Umar Idris retweeted
Replying to @logos_id
Kalau istana yg dikirim kepala babi, nanti tanggapannya ada ancaman.
Dosa apa masyarakat Indonesia bisa punya pimpinan nirempati kaya gini.
Umar Idris retweeted
Zionists will go crazy as media shows how these captives are healthy, happy and mentally good. All of their accusations and propaganda collapsed today.
Umar Idris retweeted
⚡️BREAKING:
Israeli female soldiers [Karina Araiv, Daniella Gilboa, Naama Levy, Liri Albag] released today by Al-Qassam speak in Arabic and say that they were well treated, given food water and clothes. They also thanked Al-Qassam for keeping them safe from Israel’s bombardment.
Umar Idris retweeted
Replying to @kempanrb
Anda dibayar pake duit rakyat buat ini? Ini bagian dari pekerjaan? Apa benefit buat rakyat. Memalukan dan menjijikan
Umar Idris retweeted
Selamat Ulang Tahun, Ibu Selvi Gibran Rakabuming! Semoga senantiasa diberikan kebahagiaan dan kesehatan dalam mendampingi Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
#RekanASN punya harapan untuk Ibu Selvi? Yuk tuliskan doa terbaikmu di kolom komentar!
__
#SelviAnandaGibran
Umar Idris retweeted
Replying to @titianggraini
salah satu anggota Baleg DPR yg dengan lantang menyuarakan menolak keputusan MK adalah dari partai tempat bernaungnya ibu ini
xitter.cf/titianggraini/status/1…
Sebagai warga, kita tidak boleh lupa. Bahwa sebelum ramai-ramai datang dukungan atas Putusan MK dari sejumlah politisi dan fraksi di DPR, mereka faktanya scr terang-terangan dan sengaja sudah pernah menyimpangi isi Putusan MK pada saat Rapat Baleg (21/8) lalu. Artinya, perbuatan itu nyata, sudah dipraktikkan di tengah banyak kritik publik, dan secara begitu terbuka di hadapan rakyat. Jangan pernah abai untuk mengawal karena mereka yang mayoritas itulah yang pada 5 tahun kedepan akan membuat lebih banyak keputusan soal hidup dan masa depan kita. Sangat mungkin tabiat dan perilaku pengabaian konstitusi itu terjadi lagi. Terus bersuara dan bersolidaritas, Kawan. Sebab, kekuasaan yang mayoritas akan sangat mungkin tergelincir dan sewenang-wenang.
Umar Idris retweeted
Sebagai warga, kita tidak boleh lupa. Bahwa sebelum ramai-ramai datang dukungan atas Putusan MK dari sejumlah politisi dan fraksi di DPR, mereka faktanya scr terang-terangan dan sengaja sudah pernah menyimpangi isi Putusan MK pada saat Rapat Baleg (21/8) lalu. Artinya, perbuatan itu nyata, sudah dipraktikkan di tengah banyak kritik publik, dan secara begitu terbuka di hadapan rakyat. Jangan pernah abai untuk mengawal karena mereka yang mayoritas itulah yang pada 5 tahun kedepan akan membuat lebih banyak keputusan soal hidup dan masa depan kita. Sangat mungkin tabiat dan perilaku pengabaian konstitusi itu terjadi lagi. Terus bersuara dan bersolidaritas, Kawan. Sebab, kekuasaan yang mayoritas akan sangat mungkin tergelincir dan sewenang-wenang.
Umar Idris retweeted
Apa iya beliau lagi yang kini berusia 80th dan tetap konsisten membersamai rakyat (meski disingkirkan, dikerdilkan, dikucilkan) harus TURUN KE JALAN spt 26 tahun lalu?
Makasih Pak Amien. Sejak dia jadi walikota tahun 2005, meski kamu orang Solo, kamu orang pertama yang mengatakan: “Jokowi itu bahaya”. Cuma, tdk ada yang percaya.
Kini semua meski telah terlambat, doakan kami untuk berjuang hingga menang melawan penjajah kami, pemimpin kami sendiri. #KawalPutusanMK
Umar Idris retweeted
Kami sulit memahami langkah dan keputusan DPR yang bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi. Sebagai lembaga legislatif, DPR seharusnya menjadi teladan dan mematuhi undang-undang.
Umar Idris retweeted
mencermati berita sampai saat ini, gerakan dan perlawanan menolak kesewenang2an dinasti meluas sejak sumatera barat hingga makassar.
kawal terus demokrasi kita, kawan-kawan. kita tidak bodoh meski terus dikibuli; kita tidak akan diam meski ditekan dan disudutkan.
foto: kompas
Umar Idris retweeted
Kericuhan terjadi saat aksi di dalam area Gedung DPR, Kamis (22/8/2024) sekitar pukul 16.30 sore. Aparat maju mendekati pagar dan membuat seorang ibu-ibu didorong, demonstran diseret.
| Narasi Daily
Umar Idris retweeted
SERUAN PERS: Lawan Oligarki, Media Wajib Pertahankan Demokrasi
Demokrasi kita kembali terancam. Gejala kian terlihat dr situasi politik terkini, ketika klompok penguasa berupaya merongrong konstitusi demi tujuan pragmatisme kekuasaan.
-utas-
Umar Idris retweeted
Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P), Masinton Pasaribu, menilai revisi UU Pilkada mengabaikan konstitusi jika dipaksakan untuk disahkan. PDI-P jadi satu-satunya fraksi yang tidak sepakat revisi UU Pilkada disahkan dalam rapat paripurna DPR RI.
Menurutnya, negara saat ini berada dalam situasi darurat lantaran adanya pengabaian terhadap putusan MK. Ia pun meminta para pemuda turun ke jalan untuk menyelamatkan konstitusi dan demokrasi.
Baleg DPR RI dalam rapat kerja bersama DPD dan pemerintah menyepakati batas usia calon kepala daerah berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA). Sementara terkait ambang batas partai politik, Baleg tetap memberlakukan syarat minimal 20% kursi di DPR atau 25% suara sah untuk mengajukan calon pada Pilkada.
DPR RI sejatinya menggelar rapat paripurna dengan agenda pengesahan revisi UU Pilkada pada Kamis (22/8/2024). Namun, rapat paripurna dibatalkan dan dijadwal ulang karena tidak memenuhi kuorum.
| Narasi Daily

























