
Chaos to @midnightcrst's Order | As above, so below
Joined October 2018
- Tweets17.2K
- Following597
- Followers774
- Likes5K
CircuitSage retweeted
cara ngelawan buzzer ternyata ya segampang itu, cuekin aja jir, kita belajar dari brazil
Ini mahasiswa beneran? Curiga ini bukan mahasiswa yang kirim ke fess
Aku tau kalian kesel ama "Pejabat" but please jgn ada yang aneh2 pas orang itu dateng (Kalo beneran dateng), Kagak lucu klo IKA ITS yang kena efeknya / Karier Alumni terancam kena sebagian
Kampus kita ini udah kalah secara networking ama top 3 DAN Kampus ga seterkenal itu di luar jatim (Kalah ama yg di malang & semarang, apalagi di Jabodetabek dan Banten,jarang yg tau ITS)
Amit-amit Ampe ada yang "Nekat" trus kampus malah ditandain atau dipersulit
CircuitSage retweeted
ANEH! REKTOR UDAH MAU CABUT KADERISASI KARNA DILIHAT SEBAGAI PERPELONCOAN, EH SENIOR YANG MERASA KEHILANGAN IDENTITASNYA MALAH DEMO SAMPE 2 SATPAM TERLUKA, SEKARANG ADA KESEMPATAN BUAT MENYUARAKAN PERSOALAN YANG LEBIH LUAS MALAH ANYEP, JANGAN” YANG SELAMA INI DIPERJUANGKAN BUKAN KEBEBASAN MAHASISWA, MELAINKAN KEBEBASAN SENIOR UNTUK MELESTARIKAN TRADISI MEREKA SENDIRI.
Simpel, kalau interaksi dengan stranger be polite as possible karena kamu nggak tau sifat dan kondisi lawan bicara kamu
Kalau:
1. Ngomongin fisik (bahkan bilang cantik)
2. Ngomongnya dari jauh
Itu udah pasti catcall
CircuitSage retweeted
This has to be the best reel I’ve seen from an Indonesian who’s making fun of his own politicians
"Meeting new prople from the various nation to learn..."
Gues what? There are no more nations, thats the premise of seven haven. Ellora already have bending brigade to teach them all the element
A pilgrim doesny make sense anymore
Lmao exactly the opposite. They now has more screentime to explore their characters, not just their bending power
Not to mention we already see that both Nisha and Pavi are NOT bending master
I don't think you understand, this is even worse than what they did with Korra. At least Korra didn't know airbending from the start.
In the only good Avatar product, the original ATLA, bending was tied to character growth. Aang could not be proficient in an element unless he learned the philosophy of the element and incorporated it into his own mentality.
So when you see these avatars who can bend multiple elements at very young ages, the implication is that they don't need to grow or learn anything. You can tell that's intended based on how they were written, but that's incredibly boring and stupid. This is not fun or entertaining to anyone except idiots who love girlboss wish fulfillment power fantasies.
Imagine measuring character development and struggle solely through the numbers of element they can bend
Diaspora nggak perlu khawatir. Mau jadi wapres pun bisa, yang penting sertakan certificate of completion, diploma, atau semacamnya
Certificate of attendance itu bukan bukti menyelesaikan. Dan fokus sidang MK kemarin bukan itu
Tapi kenapa daftar capresnya pakai certificate of attendance, bukan certificate of completion?
Penjelasan di video ini runut dan mudah dipahami. Logis. Dan benar, jika penggugat di posisi sebaliknya, orang akan membalik ucapannya.
Herannya, setelah banyak yang bicara seperti ini, masih aja ada yang tanya: memangnya bisa kuliah S1 tanpa iiazah SMA?
OMG, emang nggak bisa ya googling sebentar? Nggak punya kuota internet?
Saya selalu berusaha obyektif. Saya berpendapat seperti ini justru ketika saya bukan pendukung Gibran. Mudah cari jejak digital bahwa saya bukan pendukung Gibran.
Kalau sekarang saya membela posisi Gibran karena dia punya S1, jelas bukan karena saya mendukung Gibran, tapi saya mendukung akal sehat saja. xitter.cf/Gi_N0ng/status/2107736…
Pemenang dari putusan MK malam ini ada 2 orang, yang pertama: @midnightcrst yang bisa nebak hasil putusan, alasan kenapa hasilnya begitu, dan langkah apa yang akan diambil sama pemohon
yang kedua: komedian, sumpah ni bisa jadi bahan kocak banget
Ya karena living experience laki2 dan perempuan beda.
Ini gambar beda fokus laki2 dan perempuan kalau lihat jalan yang gelap. Laki2 bisa nyantai liat lurus doang, perempuan harus selalu scanning ada bahaya atau nggak.
Siapa yang nggak capek kalau harus terpaksa kaya gitu?
Yang buat laki2 enteng, buat perempuan belum tentu. Hal sekecil flu aja di laki2 dan perempuan bisa beda, jadi mending gausah ngegampangin living experience orang






















