vj 🦮🦭 (@v4vulnerability) header
vj 🦮🦭 (@v4vulnerability) profile picture

From policy wonk to amateur chef to scholar, and then back down to earth as just another human having a moan.

Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Joined February 2010
Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)Photo by vj 🦮🦭 (@v4vulnerability)
vj 🦮🦭 retweeted
Aneh. Aneh banget. Udah segini doang perjuangan kita? PR kita masih banyak hey! Pemerintah bahkan enggak ngasih effort apa-apa untuk memenuhi tuntutan rakyat. Yang kita lawan itu ketidakadilan dan itu sistemis, it isn't a sprint, it's a WHOLE MARATHON!
11
317
116
524
62,410
ANALISIS KRITIS ATAS PIDATO PRESIDEN PRABOWO 31 AGUSTUS 2025 youtube.com/watch?v=bD9v17Bj… 1. Dua wajah dalam satu pidato: Akuntabilitas minimal, koersi maksimal Pidato Presiden berusaha tampil seimbang: mengakui hak berpendapat (mengutip ICCPR Pasal 19 dan UU No. 9/1998) sekaligus menegaskan perintah tindakan tegas bagi TNI dan Polri. Tetapi substansi menunjukkan asimetri: janji akuntabilitas hanya sebatas “pemeriksaan” aparat oleh Polri, tanpa komitmen investigasi independen. Sebaliknya, bagian yang paling kuat justru adalah instruksi koersif, dengan label makar dan terorisme. Ini membuka jalan kriminalisasi protes. Dengan kata lain, pidato ini menegaskan prioritas: negara lebih fokus menjaga stabilitas daripada memulihkan trust publik. Ini khas pola authoritarian resilience (Diamond, 2002), di mana legitimasi formal (kutipan pasal hukum, komitmen demokrasi) ditampilkan, tetapi isinya kosong karena jalur koersif lebih dominan. 2. Pengorbanan politik: scapegoating DPR sebagai katup pelepas tekanan Presiden menekankan bahwa partai-partai akan “mencabut keanggotaan” anggota DPR yang dianggap keliru, dan DPR akan mencabut tunjangan serta moratorium kunjungan luar negeri. Ini gesture politik yang dramatik, tetapi dalam analisis politik, ia lebih merupakan scapegoating untuk meredakan kemarahan publik. Beban dilempar ke legislatif, sementara eksekutif berperan sebagai penyelamat. Strategi ini bisa menenangkan sesaat, tapi tidak menyentuh akar problem: trust publik yang retak karena tindakan aparat. 3. Normalisasi pelibatan TNI dalam ranah sipil Instruksi eksplisit kepada TNI untuk ikut menindak kerusuhan, disampaikan di forum resmi negara, adalah sinyal bahaya. Reformasi 1998 menegaskan pemisahan militer dari politik domestik, tetapi pidato ini memberi legitimasi baru atas kehadiran TNI di ranah sipil. Jika pola ini berlanjut, kita akan melihat normalisasi operasi gabungan TNI-Polri di ruang publik, yang secara de facto melemahkan prinsip civilian supremacy (supremasi sipil). 4. Pidato sebagai reposisi politik Perlu dibaca bahwa Presiden menyampaikan pidato ini dengan didampingi seluruh pimpinan partai dan lembaga negara. Secara simbolis, ini adalah “show of force” politik: menegaskan bahwa seluruh elite berada di belakang Presiden. Dari perspektif politik kekuasaan, ini mengirim sinyal bahwa protes publik bukan hanya terhadap kebijakan, tetapi dianggap mengancam seluruh sistem. Di titik ini, peluang reformasi substantif semakin mengecil, sementara peluang konsolidasi otoritarian semakin terbuka. APA YANG MASUK AKL (PLAUSIBLE) BISA TERJADI? 1. Skenario Stabilitas Koersif Negara akan menurunkan eskalasi di jalan dengan kekuatan aparat, sementara memberi konsesi simbolik (pemotongan tunjangan DPR). Publik mungkin mereda sementara, tetapi trust tidak pulih. Kita akan masuk fase “stabilitas semu” dengan benih delegitimasi jangka panjang. 2. Skenario Normalisasi Militer Instruksi Prabowo kepada TNI adalah turning point. Jika terus dipraktikkan, kita akan melihat TNI semakin rutin hadir dalam urusan sipil, dari pengamanan demonstrasi hingga pengendalian konflik horizontal. Ini menandai kemunduran langsung dari agenda Reformasi. 3. Skenario Demokrasi Prosedural tanpa Substansi Jika konsesi simbolik DPR tidak menenangkan publik dan represi terus berjalan, Indonesia bisa tergelincir ke competitive authoritarianism (Levitsky & Way, 2010): demokrasi formal (pemilu, parlemen) tetap ada, tetapi ruang sipil terkooptasi. Supremasi sipil terkikis, logika keamanan menjadi norma. 4. Risiko Polarisasi dan Radikalisasi Sipil Labelisasi protes sebagai makar dan terorisme bisa mendorong sebagian kelompok masyarakat kehilangan kepercayaan pada jalur demokratis dan beralih ke kanal radikal. Ini berbahaya, karena justru memperkuat narasi negara untuk memperluas mandat represif. REFLEKSI Pidato ini menandai titik persimpangan penting. Bukannya memulihkan trust publik dengan akuntabilitas, Presiden lebih memilih strategi koersif yang dibungkus legalitas dan simbol konsesi politik. Jika pola ini berlanjut, Indonesia bisa masuk ke fase resilience otoritarian: demokrasi tetap ada di kulit luar, tetapi kosong di dalam. Dengan demikian, pertanyaan yang paling krusial: apakah masyarakat sipil mampu menahan arus ini dengan tekanan politik yang konsisten, ataukah kita akan melihat hasil Reformasi 1998, yakni supremasi sipil sebagai pondasi demokrasi, ditinggalkan lewat logika stabilitas ala Orde Baru? YN, @nalarinstitute, 31/8/25
20
897
30
1,133
143,573
vj 🦮🦭 retweeted
209
10,147
731
90,342
4,275,722
vj 🦮🦭 retweeted
Halo semuanya! Berhubung aku udah balik ke Jabodetabek dan technically masih belum ada kerjaan permanen, kalo ada temen-temen yang mau bikin kegiatan bareng soal isu gender dan seksualitas, kontak aku langsung aja ya!!
5
64
1
174
9,744
All of my Chibi commissions update ✨ Makasih banget banget banget ya semuanya yg udh support dan commis 🙏🏽🙏🏽🙏🏽 buat yang mau commis Chibi untuk saat ini kebetulan sedang full dulu, tp semisal berkenan menunggu bisa ikut ke batch berikutnya ✨✍🏼 Thank youu!!!
8
42
6
168
14,097
Halo guys, aku mau minta bantuannya nih untuk isi kuisioner penelitianku. bit.ly/SurveiKebutuhandanPer… Mohon bantuannya ya, terima kasihh🙏🏻
3
3
2
10
3,843
vj 🦮🦭 retweeted
Blood on your hands mulyono
87
12,471
69
47,681
777,394
Love when this legend makes an appearance. He’s such a loyal boy 😭 #HouseOfTheDragon
81
1,202
128
16,865
359,173
Celebrating Eve Best and the Queen Who Never Was.
99
1,633
179
11,827
605,595
“We’re off to battle again, old girl.” #RooksRest
1,423
23,428
7,543
136,123
9,038,943
PecaH nDase
What does PhD stand for? Wrong answers only.
4
44
1
125
4,229
✅ Kemenhan: menterinya disebut-sebut bekerja sama dengan ahli agrikultur dari Israel ✅ Kemenag: pejabatnya bilang boikot produk Israel jangan digeneralisir ✅ Kemenperin: kurangi boikot produk pro Israel Lama-lama tinggal Kemlu doang nih yang belain Palestina 😭
Kementerian Perindustrian berharap aksi boikot produk Pro Israel semakin berkurang "Harapannya, aksi boikot kedepannya bisa berkurang agar industri tak memaksa karyawannya dirumahkan" Selain Kemenperin, pejabat Kemenag juga mengkritisi aksi boikot yang berhubungan dengan Israel
73
4,498
257
10,383
342,510
but retno capek2 bela palestina di panggung internasional trs capresnya begini
I am honored to receive a congratulatory letter from the Prime Minister of the United Kingdom H. E. @RishiSunak, which was hand-delivered directly by the Ambassador of the UK H. E. @DomJermey. My most sincere and heartfelt gratitude for the kind words.
324
6,744
492
22,932
1,478,650
lu kesian ama ibu2 palestine anaknya meninggal, lu kaga kesian ama ibu2 kamisan anak nya jg ilang / meninggal. lu double standard.
244
23,727
602
73,867
1,241,833
Aku akan selalu mengingat masa-masa ini sebagai masa ketika di negeri ini suara yang lebih riuh didengar adalah suara Coki Pardede, Enzy Storia, Karin Novilda, dkk. ketimbang suara Koentjoro, Harkristuti Harkrisnowo, Franz Magnis Suseno, dkk.
116
2,973
222
13,956
941,347
Salah tiga sebab stunting: 1. Pengetahuan gizi/nutrisi. 2. Kemiskinan. 3. Buruknya kualitas air, udara, dan makanan (kebijakan politik lingkungan). Ngasih susu/makan gratis mungkin membantu 30% masalah. Yang 70% nya lagi membantu yang bikin proyek pengadaan.
179
3,212
85
8,852
231,072
Ada juga negara yang terkenal buat event besar seperti itu:
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
190
3,772
254
19,741
941,403
Lima wartawan @tempodotco yang setiap minggu siaran podcast “Bocor Alus” serta meliput dengan kritis berbagai usaha Presiden @jokowi konsolidasi kekuasaan, meraih Penghargaan @oktovianuspogau dari @Yayasan_Pantau untuk keberanian dalam jurnalisme 🇮🇩 pantau.or.id/liputan/2024/01…
327
1,095
210
4,301
745,560
vj 🦮🦭 retweeted
some share the same “ideology label” and yet they have differing opinions & reasoning for the same topic. This is why putting people under the same label and generalizing opinions is inherently incorrect.
1
48
1
215
5,111
Jejaring Oligarki Tambang & Energi dalam Pemilu 2024 Situasi Pemilu 2024 tak jauh berbeda dengan pemilihan umum sebelumnya, terutama pada 2019. Di mana sebagian pasangan calon berlatar belakang pengusaha, sementara komposisi tim pemenangannya pun juga sebagian besar pengusaha. Ritual elektoral lima tahunan ini justru menguatkan cengkraman oligarki yang pada akhirnya akan dengan mudah melakukan pembajakan hukum, menjarah kekayaan alam dan sumber-sumber agraria, hingga anggaran publik untuk mempertahankan dan atau mengekspansi kekayaannya. Cek jejak mereka di sini: pemilu.jatam.org/
192
3,133
269
7,245
1,303,371