アキラ (@syntheclair) header
アキラ (@syntheclair) profile picture

An elegant 𝑠𝑦𝑛𝑡ℎ𝑒𝑠𝑖𝑠 of 𝐭𝐡𝐨𝐮𝐠𝐡𝐭𝐬 and 𝚝𝚎𝚌𝚑𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚢

𝗦𝗲𝗲𝗸𝗲𝗿𝘀, 575₩
Joined June 2022
Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)Photo by アキラ (@syntheclair)
⠀ ⠀⠀▀▄ 𝑨 𝒔𝒚𝒎𝒑𝒉𝒐𝒏𝒚 𝒐𝒇 𝒂𝒅𝒗𝒂𝒏𝒄𝒆𝒅 𝒄𝒊𝒓𝒄𝒖𝒊𝒕𝒔 𝒂𝒏𝒅 𝒕𝒊𝒎𝒆𝒍𝒆𝒔𝒔 𝒃𝒓𝒊𝒍𝒍𝒊𝒂𝒏𝒄𝒆, 𝒎𝒐𝒗𝒊𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒂𝒎𝒍𝒆𝒔𝒔𝒍𝒚 𝒃𝒆𝒕𝒘𝒆𝒆𝒏 𝒕𝒉𝒆 𝒕𝒂𝒏𝒈𝒊𝒃𝒍𝒆 𝒂𝒏𝒅 𝒕𝒉𝒆 𝒆𝒕𝒉𝒆𝒓𝒆𝒂𝒍, 𝒆𝒗𝒆𝒓 𝒊𝒏 𝒑𝒖𝒓𝒔𝒖𝒊𝒕 𝒐𝒇 𝒑𝒖𝒓𝒑𝒐𝒔𝒆. ▀▄ ⠀
798
“Kalau kalian tidak merasakan ini, kalian tidak akan jera, kan?” Sepatunya menekan dada orang itu, senyumnya melebar, nyaris seperti anak kecil yang menemukan mainan baru. Lalu, ia menatap sisanya. “Maju kalian. Ku-habisi semua.” ⤵
1
43
Nada suaranya tenang, bahkan terkesan senang—karena toh kali ini, ia bisa beralasan kalau semua yang ia lakukan benar-benar sah. ( @dienightingale )
1
54
Ia mencoba lewat pelan, berharap cukup meyakinkan sebagai anak sekolahan yang menumpang jalan. Tapi langkahnya terhenti saat salah satu dari mereka maju, menepuk dadanya. "Mau ke mana, bocah?!" Dorongan kasar menyusul, memaksa Akira mundur setengah langkah. ⤵
1
42
"Mau kabur, atau mau dihajar?" Akira menunduk, menyembunyikan sorot matanya yang kini sudah tajam. Tangannya gatal ingin memukul, tapi ia menahan diri. Bukan waktunya, dia masih harus menunggu kode dari rekan lainnya. ( @dienightingale )
1
47
Biar aku dan ororon sama sama menggendong, adil.
Betulan digendong berdua....
103
Ia menyapu pandangan ke sekitar, memastikan tak ada satu pun barang yang tertinggal. Setelah yakin, ia melangkah mendekat, lalu mengangkat Ayane dengan hati-hati—satu lengan menopang punggung, satu lagi menyangga lututnya agar tubuh gadis itu tidak terjatuh. ⤵
1
1
63
Misi kali ini cukup menyulitkan. Tapi melihat semua masih bisa berdiri, masih bisa tertawa, Akira pun bisa menarik napas lega. Tidak ada yang terluka parah, dan itu saja sudah cukup membuatnya tenang. ⠀⠀⠀⠀( END )
17
Replying to @nightlyechoes
Akira menunggu, sejenak saja. Menghitung dalam hati, mengasah indranya agar tetap waspada. Hening. Terlalu hening. Hanya desir angin yang menggugah dedaunan dan napas mereka yang masih tersengal—jejak dari kecemasan yang belum benar-benar pudar. ⤵
1
26
Namun tak ada lagi bayangan hitam yang mengendap, tak ada ilusi yang membelenggu pandangan seperti sebelumnya. Pelan, ia melempar sekop itu ke tanah, membiarkannya jatuh begitu saja. Beratnya tak lagi perlu dipikul. "Sepertinya berhasil..." ( @lostinddream )
1
21
Lalu, matanya beralih ke Ororon, “terima kasih, Ororon.” Ucapannya tulus. Karena jika bukan karena suara panah itu—dan teriakan memekik yang mengikutinya—ia mungkin masih terjebak dalam kabut ilusi. ⤵
1
38
“Aku akan berusaha secepat mungkin menimbun semua bekasnya.” Ucapnya sebelum kembali berjongkok, siap menutup luka yang ditinggalkan tanah terkutuk itu. Tanah, darah, semuanya harus dikuburkan secepatnya. ( @lostinddream )
1
28
terganggu? Tapi tidak. Tak mungkin. Ia kenal betul siluet itu. Bayangan hitam yang muncul dari kedua sosok itu makin membesar, mulai melilit kakinya sendiri... seperti mencoba menghalangi langkahnya. Namun Akira tak peduli. "Turunkan sekarang!!" ⤵
1
36
Suara yang keluar darinya bukan lagi bujukan, tapi perintah. Karena entah apa yang terjadi, satu hal ia tahu pasti—ia tidak akan membiarkan siapapun menyentuh tuan dan nona mudanya. ( @lostinddream )
1
50