ia pun menatap Farras yang sedang memeluk kakinya. Dion tersenyum, lantas berjongkok untuk menyetarakan tingginya dengan tinggi sang anak.
“anak ayah, udah mam? iya, abis ini main ya,” Dion mengecup pipi kanan anak laki-lakinya, lalu menggendong Farras.
Dion mengecup pipi sang anak berkali-kali, membuat anak itu tertawa.
“Ibu mana, Na? Belum ketemu ibu nih.” ujarnya sambil menatap Ayana.
[ @nantimekar ]
//; maaf ya baru mau saya balas.
Replying to @lunemath
...
"Eh— udah dateng, Mas?" Pertanyaan retorik, Ayana tersenyum kikuk.
Kemudian ia dikejutkan dengan kehadiran Farras yang memeluk kaki Dion sembari menatap lelaki itu dengan senyuman polosnya.
"Yayah! Mayin!"
( @torturred )
Saya sampai cosplay jadi lumba-lumba loh, gajinya naik dong.
[ TRANSACTION DETAILS ]
Sent by: Alphonso Siebauer
Payment sent to: @torturred
Amount received: $40.000 USD
Fee amount: $0.00 USD
Net amount: $40.000 USD
Status: Completed
Subject: Salary
Custom Note: Thank you for the hard work
𝐲𝐚𝐧 ieu urang tulis teh dibaca, woi, barudak.
Replying to @torturred
this account may contain adult contents such as explicit language, 18+ related plots, etc.
please do softblock (block then unblock) instead of just unfollow if you do not wish this account as your mutual.
dion. retweeted
┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊
┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ❆
┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ❆
┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ❆
┊ㅤ┊ㅤ┊ㅤ❆
┊ㅤ┊ㅤ❆
┊ㅤ❆
❆ㅤㅤㅤтнe prιnceѕѕeѕ are вacĸ
#PASTLE #페이스틀
#3rdFullAlbum #SecretMemories
#COMEBACK #COMING_SOON
❄️💜
🚚 PAKET
Receiver: Ms. Lana [ @aIphavirginis ]
Address: xxx street, xx building. [ xxx apartement ]
Note: merry christmas.
WhatsApp to Yan [ @ddumbst ]
kon mulih ora?
ki lho, pek mu.
merry christmas.
Dion sent a picture.
🚚 PAKET
Penerima: Ayana [ @nantimekar ]
Alamat: Jalan sekian nomor sekian
Pesan:
Merry Christmas. Untuk Ayana dan Ayas.
𝐲𝐚𝐧
Selamat siang semua. Karena satu dan lain hal (re: liburan), kehidupan Dion saya pause dulu ya.
Segala plot dan interaksi akan dibalas nanti ketika saya selesai liburan.
Have a wonderful holiday everyone.
laki-laki itu melanjutkan perjalanan menuju rumah yang ditempati anak dan mantan istrinya.
Sepanjang perjalanan, Dion memikirkan kegiatan apa saja yang bisa ia lakukan dengan Farras nanti. Berenang? Bermain bola? Atau memasak bersama?
Tak terasa, mobilnya sudah memasuki m
kawasan perumahan yang ia tuju. Kemudian Dion memarkir mobilnya di halaman sebuah rumah yang terlihat hangat.
Dengan tas kertas berisi brownies di tangan kanannya, sang adam mengetuk pintu.
“Permisi,” ujarnya.
[ @nantimekar ]
Replying to @lunemath
Dion mendengar rengekan Farras dari ujung panggilan, lalu tertawa.
“Yaudah, abis ini kesitu deh. Udah makan, Na? Ibu udah makan?”
Sang adam 'pun berjalan menuju kamarnya untuk bersiap-siap sambil berbicara dengan Ayana.
Setelah berganti pakaian, Dion mengambil
dompet dan kunci mobilnya.
“mau nitip ngga, Na?”
Langkahnya terhenti ketika mobil Audi berwarna hitam berada di hadapannya.
“mas otw ya, tolong kasih tau Ayas...”
[ @nantimekar ]
Kemudian, ia mendengar jagoan kecilnya merengek dan suara di ponsel digantikan oleh suara Ayana.
“oh, iya, nggak apa-apa kok Na. Saya senang bisa bicara dengan Ayas....”
Dion 'pun bingung harus bicara apa lagi terhadap wanita yang memiliki rambut berwarna gelap itu.
Setelah beberapa saat, Dion akhirnya memutuskan untuk meminta ijin membawa Ayas jalan-jalan.
“Na, kalau hari ini Ayas mas ajak keluar, gimana?” tanyanya perlahan.
“tapi kalau kalian sudah ada plan, nggak apa-apa besok aja mas ajak Ayas jalan.”
[ @bungafavorit ]
Kemudian ia bisa mendengar suara perempuan yang sangat pelan, seperti berbisik.
“Halo, Na? Is everything okay?”
Jujur, Dion khawatir. Bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi? Bagaimana jika ini mengenai putranya?
“yayah?”
Suara anak kecil di ujung sana membuat
Dion tersenyum seketika.
“Halo, Farras ya ini?”
Masih sambil tersenyum, pria dua puluh lima tahun itu kini kembali menyandarkan tubuhnya di kursi panjang berbahan rotan.
[ @bungafavorit ]










