Skyykenz retweeted
kalo bisa milih, mungkin semua orang juga pengen hidupnya fine-fine aja.
cuma karena emang gak bisa milih, jadi yaudah mau gimana lagi harus dijalani dan diterima.
Skyykenz retweeted
Orang bijak melihat siapa kamu hari ini, bukan terus menghakimi siapa kamu kemarin.
Skyykenz retweeted
Banyak orang merasa dirinya pemalu, introvert, atau tidak percaya diri. Padahal percaya diri bukan sesuatu yang dibawa sejak lahir, melainkan sesuatu yang dibangun sedikit demi sedikit. Sayangnya, kita sering berharap bisa merasa yakin pada diri sendiri, tanpa memberi cukup bukti bahwa diri ini memang bisa diandalkan.
Coba ingat kembali, berapa kali kamu berjanji akan bangun lebih pagi, mulai belajar, berolahraga, atau menyelesaikan sesuatu, tetapi akhirnya menundanya lagi? Tanpa sadar, setiap janji yang tidak ditepati membuat kita semakin sulit mempercayai diri sendiri.
Itulah mengapa sekadar mengatakan, "Aku pasti bisa," sering kali belum cukup jika belum diikuti tindakan nyata.
Setiap langkah kecil yang berhasil kamu jaga adalah bukti. Satu hari konsisten belajar, satu bukti. Satu hari tetap berolahraga meski malas, satu bukti. Lama-kelamaan, bukti itu akan terkumpul. Dan dari situlah kepercayaan diri tumbuhβbukan karena hidupmu sempurna, tetapi karena kamu tahu bahwa kamu mampu menepati komitmenmu sendiri.
Mungkin yang perlu dibangun bukan rasa percaya dirimu terlebih dahulu, melainkan kebiasaan untuk menepati janji kepada diri sendiri. Karena pada akhirnya, kepercayaan diri bukan lahir dari apa yang kita katakan tentang diri kita, tetapi dari apa yang terus kita buktikan setiap hari.
Skyykenz retweeted
Ternyata skill mahal yang harus di kuasai di usia 20-30an adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. pls don't expect too much, manusia bisa berubah kapan aja. Hari ini suka, besok bisa tidak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan aja.
Skyykenz retweeted
ada satu kebiasaan yang bikin hidup jauh lebih ringan "ngga ngambil hati semua omongan orang"
Skyykenz retweeted
baru aja ngeliat kata kata di belakang truk: "Baik atau buruknya kita, bergantung dari siapa yang cerita."
karna faktanya selalu ada cerita buruk tentang kita di cerita ornag lain
Skyykenz retweeted
gue pernah dapet nasihat dari salah satu temen gue. katanya, seberat apapun beban lo sekarang, tolong bertahan demi hal hal kecil. demi indomie, demi idolmu, demi ending Onepiece atau demi musik dari kesukaan lo, tolong bertahan, sekecil apapun alasannya, semangat!
Skyykenz retweeted
Tahu enggak kenapa gue enggak banyak teman dan gue enggak punya pacar karena gue enggak konsisten hidup. Kadang hari ini gue pengen banget keluar padahal teman ada tapi tiba tiba gue malas sama teman teman gue, padahal gak ada salah apa apa terus tiba tiba pengen aja gitu punya pacar gitu kayak ngelihat orang iri tuh lagi pedekatean tiba tiba gue ilfil sama orang itu terus gue jadi males sama orang itu kayak males digangguin.
Skyykenz retweeted
Ga semua kisah cinta harus ikutin standar tiktok & teman. Tiap orang berjuang dengan caranya
masing-masing.
Gue ga cocok sama ide
"Dia balesnya lama, gue juga ah",
" dia ga peduli, kenapa gue harus peduli?", atau
" Jangan langsung keliatan sayang, nanti dia pergi".
No, I hate that idea. If I love, I love. If I care, I care.
I'll tell and show them how big my love is.
Chat gue ga dibales gpp, responnya biasa aja gpp, dan kalau pada akhirnya dia memilih pergi juga gpp. Gue akan usaha sebisa gue. Bagi gue love is pure and unconditional. Nothing is too much for love.
Skyykenz retweeted
tiap ditanya "kapan nikah?"
rasanya pengen jawab: "sebahagia apasih pernikahan kalian? kalau masih sering buat status galau tentang rumah tangga kalian"
Skyykenz retweeted
basic manner, kalo lo diceritain sesuatu yang rahasia itu jangan lo cepuin cuma buat ngegibah biar dianggap asik sama orangΒ².















