@underiffi
iAccount based inIndonesia
About this account
- Account based in
- Indonesia
- Connected via
- Indonesia App Store
Account-level information from X, not a live location or the device used for a specific post.
football nba f1 & board game enthu amateur it & ui/ux geek catlover & certified dreamer guy sometimes misuh, yapping n make a liar imagination. just for fun!
internet
Joined March 2019
- Tweets15.4K
- Following2.4K
- Followers1.8K
- Likes3.6K
mz kiki🗿 retweeted
“Rezeki Allah yang ngatur”
Itulah kata-kata orang miskin yang malas.
Allah itu ngasih rezeki, yang ngatur kamu. Kalo kamu ngatur nya berantakan seperti pinjol demi gengsi ya lo akan selamanya miskin dan tidak akan kaya. Giliran gengsi lupa Tuhan, giliran miskin nyalahin Tuhan.
sejak balik main twitter lagi, gw baru tau klo ternyata pekerjaan informal yang ada saat ini nggak cuma content creator & freelancer aja, ternyata ada banyak pekerjaan informal yang tersedia & bisa dicoba in this economy
from today, gw bakal pakai twitter buat ngulik2 info buat nyari pemasukan tambahan via pekerjaan informal lebih banyak lagi yeah
and once more, i love u 3000, twitter
🙂🫰🏼✨
harus gw akui, sejak balik main twitter lagi di akhir juni lalu, minat baca gw kembali naik karena sering baca berbagai informasi di twitter yang mostly pure berbentuk text. yang menariknya lagi, rasa ingin tau gw akan suatu hal juga kembali naik setelah beberapa waktu kembali berselancar di twitter
and yeah, i love u 3000 twitter
😊🫰🏼✨
kita semua tau kalo sarapan dengan karbo dalam jumlah yang banyak bikin kita ngantuk dalam menjalani hari
lalu, siapa sih pendahulu kita dlu yang pertama kali menganjurkan kita untuk sarapan dengan karbo dalam jumlah yang banyak??? apa ga nyawit tuh yang ngasih anjuran ini waktu itu (?) 🧐🧐🧐
wait a minute
ini teh konsepnya nontonin parade mobil tanpa pitstop selama belasan lap gitu (?)
🤔🤔🤔
harus gw akui, sejak balik main twitter lagi di akhir juni lalu, minat baca gw kembali naik karena sering baca berbagai informasi di twitter yang mostly pure berbentuk text. yang menariknya lagi, rasa ingin tau gw akan suatu hal juga kembali naik setelah beberapa waktu kembali berselancar di twitter
and yeah, i love u 3000 twitter
😊🫰🏼✨
ngomongin soal twitter dan tiktok
dua aplikasi ini jelas memiliki konsep yang sangat berbeda. yang satu (tiktok) jelas pure sosmed + entertainment media, satunya lagi (twitter)???
jangankan dianggap sosmed, bahkan di app store pun aplikasi ini dianggap sebagai news app (lebih tepatnya sosmed x news app)
so, next jangan samain lagi twitter dengan tiktok (plus ig dan semacamnya). selayaknya youtube dengan tiktok & twitter, antara kedua aplikasi tersebut tentu saja sangatlah berbeda
🤝🏼😀✨
BURU-BURU BANGET, MEMANGNYA APA SIH YANG LAGI KAMU KEJAR (?)
Jadi inget ama twit dibawah ini, yang berisi tentang dinamika memulai perkuliahan yang berbeda2 di tiap negara. Dan ternyata , memilih untuk menunda mulai perkuliahan membuat kita dapat lebih mantap lagi dalam memilih jurusan kuliah, career plan & arah hidup setelah kuliah nanti
Fenomena seperti ini dinamakan dengan Delayed Transition, ketika seseorang memilih untuk gapyear dalam waktu yang lama (sekurang2nya 2 tahun) setelah lulu an dari sekolah menengah. Entah itu dengan bekerja, belajar secara mandiri sebelum memasuki perkuliahan, ataupun eksplorasi diri terlebih dahulu dengan berbagai macam bentuk. Tentunya untuk memilih bidang yang paling sesuai dengan diri sendiri, serta tidak gegabah dalam menentukan career plan setelah kuliah & arah hidup yang paling oke untuk kehidupan ysng akan datang
Berdasarkan data dari jurnal ini, mereka yang memilih untuk Delayed Translation cenderung lebih tepat sasaran dalam menentukan arah hidupnya. Hal ini dibuktikan dengan kecenderungan mereka memilih studi terapan yang 1,8–2,4 kali lebih tinggi, serta tingkat krisis motivasi belajar yang jauh lebih rendah (18%) dibanding mereka yang memilih untuk langsung kuliah tanpa gapyear (33%)
Pengalaman yang didapatkan ketika gapyear memberikan kejelasan dalam mer ancanakan karir yang akan datang, di mana mereka 3,1 kali lebih mampu menghubungkan teori akademis dengan perencanaan dunia kerja yang nyata
Jadi gimana, apakah jurusan & career plan yang dipilih sudah sesuai dengan kepribadian mu & apa yang kamu inginkan (?)
🤝🏼😀✨
keinget banget pas 2 semester kemarin berpikir untuk lebih hustle, tapi sejak kena burnout dari awal libur semester ini (bahkan sampai saat ini), gw mulai sadar klo gw kena productivity guilt
(apalagi kala itu gw juga lebih jarang olahraga karena harus fokus nugas & produktivitas lain)
sejak itu pula, gw mulai berpikir untuk tidak lagi hustle dalam menjalani produktivitas & mengejar sesuatu serta lebih seimbang lagi dalam menjalani hidup
klo pun ada hal menarik yang tidak terkejar, mungkin itu pertanda takdir bukan untuk gw. di dunia yang luas ini, masih banyak hal menarik lain yang bisa dikejar tanpa harus mengorbankan kesehatan diri sendiri, dan tentunya dapat menjaga intensitas produktif agar tetap stabil
😀👍🏼✨
sejak adanya kasus korupsi jampidsus beberapa waktu yang lalu, jadi paham klo ternyata ngga semua yayasan hadir dengan niat baik + pure untuk tujuan positif, bahkan ngga sedikit yang punya "misi terselubung" untuk hal2 yang buruk bagi lingkungan sekitar
udah 2026 jangan terlalu polos2 amat deh yak, ntar malu sendiri yang ada 🗿😀💡
anw, pada tau gimana kelakuan Bill Gates di belakang layar kan (?)
walaupun demikian, belio juga punya yayasan Bill Gates Foundation loh kak 🙂
ngomongin soal twitter dan tiktok
dua aplikasi ini jelas memiliki konsep yang sangat berbeda. yang satu (tiktok) jelas pure sosmed + entertainment media, satunya lagi (twitter)???
jangankan dianggap sosmed, bahkan di app store pun aplikasi ini dianggap sebagai news app (lebih tepatnya sosmed x news app)
so, next jangan samain lagi twitter dengan tiktok (plus ig dan semacamnya). selayaknya youtube dengan tiktok & twitter, antara kedua aplikasi tersebut tentu saja sangatlah berbeda
🤝🏼😀✨