasil Rekap SKD 50+ KL di CPNS 2024
- Pengumuman 50+ K/L di CPNS 2024
- Jabatan by instansi
- Jabatan by prodi
- Informasi penting terbaru CPNS 2026.
- Materi untuk menganalisis formasi CPNS.
- Formasi CPNS 2026 yg peluang lulusnya besar
(berdasar kualifikasi pendidikan, ketika CPNS 2026 sudah buka).
Berikut
Ada 558 KAB/KOTA/PROVINSI tsb:
Aceh, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Agam, Alor, Ambarawa, Ambon, Kepulauan Anambas, Asahan, Asmat, Atambua, Badung, Balangan, Bali, Balikpapan, Banda Aceh, Bandar Lampung, Bandung, Bandung Kab, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Bangka, Bangka Barat, Bangka Belitung, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangkalan, Bangli, Banjar, Banjar Kab, Banjarmasin, Banjarnegara, Bantaeng, Banten, Bantul, Banyuasin, Banyumas, Banyuwangi, Barito Kuala, Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Barru, Batam, Batang, Batanghari, Batu, Batu Bara, Baturaja, Baubau, Bekasi, Bekasi Kab, Belitung, Belitung Timur, Belu, Bener Meriah, Bengkalis, Bengkayang, Bengkulu, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Berau, Biak, Biak Numfor, Bima, Bima Kab, Binjai, Bintan, Bireuen, Bitung, Blitar, Blitar Kab, Blora, Boalemo, Bogor, Bogor Kab, Bojonegoro, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Bombana, Bondowoso, Bone, Bone Bolango, Bontang, Boven Digoel, Boyolali, Brebes, Bukittinggi, Buleleng, Bulukumba, Bulungan, Bungo, Buol, Buru, Buru Selatan, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Ciamis, Cianjur, Cikarang, Cilacap, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Dairi, Deiyai, Deli Serdang, Demak, Denpasar, Depok, Dharmasraya, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Dogiyai, Dompu, Donggala, Dumai, Empat Lawang, Ende, Enrekang, Entikong, Fakfak, Flores Timur, Garut, Gayo Lues, Gianyar, Gorontalo, Gorontalo Utara, Gowa, Gresik, Grobogan, Gunung Mas, Gunungkidul, Gunungsitoli, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Humbang Hasundutan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Indramayu, Intan Jaya, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jayapura, Jayapura Kab, Jayawijaya, Jember, Jembrana, Jeneponto, Jepara, Jombang, Kaimana, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kampar, Kapuas, Kapuas Hulu, Karanganyar, Karangasem, Karawang, Karimun, Karo, Katingan, Kaur, Kayong Utara, Kebumen, Kediri, Kediri Kab, Keerom, Kendal, Kendari, Kepahiang, Kepulauan Aru, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Meranti, Kepulauan Riau, Kepulauan Seribu, Kepulauan Sula, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Yapen, Kerinci, Ketapang, Klaten, Klungkung, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kotabaru, Kotamobagu, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur Kab, Kubu Raya, Kudus, Kudus Kab, Kulon Progo, Kuningan, Kupang, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Labuan Bajo, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Lahat, Lamandau, Lamongan, Lampung, Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Landak, Langkat, Langsa, Lanny Jaya, Lebak, Lebong, Lembata, Lhokseumawe, Lima Puluh Kota, Lingga, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Lubuklinggau, Lumajang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Madiun, Magelang, Magelang Kab, Magetan, Mahakam Ulu, Majalengka, Majene, Makassar, Malaka, Malang, Malang Kab, Malinau, Maluku, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Maluku Utara, Mamasa, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mamuju, Mamuju Tengah, Manado, Mandailing Natal, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manokwari, Manokwari Selatan, Mappi, Maros, Mataram, Maybrat, Medan, Melawi, Mempawah, Merangin, Merauke, Mesuji, Metro, Meulaboh, Mimika, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Mojokerto, Morotai, Morowali, Morowali Utara, Muara Enim, Muaro Jambi, Mukomuko, Muna, Muna Barat, Murung Raya, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Nabire, Nagan Raya, Nagekeo, Natuna, Nduga, Ngada, Nganjuk, Ngawi, Nias, Nias Kab, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Nunukan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Pacitan, Padang, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang Sidempuan, Pagar Alam, Pakpak Bharat, Palangka Raya, Palembang, Palopo, Palu, Pamekasan, Pandeglang, Pangandaran, Pangkajene dan Kepulauan, Pangkalpinang, Paniai, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Parepare, Pariaman, Parigi Moutong, Pasaman, Pasaman Barat, Pasangkayu, Paser, Pasuruan, Pati, Payakumbuh, Pegunungan Arfak, Pegunungan Bintang, Pekalongan, Pekanbaru, Pelalawan, Pemalang, Pematangsiantar, Penajam Paser Utara, Penukal Abab Lematang Ilir, Pesawaran, Pesisir Barat, Pesisir Selatan, Pidie, Pidie Jaya, Pinrang, Pohuwato, Polewali Mandar, Ponorogo, Pontianak, Poso, Prabumulih, Pringsewu, Probolinggo, Pulang Pisau, Puncak, Puncak Jaya, Purbalingga, Purwakarta, Purwokerto, Purworejo, Raja Ampat, Ranai, Rejang Lebong, Rembang, Riau, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Rote Ndao, Sabang, Sabu Raijua, Salatiga, Samarinda, Sambas, Samosir, Sampang, Sanggau, Sangihe, Sarmi, Sarolangun, Sawahlunto, Sekadau, Selayar, Seluma, Semarang, Semarang Kab, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Serang, Serang Kab, Serdang Bedagai, Serui, Seruyan, Siak, Siau Tagulandang Biaro, Sibolga, Sidenreng Rappang, Sidoarjo, Sigi, Sijunjung, Sikka, Simalungun, Simeulue, Singaraja, Singingi Hilir, Singkawang, Sinjai, Sintang, Situbondo, Sleman, Solok, Solok Selatan, Soppeng, Sorong, Sorong Selatan, Sragen, Subang, Subulussalam, Sukabumi, Sukabumi Kab, Sukamara, Sukoharjo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Sumedang, Sumenep, Sungai Penuh, Sungailiat, Supiori, Surabaya, Surakarta, Tabalong, Tabanan, Tahuna, Takalar, Takengon, Talaud, Taliabu, Tambrauw, Tana Tidung, Tana Toraja, Tanah Bumbu, Tanah Datar, Tanah Laut, Tangerang, Tangerang Kab, Tanggamus, Tanjung Balai, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapin, Tarakan, Tasikmalaya, Tebing Tinggi, Tebo, Tegal, Tegal Kab, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Temanggung, Ternate, Tidore Kepulauan, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Toba, Tojo Una-una, Tolitoli, Tolikara, Tomohon, Toraja Utara, Trenggalek, Tual, Tuban, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Tulungagung, Waikabubak, Wajo, Wakatobi, Wamena, Waropen, Way Kanan, Wonogiri, Wonosobo, Yahukimo, Yalimo, Yogyakarta.
991 Kualifikasi Pendidikan-nya kami taruh di reply (keterbatasan karakter)
Butuh SKD berapa untuk CPNS?
Cukup 300++ jika kamu pilih instansi vertikal.
Instansi Vertikal adalah instansi pusat yang ditempatkan di daerah.
di tweet yang kami quote ini, ada 558 kota/kab/prov yang ada instansi vertikalnya :
TIDAK BUTUH NILAI DIATAS 400 UNTUK LULUS SKD CPNS
Dari 6.800 formasi instansi vertikal pada CPNS 2024 yg kami rekap,
ada 1864 formasi, di 1377 lokasi formasi, yg
100% PESERTANYA LULUS DENGAN NILAI SKD 300++
(seluruh pesertanya lulus dengan SKD 300an)
Itu baru formasi yg seluruh pesertanya lulus dengan nilai SKD 300an, belum termasuk:
572 formasi tanpa peminat
dan 4.721 formasi yg nilai SKD yg lulus dimulai dari 300.
Hal ini terjadi karena :
1. Peminat instansi vertikal sedikit
2. Banyak yg ga tau/ga paham instansi vertikal
Padahal selain nilai SKD yg rendah dan peminat sedikit, instansi vertikal memiliki kelebihan:
- Bisa pilih homebase untuk penempatan awal
- Tidak perlu khawatir masalah TPP
- Ada 588 kota/kabupaten/prov yg bisa dipilih
- Ada 991 kualifikasi pendidikan yg bisa ikut melamar
Berikut 558 KOTA/KAB/PROV yg bisa dipilih pada CPNS 2024
(kualifikasi pendidikan di akhir tweet ini):
Aceh, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Agam, Alor, Ambarawa, Ambon, Kepulauan Anambas, Asahan, Asmat, Atambua, Badung, Balangan, Bali, Balikpapan, Banda Aceh, Bandar Lampung, Bandung, Bandung Kab, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Bangka, Bangka Barat, Bangka Belitung, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangkalan, Bangli, Banjar, Banjar Kab, Banjarmasin, Banjarnegara, Bantaeng, Banten, Bantul, Banyuasin, Banyumas, Banyuwangi, Barito Kuala, Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Barru, Batam, Batang, Batanghari, Batu, Batu Bara, Baturaja, Baubau, Bekasi, Bekasi Kab, Belitung, Belitung Timur, Belu, Bener Meriah, Bengkalis, Bengkayang, Bengkulu, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Berau, Biak, Biak Numfor, Bima, Bima Kab, Binjai, Bintan, Bireuen, Bitung, Blitar, Blitar Kab, Blora, Boalemo, Bogor, Bogor Kab, Bojonegoro, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Bombana, Bondowoso, Bone, Bone Bolango, Bontang, Boven Digoel, Boyolali, Brebes, Bukittinggi, Buleleng, Bulukumba, Bulungan, Bungo, Buol, Buru, Buru Selatan, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Ciamis, Cianjur, Cikarang, Cilacap, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Dairi, Deiyai, Deli Serdang, Demak, Denpasar, Depok, Dharmasraya, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Dogiyai, Dompu, Donggala, Dumai, Empat Lawang, Ende, Enrekang, Entikong, Fakfak, Flores Timur, Garut, Gayo Lues, Gianyar, Gorontalo, Gorontalo Utara, Gowa, Gresik, Grobogan, Gunung Mas, Gunungkidul, Gunungsitoli, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Humbang Hasundutan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Indramayu, Intan Jaya, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jayapura, Jayapura Kab, Jayawijaya, Jember, Jembrana, Jeneponto, Jepara, Jombang, Kaimana, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kampar, Kapuas, Kapuas Hulu, Karanganyar, Karangasem, Karawang, Karimun, Karo, Katingan, Kaur, Kayong Utara, Kebumen, Kediri, Kediri Kab, Keerom, Kendal, Kendari, Kepahiang, Kepulauan Aru, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Meranti, Kepulauan Riau, Kepulauan Seribu, Kepulauan Sula, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Yapen, Kerinci, Ketapang, Klaten, Klungkung, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kotabaru, Kotamobagu, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur Kab, Kubu Raya, Kudus, Kudus Kab, Kulon Progo, Kuningan, Kupang, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Labuan Bajo, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Lahat, Lamandau, Lamongan, Lampung, Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Landak, Langkat, Langsa, Lanny Jaya, Lebak, Lebong, Lembata, Lhokseumawe, Lima Puluh Kota, Lingga, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Lubuklinggau, Lumajang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Madiun, Magelang, Magelang Kab, Magetan, Mahakam Ulu, Majalengka, Majene, Makassar, Malaka, Malang, Malang Kab, Malinau, Maluku, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Maluku Utara, Mamasa, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Mamuju, Mamuju Tengah, Manado, Mandailing Natal, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manokwari, Manokwari Selatan, Mappi, Maros, Mataram, Maybrat, Medan, Melawi, Mempawah, Merangin, Merauke, Mesuji, Metro, Meulaboh, Mimika, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Mojokerto, Morotai, Morowali, Morowali Utara, Muara Enim, Muaro Jambi, Mukomuko, Muna, Muna Barat, Murung Raya, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Nabire, Nagan Raya, Nagekeo, Natuna, Nduga, Ngada, Nganjuk, Ngawi, Nias, Nias Kab, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Nunukan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Pacitan, Padang, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang Sidempuan, Pagar Alam, Pakpak Bharat, Palangka Raya, Palembang, Palopo, Palu, Pamekasan, Pandeglang, Pangandaran, Pangkajene dan Kepulauan, Pangkalpinang, Paniai, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Parepare, Pariaman, Parigi Moutong, Pasaman, Pasaman Barat, Pasangkayu, Paser, Pasuruan, Pati, Payakumbuh, Pegunungan Arfak, Pegunungan Bintang, Pekalongan, Pekanbaru, Pelalawan, Pemalang, Pematangsiantar, Penajam Paser Utara, Penukal Abab Lematang Ilir, Pesawaran, Pesisir Barat, Pesisir Selatan, Pidie, Pidie Jaya, Pinrang, Pohuwato, Polewali Mandar, Ponorogo, Pontianak, Poso, Prabumulih, Pringsewu, Probolinggo, Pulang Pisau, Puncak, Puncak Jaya, Purbalingga, Purwakarta, Purwokerto, Purworejo, Raja Ampat, Ranai, Rejang Lebong, Rembang, Riau, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Rote Ndao, Sabang, Sabu Raijua, Salatiga, Samarinda, Sambas, Samosir, Sampang, Sanggau, Sangihe, Sarmi, Sarolangun, Sawahlunto, Sekadau, Selayar, Seluma, Semarang, Semarang Kab, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Serang, Serang Kab, Serdang Bedagai, Serui, Seruyan, Siak, Siau Tagulandang Biaro, Sibolga, Sidenreng Rappang, Sidoarjo, Sigi, Sijunjung, Sikka, Simalungun, Simeulue, Singaraja, Singingi Hilir, Singkawang, Sinjai, Sintang, Situbondo, Sleman, Solok, Solok Selatan, Soppeng, Sorong, Sorong Selatan, Sragen, Subang, Subulussalam, Sukabumi, Sukabumi Kab, Sukamara, Sukoharjo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Sumedang, Sumenep, Sungai Penuh, Sungailiat, Supiori, Surabaya, Surakarta, Tabalong, Tabanan, Tahuna, Takalar, Takengon, Talaud, Taliabu, Tambrauw, Tana Tidung, Tana Toraja, Tanah Bumbu, Tanah Datar, Tanah Laut, Tangerang, Tangerang Kab, Tanggamus, Tanjung Balai, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapin, Tarakan, Tasikmalaya, Tebing Tinggi, Tebo, Tegal, Tegal Kab, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Temanggung, Ternate, Tidore Kepulauan, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Toba, Tojo Una-una, Tolitoli, Tolikara, Tomohon, Toraja Utara, Trenggalek, Tual, Tuban, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Tulungagung, Waikabubak, Wajo, Wakatobi, Wamena, Waropen, Way Kanan, Wonogiri, Wonosobo, Yahukimo, Yalimo, Yogyakarta.
Jika kamu membutuhkan detail seluruh data tersebut (seperti yg terlihat di gambar), sudah tersedia di folder F. Materi Lainnya pada gdrive Vindikasi.
Jika kamu belum punya aksesnya, silahkan ke lynk.id/vindikasi/WJWlLjM
Disitu tersedia:
- Daftar Materi SKB untuk 460 jabatan
- 6.800 formasi instansi vertikal selindo
- 3.800 lokasi formasi K/L penempatan daerah
- 1.000++ formasi sepi pelamar di CPNS 2024
- Formasi-formasi yg harus dihindari
- Formasi K/L tapi penempatan daerah
- Hasil Rekap SKD 50+ KL di CPNS 2024
- Pengumuman 50+ K/L di CPNS 2024
- Jabatan by instansi
- Jabatan by prodi
- Informasi penting terbaru CPNS 2026.
- Materi untuk menganalisis formasi CPNS.
- Formasi CPNS 2026 yg peluang lulusnya besar
(berdasar kualifikasi pendidikan, ketika CPNS 2026 sudah buka).
Karena keterbatasan karakter, Kualifikasi Pendidikan di reply
Untuk instansi yang membutuhkan atau tidak membutuhkan TOEFL di CPNS sebelumnya bisa lihat di tweet yang kami quote ya.
Ini berdasarkan pengumuman instansinya ya.
Perhatikan gambar capture-an SSCASN di tweeet yang kamu quote, jangan lupa PERSIAPKAN AKUN MEDIA SOSIAL dan NO HP dari sekarang ya
(teman-teman pasti mengerti maksudnya)
Catatan :
walaupun belum ada laporan peserta gagal administrasi gara-gara hal tsb.
Replying to @vindikasi
C. PENDAFTARAN TEST CPNS
1. Pengisian Biodata Lanjutan
- Pilih disabilitas atau non disabilitas
- Input Alamat Domisili
- Input Status Pernikahan
- Input Agama
- Input akun MEDIA SOSIAL
Catatan:
Kalau memilih disabilitas harus input link video bukti disabilitas.
DATA dan DOKUMEN yang harus dipersiapkan untuk pendaftaran CPNS bisa dilihat di tweet yang di quote ini, dilengkapi gambar yang di recreate dari screenshot pendaftaran CPNS 2024.
600 RIBU ORANG GAGAL ADMINISTRASI CPNS
Walaupun belum bisa daftar,
berikut SEMUA DATA & DOKUMEN yang HARUS DIPERSIAPKAN JAUH sebelum CPNS diumumkan, termasuk cara daftar SSCASN dari 0.
BAGIAN C3.1 PALING KRUSIAL
(dilengkapi gambar di setiap langkah. Gambar di recreate dari screenshot pembuatan akun CPNS 2024)
[sebuah threads]
Vindikasi retweeted
Pertanyaan yg paling sering masuk DM terkait CPNS: “ada ga formasi yg bisa dilamar semua jurusan?”
Kami belum menemukan yang bisa dilamar semua jurusan, tapi kami menemukan banyak jabatan di suatu instansi yg bisa dilamar hingga ratusan jurusan/prodi.
Salah satunya adalah Analis Kebijakan Ahli Pertama di BP2MI yg bisa dilamar 395 jurusan/prodi pada CPNS 2024.
Berikut daftar 395 jurusan tsb
(informasi tentang jabatan dan jurusan lain di bawah 395 prodi berikut)
S1 Administrasi Bisnis | S1 Administrasi Kesehatan | S1 Administrasi Pajak | S1 Administrasi Pendidikan | S1 Administrasi Publik | S1 Administrasi Rumah Sakit | S1 Agribisnis | S1 Agroekoteknologi | S1 Agronomi | S1 Agroteknologi | S1 Akuntansi | S1 Akuntansi Syariah | S1 Antropologi | S1 Antropologi Budaya | S1 Antropologi Sosial | S1 Arsitektur | S1 Arsitektur Lanskap | S1 Asuransi Syariah | S1 Bahasa Arab | S1 Bahasa Belanda | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Arab | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Belanda | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Indonesia | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Inggris | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Jepang | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Jerman | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Korea | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Perancis | S1 Bahasa Dan Kebudayaan Rusia | S1 Bahasa Dan Sastra Arab | S1 Bahasa Inggris | S1 Bahasa Jepang | S1 Bahasa Jerman | S1 Bahasa Korea | S1 Bahasa Mandarin | S1 Bahasa Mandarin Dan Kebudayaan Tiongkok | S1 Bahasa Perancis | S1 Bahasa Rusia | S1 Bimbingan Dan Konseling | S1 Bio Kewirausahaan | S1 Bioinformatika | S1 Biokimia | S1 Biologi | S1 Biologi Terapan | S1 Bioteknologi | S1 Bisnis | S1 Bisnis Digital | S1 Bisnis Jasa | S1 Bisnis Maritim | S1 Bisnis Musik | S1 Desain Interior | S1 Desain Komunikasi Visual | S1 Desain Produk | S1 Desain Produk Industri | S1 Ekonomi | S1 Ekonomi Dan Keuangan Islam | S1 Ekonomi Islam | S1 Ekonomi Koperasi | S1 Ekonomi Pembangunan | S1 Ekonomi Sumber Daya | S1 Ekonomi Syariah | S1 Ekonomi, Keuangan, Dan Perbankan | S1 Filsafat | S1 Fisika | S1 Geofisika | S1 Geografi | S1 Geografi Lingkungan | S1 Hubungan Internasional | S1 Hubungan Masyarakat | S1 Hukum | S1 Hukum Adat | S1 Hukum Agama | S1 Hukum Agama Hindu | S1 Hukum Bisnis | S1 Hukum Ekonomi Syariah | S1 Hukum Islam | S1 Hukum Pidana Islam (Jinayah) | S1 Hukum Syariah | S1 Hukum Tata Negara (Siyasah) | S1 Hukum Tata Negara Islam (Siyasah) | S1 Ilmu Aktuaria | S1 Ilmu Informasi | S1 Ilmu Informatika | S1 Ilmu Kelautan | S1 Ilmu Keluarga Dan Konsumen | S1 Ilmu Komputasi | S1 Ilmu Komputer | S1 Ilmu Komunikasi | S1 Ilmu Lingkungan | S1 Ilmu Pangan | S1 Ilmu Pemerintahan | S1 Ilmu Perikanan | S1 Ilmu Pertanian | S1 Ilmu Politik | S1 Informatika Kesehatan | S1 Informatika Medis | S1 Jurnalistik | S1 Kajian Aceh | S1 Kajian Arab | S1 Kajian Batak | S1 Kajian Belanda | S1 Kajian Bugis | S1 Kajian Indonesia | S1 Kajian Inggris | S1 Kajian Jawa | S1 Kajian Jepang | S1 Kajian Jerman | S1 Kajian Korea | S1 Kajian Minangkabau | S1 Kajian Perancis | S1 Kajian Sastra Dan Budaya | S1 Kajian Slavia | S1 Kajian Sunda | S1 Kajian Tiongkok | S1 Kebidanan | S1 Kebijakan Pendidikan | S1 Kedokteran | S1 Kehutanan | S1 Keperawatan | S1 Kesehatan Masyarakat | S1 Kesejahteraan Sosial | S1 Keselamatan Dan Kesehatan Kerja | S1 Keuangan Islam | S1 Kewirausahaan | S1 Kimia | S1 Komunikasi Pembangunan | S1 Konservasi Biologi | S1 Konservasi Hutan | S1 Konservasi Sumber Daya Alam | S1 Kriminologi | S1 Linguistik Indonesia | S1 Linguistik Terapan Bahasa Inggris | S1 Logika | S1 Logistik | S1 Manajemen | S1 Manajemen Bencana | S1 Manajemen Bisnis Internasional | S1 Manajemen Hutan | S1 Manajemen Komunikasi | S1 Manajemen Olahraga | S1 Manajemen Pajak | S1 Manajemen Pendidikan | S1 Manajemen Rekayasa | S1 Manajemen Sumber Daya Lahan | S1 Manajemen Sumber Daya Perairan | S1 Manajemen Syariah | S1 Manajemen Teknologi | S1 Matematika | S1 Muamalah | S1 Oseanografi | S1 Pariwisata | S1 Pariwisata Budaya Dan Keagamaan | S1 Pariwisata Dan Keagamaan | S1 Pembangunan Sosial | S1 Pembangunan Wilayah | S1 Pemuliaan Tanaman | S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran | S1 Pendidikan Akuntansi | S1 Pendidikan Antropologi | S1 Pendidikan Bahasa Arab | S1 Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia | S1 Pendidikan Bahasa Indonesia | S1 Pendidikan Bahasa Inggris | S1 Pendidikan Bahasa Jepang | S1 Pendidikan Bahasa Jerman | S1 Pendidikan Bahasa Korea | S1 Pendidikan Bahasa Mandarin | S1 Pendidikan Bahasa Perancis | S1 Pendidikan Biologi | S1 Pendidikan Bisnis | S1 Pendidikan Ekonomi | S1 Pendidikan Fisika | S1 Pendidikan Geografi | S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam | S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial | S1 Pendidikan Informatika | S1 Pendidikan Kimia | S1 Pendidikan Komputer | S1 Pendidikan Koperasi | S1 Pendidikan Matematika | S1 Pendidikan Nonformal Atau Pendidikan Masyarakat | S1 Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan | S1 Pendidikan Sastra Indonesia | S1 Pendidikan Sejarah | S1 Pendidikan Sosiologi | S1 Pendidikan Teknologi Informasi | S1 Pendidikan Vokasional Agribisnis | S1 Pendidikan Vokasional Gambar Arsitektur | S1 Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga | S1 Pendidikan Vokasional Konstruksi Bangunan | S1 Pendidikan Vokasional Mekatronika | S1 Pendidikan Vokasional Rekayasa Elektro | S1 Pendidikan Vokasional Rekayasa Elektronika | S1 Pendidikan Vokasional Rekayasa Mesin | S1 Pendidikan Vokasional Rekayasa Pertanian | S1 Pendidikan Vokasional Teknik Pertanian | S1 Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif | S1 Pengelolaan Hutan | S1 Pengelolaan Sumber Daya Lahan | S1 Pengelolaan Sumber Daya Perairan | S1 Penyuluhan Pertanian | S1 Perbankan Syariah | S1 Perdagangan Internasional | S1 Perencanaan Kota | S1 Perencanaan Wilayah | S1 Perencanaan Wilayah Dan Kota | S1 Perikanan Tangkap | S1 Pertanian Berkelanjutan | S1 Peternakan | S1 Pidana Islam | S1 Politik Islam | S1 Proteksi Tanaman | S1 Psikologi | S1 Rancang Kota | S1 Rekayasa Elektro | S1 Rekayasa Fisika | S1 Rekayasa Geofisika | S1 Rekayasa Industri | S1 Rekayasa Industri Pertanian | S1 Rekayasa Infrastruktur Dan Lingkungan | S1 Rekayasa Instrumentasi Dan Automasi | S1 Rekayasa Kehutanan | S1 Rekayasa Kelautan | S1 Rekayasa Kimia | S1 Rekayasa Komputer | S1 Rekayasa Lingkungan | S1 Rekayasa Logistik | S1 Rekayasa Manufaktur | S1 Rekayasa Mekatronika | S1 Rekayasa Mesin | S1 Rekayasa Minyak Dan Gas | S1 Rekayasa Perangkat Lunak | S1 Rekayasa Perminyakan | S1 Rekayasa Pertambangan | S1 Rekayasa Pertanian | S1 Rekayasa Pertanian Dan Biosistem | S1 Rekayasa Sipil | S1 Rekayasa Sistem Energi | S1 Rekayasa Sistem Komputer | S1 Rekayasa Sumber Daya Air | S1 Rekayasa Sumber Daya Pengairan | S1 Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu | S1 Rekayasa Telekomunikasi | S1 Rekayasa Tenaga Listrik | S1 Sains Aktuaria | S1 Sains Data | S1 Sains Data Spasial | S1 Sains Informasi | S1 Sains Informasi Geografi | S1 Sains Kelautan | S1 Sains Keluarga Dan Konsumen | S1 Sains Komputasi | S1 Sains Komunikasi | S1 Sains Lingkungan | S1 Sains Pangan | S1 Sains Perikanan | S1 Sains Pertanian | S1 Sains Politik | S1 Sastra Arab | S1 Sastra Arab Dan Kebudayaan Islam | S1 Sastra Bahasa Arab | S1 Sastra Belanda | S1 Sastra Dan Bahasa Arab | S1 Sastra Indonesia | S1 Sastra Inggris | S1 Sastra Jepang | S1 Sastra Jerman | S1 Sastra Korea | S1 Sastra Perancis | S1 Sastra Rusia | S1 Sastra Tiongkok | S1 Sejarah | S1 Sistem Dan Teknologi Informasi | S1 Sistem Informasi | S1 Sosial Ekonomi Perikanan | S1 Sosial Ekonomi Pertanian | S1 Sosial Ekonomi Peternakan | S1 Sosiologi | S1 Sosiologi Agama | S1 Statistika | S1 Statistika Terapan | S1 Studi Humanitas | S1 Studi Pemerintahan | S1 Sumber Daya Akuatik | S1 Syariah | S1 Syariah Dan Hukum | S1 Syariah Ekonomi Islam | S1 Syariah Hukum Islam | S1 Syariah Islamiyah | S1 Syariah Peradilan Agama | S1 Syariah Perdata Dan Pidana Islam | S1 Syariah Wal Qonun | S1 Tadris Bahasa Indonesia | S1 Tadris Bahasa Inggris | S1 Tadris Biologi | S1 Tadris Fisika | S1 Tadris IPA | S1 Tadris IPS | S1 Tadris Kimia | S1 Tadris Matematika | S1 Teknik Elektro | S1 Teknik Fisika | S1 Teknik Geofisika | S1 Teknik Industri | S1 Teknik Industri Pertanian | S1 Teknik Infrastruktur Dan Lingkungan | S1 Teknik Instrumentasi Dan Automasi | S1 Teknik Kelautan | S1 Teknik Kimia | S1 Teknik Komputer | S1 Teknik Lingkungan | S1 Teknik Logistik | S1 Teknik Manufaktur | S1 Teknik Mekatronika | S1 Teknik Mesin | S1 Teknik Minyak Dan Gas | S1 Teknik Perminyakan | S1 Teknik Pertambangan | S1 Teknik Pertanian | S1 Teknik Pertanian Dan Biosistem | S1 Teknik Sipil | S1 Teknik Sistem Energi | S1 Teknik Sumber Daya Air | S1 Teknik Sumber Daya Pengairan | S1 Teknik Telekomunikasi | S1 Teknik Tenaga Listrik | S1 Teknologi Hasil Hutan | S1 Teknologi Hasil Perairan | S1 Teknologi Hasil Perikanan | S1 Teknologi Hasil Pertanian | S1 Teknologi Hasil Peternakan | S1 Teknologi Industri Pertanian | S1 Teknologi Informasi | S1 Teknologi Pangan | S1 Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian | S1 Teknologi Pasca Panen | S1 Teknologi Penangkapan Ikan | S1 Teknologi Pendidikan | S1 Usaha Koperasi | D4 Administrasi Bisnis Otomotif | D4 Administrasi Pemerintahan Daerah | D4 Agribisnis Hortikultura | D4 Agribisnis Pangan | D4 Agribisnis Perikanan | D4 Agribisnis Peternakan | D4 Akuntansi Bisnis Digital | D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah | D4 Akuntansi Perpajakan | D4 Akuntansi Sektor Publik | D4 Analisis Keuangan | D4 Bisnis Dan Logistik Maritim | D4 Bisnis Dan Manajemen Ritel | D4 Bisnis Digital | D4 Bisnis Digital Pariwisata | D4 Bisnis Jasa Makanan | D4 Bisnis Kreatif | D4 Bisnis Maritim Internasional | D4 Bisnis Musik | D4 Desain Media | D4 Kebidanan | D4 Kebijakan Dan Manajemen Pajak | D4 Keperawatan | D4 Keuangan Publik | D4 Komunikasi Massa | D4 Layanan Publik | D4 Layanan Publik Keimigrasian | D4 Logistik Niaga-El | D4 Logistik Perdagangan Internasional | D4 Manajemen Agribisnis | D4 Manajemen Keuangan Sektor Publik | D4 Manajemen Kontrak Pemerintah | D4 Manajemen Pemasaran Internasional | D4 Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik | D4 Manajemen Teknologi Rekayasa | D4 Pekerjaan Sosial | D4 Pembangunan Ekonomi Kewilayahan | D4 Pembangunan Pedesaan Dan Ekonomi Masyarakat | D4 Pengelolaan Agribisnis | D4 Pengelolaan Agribisnis Perkebunan | D4 Pengelolaan Perhotelan | D4 Pengelolaan Perkebunan | D4 Pengelolaan Pertanian Lahan Kering | D4 Pengolahan Dan Penyimpanan Hasil Perikanan | D4 Penyelamatan Dan Bantuan Internasional | D4 Penyuluhan Perkebunan Presisi | D4 Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan | D4 Penyuluhan Pertanian Lahan Kering | D4 Perbankan Dan Keuangan Digital | D4 Perlindungan Dan Pemberdayaan Sosial | D4 Politik Indonesia Terapan | D4 Rehabilitasi Sosial | D4 Relasi Industri | D4 Sains Data Terapan | D4 Sistem Informasi Bisnis | D4 Studi Kebijakan Publik
Apapun kualifikasi pendidikan kamu pasti bisa kamu temukan di folder D, E, F di gdrive Vindikasi.
Kami banyak mengolah data yg bisa kamu analisis agar pilihan formasimu memperluas pelunang kamu lulus.
Jika kamu belum punya aksesnya, silahkan ke lynk.id/vindikasi/WJWlLjM
Disitu tersedia:
- Daftar Materi SKB untuk 460 jabatan
- 6.800 formasi instansi vertikal selindo
- 3.800 lokasi formasi K/L penempatan daerah
- 1.000++ formasi sepi pelamar di CPNS 2024
- Formasi-formasi yg harus dihindari
- Hasil Rekap SKD 50+ KL di CPNS 2024
- Pengumuman 50+ K/L di CPNS 2024
- Jabatan by instansi
- Jabatan by prodi
- Informasi penting terbaru CPNS 2026.
- Materi untuk menganalisis formasi CPNS.
- Formasi CPNS 2026 yg peluang lulusnya besar
(berdasar kualifikasi pendidikan, ketika CPNS 2026 sudah buka).
- dan data-data lainnya.
Untuk jawaban atas pertanyaan apakah instansi tsb ada atau tidak SKB tambahan-nya, silahkan lihat di tweet yang kamu quote ya, ini direkap dari CPNS sebelumnya.
Aku baru mau pertama kali CPNS
Instansi apa yang ga ada SKB TAMBAHAN-NYA?
Hasil akhir test CPNS merupakan penjumlahan:
40% SKD + 60% SKB
SKB bisa terdiri dari :
1. hanya CAT, atau
2. CAT + SKB Tambahan
(CAT = Computer Assisted Test)
Contoh SKB Tambahan:
- Wawancara
- Psikotest
- Test Kesamaptaan
- Test Kerja
Kenapa banyak peserta yg menghindari instansi yg ada test SKB Tambahannya?
Ada beberapa alasan
1. Ada beberapa peserta yang tidak bisa mengeluarkan kemampuan sebenarnya saat berhadapan dengan orang lain (wawancara, psikotest, dll)
2. Untuk menghindari subjektifitas dari penguji atau pihak ketiga.
Karena kalau CAT,
semuanya by computer, dan hasilnya juga transparan.
Pada 2 tabel ini, kami tampilkan detail SKB dari 32 instansi pusat pada CPNS 2024.
Tanda bintang pada akhir nama instansi tertentu menandakan bahwa ada beberapa formasi pada instansi tersebut yg ada SKB tambahannya, namun formasi lain pada instansi tersebut tanpa SKB Tambahan
Apa lagi formasi yang akan dibuka di CPNS 2026?
Kami belum punya informasi resmi, tapi pemerintah punya target pembangunan sejumlah Lapas & Rutan baru di 2026.
Dan pada RDP dengan DPR disebutkan Kemenimipas kekurangan 13.822 JF PK.
Detailnya ada pada tweet yg kami quote.
Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan kekurangan 13.822 Pembimbing Kemasyarakatan (PK), disampaikan di RDP Komisi XIII DPR RI.
Berdasarkan PermenPAN RB no 22/2026, Pembimbing Kemasyarakatan adalah Jabatan Fungsional, dengan jenjang :
PK Ahli Pertama
PK Ahli Muda
PK Ahli Madya
PK Ahli Utama
yg berarti ketika rekrutmen, harus lulusan S1.
Ketika sudah lulus Gol IIIA, dengan kelas jabatan 7.
PK ini harus dipenuhi, karena Lapas diusulkan punya fasilitas baru : Bilik Asmara.
PENTING DISEBARKAN KE ORANG-ORANG TUA.
Kepala BKN sudah mengatakan : Tidak ada TITIPAN dalam CPNS.
Bahkan pejabat tinggi yang langsung nitip ke kepala BKN saja tidak bisa dibantu.
Sistem tidak bisa di intervensi.
Video pernyataan Kepala BKN ada di tweet yang kami quote.
[SEBARKAN KE KELUARGA KITA, UNTUK MENGHINDARI PENIPUAN]
JANGAN PERCAYA jika ada yg mengaku bisa dititipin CPNS, apalagi sampai membayar.
Bahkan KEPALA BKN ga bisa bantu saat dititipi pejabat penting (sampai dimarahi habis-habisan).
[Tonton video yg kami lampirkan hingga selesai]
Catatan :
Masuk CPNS memang susah, tingkat kelulusan di CPNS 2024 hanya 6,3%
[disebutkan kepala BKN masih di video yg sama]
Apakah ada rekrutmen jaksa di CPNS 2026?
Belum tau, yang pasti di setiap CPNS Kejaksaan selalu rekrut ribuan, baik jaksa maupun formasi lainnya.
Detailnya bisa kamu cek di quote yang kami tweet ini.
KAMU JUGA BISA JADI JAMPIDSUS
Jampidsus itu PNS
Hampir tiap CPNS, Kejaksaan Agung buka lowongan untuk JAKSA AHLI PERTAMA.
CPNS 2024 buka 9694 formasi
CPNS 2023 buka 7846 formasi
JAKSA AHLI PERTAMA
- Jabatan Fungsional
- Golongan III/a
- Kelas Jabatan 8
Tapi kamu harus sabar untuk mencapai JAMPIDSUS, karena :
- Merupakan jabatan Struktural eselon I.a
- Golongan IV/d
- Kelas Jabatan 18
Jenjang karir FUNGSIONAL Jaksa menurut Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia no 11 tahun 2019:
Jaksa Ahli Pertama:
III/a Ajun Jaksa Madya
III/b Ajun Jaksa
Jaksa Ahli Muda:
III/c Jaksa Pratama
III/d Jaksa Muda
Jaksa Ahli Madya:
IV/a Jaksa Madya
IV/b Jaksa Utama Pratama
IV/c Jaksa Utama Muda
Jaksa Ahli Utama:
IV/d Jaksa Utama Madya
IV/e Jaksa Utama
Apa saja syarat menjadi mejadi Jaksa di CPNS?
Ada beberapa syarat yang berbeda dibanding CPNS pada umumnya, kamu bisa lihat di pengumuman CPNS Kejaksaan Agung rekrutmen.kejaksaan.go.id/pe…
Jika syarat CPNS Kejaksaan Agung yg ada pada syarat pengumuman pembukaan tidak bisa diakses lagi, kamu ambil di folder D pada gdrive Vindikasi.
disitu ada :
- Daftar Materi SKB untuk 460 jabatan
- 1.000++ formasi sepi pelamar di CPNS 2024
- Formasi-formasi yg harus dihindari
- Formasi K/L tapi penempatan daerah
- S2 Kementerian Lembaga
- Hasil Rekap SKD 50+ KL di CPNS 2024
- Pengumuman 50+ K/L di CPNS 2024
- Jabatan by instansi.
- Jabatan by prodi (lengkap dengan jumlah formasi, jumlah lokasi formasi, jumlah instansi dan nama instansinya).
- Tunjangan Kinerja K/L
- Informasi penting terbaru CPNS 2026.
- Materi untuk menganalisis formasi CPNS.
- Formasi CPNS 2026 yg peluang lulusnya besar
(berdasar kualifikasi pendidikan, ketika CPNS 2026 sudah buka).
Kalau belum punya akses ke gdrive Vindikasi, silahkan ke : lynk.id/vindikasi/WJWlLjM
Link tersebut sebetulnya untuk:
- kamu yg belum mulai belajar CPNS
- kamu yg bingung mulai dari mana
- kamu yg penasaran gmana soal CPNS
- kamu yg stuck dalam belajar CPNS
(misalnya nilainya ga berkembang atau susah memahami TKP/TWK/TIU atau susah manage waktu test SKD).
- dan kamu yg nilai SKD nya ga stabil.
DM yang banyak masuk ke kami : "Formasi apa saja yang akan dibuka pada CPNS 2026?"
Pada bulan Juli lalu, jauh sebelum kejadian karhutla, Presiden pernah bilang butuh 75.000 Polisi Hutan, dan 23.000 diantaranya akan direkrut di 2026.
Silahkan cek detail tweet yg kamu quote.
UPDATE CPNS 2026 DARI PRESIDEN PRABOWO
Presiden memerintahkan merekrut 70.000 Polisi Kehutanan, dalam 3 tahap.
23.000 akan direkrut pada 2026
Polisi Kehutanan adalah PNS Jabatan Fungsional
Pada CPNS 2024, Kementerian KLHK merekrut:
208 Polisi Kehutanan Ahli Pertama
322 Polisi Kehutanan Terampil
741 Polisi Kehutanan Pemula
Ahli Pertama
- untuk lulusan S1/DV
- ketika diangkat: Gol III/a kelas jabatan 8
Terampil
- untuk lulusan D3
- ketika diangkat: Gol II/c kelas jabatan 6
Pemula
- untuk lulusan SLTA sederajat
- ketika diangkat: Gol II/a kelas jabatan 5
Catatan:
KLHK salah satu Kementerian yang tanpa TOEFL dan tanpa Wawancara.
Besar TUNJANGAN KINERJA Kementerian Kehutanan bisa dilihat pada gambar di reply
..
Video pernyataan Mendikdasmen ini semakin menekankan bahwa PPPK menjadi PNS, bukan melalui CPNS, tapi melalui TEST.
Apa yg berbeda antara CPNS & Test PPPK menjadi PNS?
Salah satunya adalah PEREBUTAN FORMASI.
Pada PPPK menjadi PNS ga ada perebutan formasi, semua yg lulus lanjut
TIDAK SEMUDAH ITU PPPK JADI PNS
Harus menguasai 39 materi ini.
995.245 Guru PPPK yg akan menjadi PNS,
dan 526.689 formasi Guru yg tersedia untuk diperebutkan, keduanya melalui seleksi.
Guru PPPK yg akan menjadi PNS harus melalui seleksi, kemungkinan akan mirip dengan Dosen PPPK menjadi ASN (melalui PP 26/2026) melalui pengadaan khusus yg didalamnya ada Test SKD dan SKB.
Kebutuhan Proyeksi Guru Nasional 2026 sebanyak 526.689 juga akan melalui seleksi, kemungkinan besar melalui CPNS khusus, karena Mendikdasmen sudah menyebutkan bahwa status Guru SNT adalah PNS, dan Menpan RB menyebutkan 526.698 tsb termasuk Guru SR, SNT dan SG.
Jika melalui CPNS, berarti ada test SKD dan SKB.
Mungkin SKD sudah biasa, tapi apakah kamu sanggup mengerjakan 39 materi umum dan materi khusus SKB?
Berikut materi SKB untuk CPNS berdasarkan surat Menpan RB B/5457/M.SM.01.00/2024
1. Konsep suatu disiplin ilmu yg relevan
2. Materi suatu disiplin ilmu yg relevan
3. Hirarki konsep dan materi suatu disiplin ilmu
4. Prasyarat dari suatu disiplin ilmu yg relevan
5. Keterkaitan suatu konsep dgn konsep yg lain
6. Konsep yg berkaitan dgn suatu disiplin
7. Teori belajar Ausubel
8. Teori belajar Gagne
9. Teori belajar Piaget
10. Karakteristik murid berkebutuhan khusus
11. Tahapan perkembangan berdasarkan usia dan karakteristik khas masing-masing tahap
12. Teori belajar Gagne: Taksonomi Bloom
13. Profil Pelajar Indonesia
14. Teori Belajar Gagne
15. Learning Objective
16. Individualized Education Program (IEP) dan prinsip-prinsip differentiated learning
17. Teori dasar komunikasi
18. Active listening
19. Kesepakatan dan kebiasaan positif di lingkungan belajar
20. Konsep dan prinsip-prinsip motivasi dalam pendidikan
21. Mengembangkan motivasi siswa
22. Behavior modification & habit formation
23. Prinsip-prinsip reward, punishment, dan reinforcement dalam pembentukan tingkah laku
24. Desain pembelajaran
25. Facilitating learning
26. Berpikir kritis
27. Berbagai teknik asesmen di tingkat kelas (classroom-based assessment) sesuai dengan tujuan pembelajaran
28. Konsep dan prinsip assessment as learning dan assessment for learning
29. Pemanfaatan hasil asesmen untuk perbaikan pembelajaran (feedback)
30. Program remedial dan program pengayaan berdasarkan hasil asesmen
31. Refleksi
32. Procedural & declarative knowledge
33. Working memory & long-term memory
34. Kode etik guru
35. Interaksi guru-murid
36. School safety
37. Diversity
38. Pengertian dan pengembangan potensi
39. Perencanaan karir dan pengembangan potensi diri
Jika kamu penasaran seperti apa soal SKB Guru Ahli Pertama, kamu bisa lihat di lynk.id/vindikasi/xx84mRD
Teman-teman yg bingung, jangan lupa baca tweet yg di quote (ada 2 proses yg berbeda).
PPPK menjadi PNS sejumlah 995.245, TANPA PEREBUTAN FORMASI, alih status dengan test.
Sementara, di proses berbeda, ada 526.689 formasi (464ribu nya di Kemendikdasmen) yg diperbutkan Guru
Di tweet ini ada PELURUSAN yg dilakukan oleh Dirjen Kemendikdasmen terkait kesalahpahaman Anggota DPR yg susah membedakan antara :
- Peralihan status dengan test : 995ribu
- Perebutan 526.689 (464ribu) formasi
PPPK menjadi PNS : BUKAN CPNS
Pada rapat dengan Komisi X, tanggal 31/08/2026, Kemendikdasemen MELURUSKAN beberapa hal
(persis seperti yg pernah kami jelaskan sebelumnya) sbb:
1. PPPK Guru 908.000 adalah PERUBAHAN STATUS menjadi PNS melalui seleksi.
2. Yang 500ribuan adalah formasi baru yg diperebutkan pendaftar baru.
(silahkan dengarkan video berikut dengan seksama)
Sehingga disimpulkan:
908.000 PPPK Guru menjadi PNS tetap melalui seleksi, tapi bukan CPNS, karena TIDAK ADA PEREBUTAN FORMASI.
Catatan :
Sangat wajar jika selama ini banyak yg salah menerjemahkan pengumuman Menpan RB beberapa waktu yg lalu, karena selama 3 jam raker dengan Komisi X, baru 10 menit terakhir hal ini diluruskan.
Bagaimana dengan CPNS Umum?
CPNS Umum tidak ada hubungannya dengan hal ini, karena bahkan pada rapat tsb penyebutkan Tenaga Kependidikan (Non Guru) dikeluarkan dari Kesimpulan karena hal ini khusus Guru.
Apakah capture-an surat tanggal 22 Sept 2026 ini tandanya CPNS 2026 segera buka, karena sudah mendekati Oktober?
Bisa jadi.
Atau apakah ini justru perencanaan untuk 2027?
Kalau di surat, tulisannya Tahun Anggaran 2026.
Masih ada yg optimis? 😊
RATUSAN ORANG NILAI 440++ GA LULUS
Siapa yg fokus ngejar nilai SKD tinggi?
Berapa nilai SKD yg aman untuk lulus?
di CPNS 2024, nilai SKD yg aman untuk lulus 509,
karena 509 nilai SKD tertinggi di CPNS 2024.
Kalau masih di 440++, kamu masih belum aman!
Ratusan peserta nilai 440+ gugur di SKD CPNS 2024
di gambar, kita lihat 3 orang nilai 443 ga lulus SKD.
Sementara di Lokasi Formasi yg tepat, ada yg nilai SKD hanya 311 bisa lulus, lanjut ke SKB.
Pada contoh LOKASI FORMASI yg kita ambil ini,
jatah formasi yg tersedia hanya 2
Tapi KOK PESERTANYA BISA 605 orang??
ADA 2 FAKTOR UTAMA PENYEBABNYA!
Secara umum, ada 9 faktor penyebab suatu Lokasi Formasi RAMAI, tapi yang paling signifikan berpengaruh pada lokasi formasi ini ada 2:
1. Jumlah prodi yg bisa melamar sangat banyak.
Semakin banyak jurusan/prodi yg bisa melamar, sudah pasti mengundang semakin banyak pelamar di lokasi formasi tsb.
[yg menjadi contoh ini ada 96 jurusan yg bisa melamar]
2. Ditemukan prodi-prodi langka pada formasi tsb
Prodi langka adalah prodi yg ga punya banyak kesempatan untuk melamar di lokasi formasi lain, karena formasi lain ga banyak buka untuk prodi tsb.
Sehingga, lulusan prodi-prodi tsb akan berbondong-bondong melamar di lokasi formasi ini, termasuk lulusan-lulusan terbaik dari prodi tsb, sehingga jumlah peserta akan melonjak + nilai SKD akan tinggi.
Prodi Langka yang bisa melamar pada lokasi formasi yg menjadi contoh ini:
D4 Pendidikan Luar Biasa
S1 Ilmu Keluarga
S1 Ilmu Keluarga dan Konsumen
S1 Ilmu Komunikasi Visual
S1 Kependudukan Umum
dll
(Prodi lengkapnya akan kami share di reply)
Seluruh 9 faktor yang menentukan suatu formasi ramai atau sepi ada di reply.
Untuk teman-teman yg bertanya lewat DM (sambil ditonton video ini hingga akhir) :
1. PPPK menjadi PNS bukan CPNS, tapi ALIH STATUS dengan SELEKSI
2. Bagaimana dengan CPNS umum?
CPNS Umum hal yg sangat berbeda dengan hal ini, dan hingga saat ini masih on the track.
TIDAK SEMUDAH ITU PPPK JADI PNS
Harus menguasai 39 materi ini.
995.245 Guru PPPK yg akan menjadi PNS,
dan 526.689 formasi Guru yg tersedia untuk diperebutkan, keduanya melalui seleksi.
Guru PPPK yg akan menjadi PNS harus melalui seleksi, kemungkinan akan mirip dengan Dosen PPPK menjadi ASN (melalui PP 26/2026) melalui pengadaan khusus yg didalamnya ada Test SKD dan SKB.
Kebutuhan Proyeksi Guru Nasional 2026 sebanyak 526.689 juga akan melalui seleksi, kemungkinan besar melalui CPNS khusus, karena Mendikdasmen sudah menyebutkan bahwa status Guru SNT adalah PNS, dan Menpan RB menyebutkan 526.698 tsb termasuk Guru SR, SNT dan SG.
Jika melalui CPNS, berarti ada test SKD dan SKB.
Mungkin SKD sudah biasa, tapi apakah kamu sanggup mengerjakan 39 materi umum dan materi khusus SKB?
Berikut materi SKB untuk CPNS berdasarkan surat Menpan RB B/5457/M.SM.01.00/2024
1. Konsep suatu disiplin ilmu yg relevan
2. Materi suatu disiplin ilmu yg relevan
3. Hirarki konsep dan materi suatu disiplin ilmu
4. Prasyarat dari suatu disiplin ilmu yg relevan
5. Keterkaitan suatu konsep dgn konsep yg lain
6. Konsep yg berkaitan dgn suatu disiplin
7. Teori belajar Ausubel
8. Teori belajar Gagne
9. Teori belajar Piaget
10. Karakteristik murid berkebutuhan khusus
11. Tahapan perkembangan berdasarkan usia dan karakteristik khas masing-masing tahap
12. Teori belajar Gagne: Taksonomi Bloom
13. Profil Pelajar Indonesia
14. Teori Belajar Gagne
15. Learning Objective
16. Individualized Education Program (IEP) dan prinsip-prinsip differentiated learning
17. Teori dasar komunikasi
18. Active listening
19. Kesepakatan dan kebiasaan positif di lingkungan belajar
20. Konsep dan prinsip-prinsip motivasi dalam pendidikan
21. Mengembangkan motivasi siswa
22. Behavior modification & habit formation
23. Prinsip-prinsip reward, punishment, dan reinforcement dalam pembentukan tingkah laku
24. Desain pembelajaran
25. Facilitating learning
26. Berpikir kritis
27. Berbagai teknik asesmen di tingkat kelas (classroom-based assessment) sesuai dengan tujuan pembelajaran
28. Konsep dan prinsip assessment as learning dan assessment for learning
29. Pemanfaatan hasil asesmen untuk perbaikan pembelajaran (feedback)
30. Program remedial dan program pengayaan berdasarkan hasil asesmen
31. Refleksi
32. Procedural & declarative knowledge
33. Working memory & long-term memory
34. Kode etik guru
35. Interaksi guru-murid
36. School safety
37. Diversity
38. Pengertian dan pengembangan potensi
39. Perencanaan karir dan pengembangan potensi diri
Jika kamu penasaran seperti apa soal SKB Guru Ahli Pertama, kamu bisa lihat di lynk.id/vindikasi/xx84mRD
Vindikasi retweeted
181 Jurusan dan 16 Jabatan S2 di CPNS
S2 Administrasi Bisnis | S2 Administrasi Kesehatan | S2 Administrasi Publik | S2 Agribisnis | S2 Agroekoteknologi | S2 Agronomi | S2 Agroteknologi | S2 Akuntansi | S2 Arsitektur | S2 Bahasa Inggris | S2 Bahasa Mandarin | S2 Bioinformatika | S2 Biokimia | S2 Biologi | S2 Biologi Terapan | S2 Biologi Tumbuhan | S2 Biomedik | S2 Biomolekuler | S2 Bioteknologi | S2 Bioteknologi Pertanian | S2 Desain | S2 Desain Komunikasi Visual | S2 Dokter Hewan | S2 Ekonomi | S2 Ekonomi Energi | S2 Ekonomi Pembangunan | S2 Ekonomi Studi Pembangunan | S2 Ekonomi Syariah | S2 Energi | S2 Epidemiologi | S2 Farmasi | S2 Filsafat | S2 Fisika | S2 Fisika Medik | S2 Fisika Minat Fisika Medis | S2 Fisiologi Keolahragaan | S2 Fisioterapi | S2 Geofisika | S2 Geologi | S2 Gizi | S2 Gizi Masyarakat | S2 Hubungan Internasional | S2 Hukum | S2 Ilmu Atmosfer Dan Keplanetan | S2 Ilmu Biomedis | S2 Ilmu Ekonomi | S2 Ilmu Farmasi | S2 Ilmu Gizi | S2 Ilmu Hama Dan Penyakit Tumbuhan | S2 Ilmu Hukum | S2 Ilmu Informatika | S2 Ilmu Kebidanan | S2 Ilmu Kedokteran | S2 Ilmu Kedokteran Gigi | S2 Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas | S2 Ilmu Kesehatan Kerja | S2 Ilmu Kesehatan Olahraga | S2 Ilmu Komputasi | S2 Ilmu Komputer | S2 Ilmu Komunikasi | S2 Ilmu Lingkungan | S2 Ilmu Manajemen | S2 Ilmu Pangan | S2 Ilmu Pemerintahan | S2 Ilmu Pendidikan | S2 Ilmu Politik | S2 Ilmu Produksi Dan Teknologi Peternakan | S2 Ilmu Tanah | S2 Imu Biomedis | S2 Imu Gizi | S2 Jurnalistik | S2 Kebidanan | S2 Kebijakan Publik | S2 Kecerdasan Buatan | S2 Kedokteran Gigi Klinis | S2 Kedokteran Gigi Komunitas | S2 Kedokteran Gizi Klinis | S2 Kehutanan | S2 Keperawatan | S2 Kesehatan Dan Keselamatan Kerja | S2 Kesehatan Gigi | S2 Kesehatan Lingkungan | S2 Kesehatan Lingkungan Konsentrasi Entomologi Kesehatan | S2 Kesehatan Masyarakat | S2 Kesehatan Masyarakat K3 | S2 Kesehatan Masyarakat Peminatan/Jurusan/Program Studi/Konsentrasi Epidemiologi | S2 Kesehatan Masyarakat Veteriner | S2 Kesehatan Reproduksi | S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja | S2 Keselamatan Dan Kesehatan Kerja | S2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja | S2 Ketahanan Energi | S2 Keuangan Syariah | S2 Kimia | S2 Komunikasi Dan Penyiaran Islam | S2 Komunikasi Penyiaran Islam | S2 Linguistik Indonesia | S2 Logistik | S2 Magister Administrasi Publik | S2 Manajemen | S2 Manajemen Bencana | S2 Manajemen Bencana Untuk Keamanan Nasional | S2 Manajemen Energi | S2 Manajemen Informasi Kesehatan | S2 Manajemen Keuangan | S2 Manajemen Rekayasa | S2 Manajemen Sumber Daya Manusia | S2 Manjemen | S2 Matematika | S2 Media dan Komunikasi | S2 Meteorologi | S2 Mikrobiologi | S2 Mitigasi Bencana | S2 Nutrisi Dan Teknologi Pakan Ternak | S2 Nutrisi Ternak | S2 Nutrisi Ternak Dan Sains Pakan | S2 Oseanografi | S2 Peminatan/Jurusan/Program Studi/Konsentrasi Entomologi Kesehatan | S2 Pendidikan Agama Islam | S2 Pendidikan Bahasa Indonesia | S2 Pendidikan Komputer Atau Informatika | S2 Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan | S2 Pendidikan Sastra Indonesia | S2 Penyuluhan Pertanian | S2 Perencanaan Dan Kebijakan Publik | S2 Perencanaan Ekonomi Dan Kebijakan Pembangunan | S2 Perencanaan Kepariwisataan | S2 Perencanaan Wilayah Dan Kota | S2 Perencanaan Wilayah dan Kota | S2 Peternakan | S2 Promosi Kesehatan | S2 Promosi Kesehatan Konsentrasi Promosi Dan K3 | S2 Psikologi | S2 Psikologi Profesi Konsentrasi Psikologi Klinis | S2 Rekayasa Biomedis | S2 Rekayasa Geodesi | S2 Rekayasa Lingkungan | S2 Rekayasa Tekstil dan Apparel | S2 Sains Atmosfer Dan Keplanetan | S2 Sains Biomedis | S2 Sains Gizi | S2 Sains Manajemen | S2 Sains Veteriner | S2 Sistem Dan Teknik Transportasi | S2 Sistem Informasi | S2 Sosial Ekonomi Pertanian | S2 Sosiologi | S2 Statistika | S2 Teknik Air Tanah | S2 Teknik Arsitektur | S2 Teknik Atau Rekayasa Energi Terbarukan | S2 Teknik Atau Rekayasa Sistem Energi | S2 Teknik Biomedis | S2 Teknik Elektro | S2 Teknik Energi Terbarukan | S2 Teknik Fisika | S2 Teknik Geodesi | S2 Teknik Geologi | S2 Teknik Industri | S2 Teknik Informatika | S2 Teknik Instrumen dan Kontrol | S2 Teknik Instrumentasi Dan Kontrol | S2 Teknik Kimia | S2 Teknik Komputer | S2 Teknik Lingkungan | S2 Teknik Mesin | S2 Teknik Metalurgi | S2 Teknik Perencanaan Wilayah Kota | S2 Teknik Pertambangan | S2 Teknik Sipil | S2 Teknik Telekomunikasi | S2 Teknik Transportasi Laut | S2 Teknis Biomedis | S2 Teknologi Hasil Pertanian | S2 Teknologi Informasi | S2 Teknologi Pangan | S2 Teknologi Pasca Panen | S2 Teknologi Pendidikan | S2 Terapan Gigi | S2 Terapan Imaging Diagnostik | S2 Terapan Kebidanan
Daftar Jabatan pada reply..

















