Pinned Tweet
Kami kira Badut Gendong bakal fokus jadi film horror-action penuh teror. Tapi ternyata film ini jauh lebih sedih dari yang kami bayangkan
Pabriknya gak cuman hasilin rambut, tapi emang jualan penderitaan buruh pabrik yang hobinya kerja kerja kerja
Sangat dekat ceritanya, bagaimana para pekerja "overworked" kecapean sampe bisa kesurupan
we are sinefolk retweeted
EST ADMISSIONS — Wed, 3/6/26
Colony
102,683 (opening)
——
Sekawan Limo 2: Gunung Klawih
+60,876 (-26.5%) | 1,098,681
Badut Gendong
+32,068 (-27.7%) | 415,436
Children of Heaven
+25,237 (-22.0%) | 538,503
Tumbal Proyek
+14,282 (-32.1%) | 1,586,128
Masters of The Universe
11,439 (opening)
——
Suamiku Lukaku
+6,863 (-35.3%) | 243,463
Semua Akan Baik-Baik Saja
+3,562 (-38.9%) | 1,156,294
Star Wars: Mandalorian and Grogu
+1,883 (-62.9%) | 283,049
we are sinefolk retweeted
Pallapa Pictures presents the official poster for Teresa Katarina’s ‘IN THE NAME OF ME’ that will debut at Europe on Screen 2026. #EoS26
The short film follows best friends Kristy and Merry in an all-girls Christian dormitory where one holds an unrequited love for the other.
Film Monster Pabrik Rambut yang bakal tayang Kamis 4 Juni 2026 jadi film horor pertamanya @iqbaale apaa yaa alasannya..?!
Film horor, tapi gak ada hantu, emang bisa? bisa dong! Monster Pabrik Rambut membuktikan itu. Film horor fantasi garapan sutradara Edwin ini menawarkan cerita yang fresh dengan sosok monster yang menghantui. penasaran? gas ke bioskop Kamis, 4 Juni 2026!
we are sinefolk retweeted
Aku percaya bahwa selalu ada alasan di balik knp seseorang jadi jahat. #BadutGendong menjadi origin story lahirnys seorang villain yg diceritakan dgn getir dan manusiawi. Film ini nggak memaksa kita utk memihak, tapi mengajak memahami gmn luka, keadaan, dan pilihan2 hidup dapat membentuk seseorang menjadi sosok yg akhirnya kita sebut penjahat.
What a maginificent treat from @CharlesGozali !
Kami paham kenapa Children of Heaven (1997) bisa dianggap sebagai salah satu film keluarga terbaik sepanjang masa. Dan ternyata, versi Indonesia garapan Hanung Bramantyo ini juga berhasil membuat perasaan kami ikut campur aduk 🥲
Part yang paling membekas; saat lomba lari. Ketika anak-anak lain bermimpi jadi juara pertama, Ali justru cuma ingin finish di posisi ketiga. Bukan demi piala atau kebanggaan, tapi karena hadiah juara tiganya adalah sepatu baru untuk Zahra. Sesederhana itu.
Saat Ali berkata, "Buat makan aja sampai harus utang," aku langsung terdiam. Kalimat sederhana, tapi sangat menyakitkan ketika diucapkan oleh seorang anak yang seharusnya belum perlu memahami beratnya kehidupan
RT @TarizSolis: Nggak banyak film Indonesia yg berhasil mendaur ulang film asing & nggak banyak pula yg mau soroti kehidupan warga kelas ba…
























