Ann🌙 retweeted
Replying to @chikahwangqeo
Aku dulu sering bertanya-tanya sumbangan receh di Alfamart dikemanain ya.. Tp sejak ngeliat langsung rumah singgah untuk penderita Jantung asuhan Alfamart, aku jadi seneng banget masukin uang kembalian ke donasi
Ann🌙 retweeted
👩🏫English PRIVATE Course 🗒️
⏰Jadwal fleksibel ditentukan students
🧾261 TESTIMONIALS ✅
📜I teach: Grammar, Speaking, Business, TOEFL, IELTS, DET, TOEIC, ELPT, etc.
💵310-365K for 8 meetings (± 40K/meeting) LINK PL di bawah
Ann🌙 retweeted
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
Barangkali butuh konteks tambahan, ini saya bahas serius... tanpa embel-embel.
Pernah dengar "Bagaimana Kurt Godel membahas Bukti Tuhan ada lewat Matematika?"
(Kalau tau, langsung di sebutkan premis-premisnya secara lengkap)
Tapi, kali ini tujuannya bukan bahas Tuhan ada atau nggak.
Saya mau mengambil Aksioma 1 saja. Tujuannya betapa pengaruh Bahasa dalam Matematika.
"If φ is a positive property and If It is necessarily true(True in a possibille worlds)that every object with property φ also has property ψ, then ψ is also positive property"
Terjemahan :
"Jika φ merupakan sifat positif dan dan jika sudah pasti benar(benar dalam semua kondisi (skenario) dunia) bahwa setiap hal yang memiliki sifat φ juga memiliki sifat ψ, maka sifat ψ juga merupakan sifat positive"
Ini salah satu cara matematika beragumen layaknya argumen manusia pada umumnya.
Iya, jadi logika matematika memiliki korelasi kuat dari pengaruh bahasa di tempat.
Pertama :
P(φ) dan φ(x) yang dimaknai dua hal berbeda.
P(φ) = sifat φ adalah sifat positif
φ(x) = x memiliki sifat φ
Kalau digabung jadi apa? Benar, P(φ(x))
Ini mirip fungsi Komposisi, menggabungkan fungsi A ke fungsi B.
P(φ(x)) memiliki makna :
x memiliki sifat φ dimana φ merupakan sifat positif(P)
Lihat seberapa besar pengaruhnya bahasa ke dalam konteks matematika. Sedangkan Matematika berpengaruh dari struktur logika bahasa pada sebuah kalimat.
Kedua. Logika Kuantor.
Kalau dalam bahasa inggris, pemakaian "Each" atau "Every" adalah untuk menyebut 'setiap' anggota tanpa terkecuali. Seperti kata "Hi, Everyone"(Hai setiap(semua) orang)
Ini juga sama..
∀x(φ(x) => ψ(x))
Artinya :
"Untuk setiap(semua) anggota x, Jika x memiliki sifat φ maka x juga memiliki sifat ψ"
Ini adalah generalisasi Kuantor, yang nantinya kita bisa sebut :
Semua x yang punya sifat φ pasti juga bersifat ψ
Kayak mendengar :
Semua orang Indonesia yang baik hati pasti juga bersifat penyabar.
Kalau dari sini, kamu bisa menyimpulkan kalau ketemu orang Indonesia yang baik hati pasti sepaket ama sifat penyabar.
Ini adalah kepastian dari logika korelasi ataupun logika sebab-akibat.
Dari maksud pertama kedua, makanya nanti nggak kaget kalau menggabungkan :
1. x memiliki sifat φ dimana φ merupakan sifat positif(P)
2. Semua x yang punya sifat φ pasti juga bersifat ψ
Kesimpulan :
x memiliki sifat ψ yang jelas positif.
Ini disingkat
P(ψ(x))
Tapi perlu diingat, status subjek x ini masih "jika"
======================================
======================================
Requested by : @sideofannora
Mathematics of life
Kehidupan + Cinta = Kebahagiaan
Kehidupan - Cinta = Kesedihan
--------------------------------------- +
2 Kehidupan = Kebahagian + Kesedihan
Kehidupan = 1/2 Kebahagian + 1/2 Kesedihan
Kata Matematika juga apa, hidup itu ada bahagia ada sedihnya...
0 adalah identitas penjumlahan,sedangkan
1 adalah identitas perkalian.
0 dan 1 adalah bilangan yang saling melengkapi, mungkin 0 bisa banyak, tapi semua itu tak ada artinya jika tak ada 1 di depan dari kumpulan 0 itu.
Jika aku adalah 0 itu, maukah kamu jadi 1 itu @sideofannora
Kalau kamu kesusahan dalam menghitung berapa dari a% dari b, coba dibalik jadi b% dari a.
Mengapa bisa begitu?
karena a% = a/100
dan a% dari b sebenarnya sama saja dengan :
a b
----- x b = a x ----
100 100
Semoga membantu.
Ann🌙 retweeted
normalisasi lebaran tuh jaga lisan dalam silaturahmi ya. jadilah orang yang bikin orang lain merasa aman, bukan yang bikin mereka overthinking setelah pulang karena tertekan.
gak semua hal perlu ditanya, gak semua hal pantas dikomentari. cukup doakan yang baik-baik. soalnya moment ngumpul sejarang itu, jangan sampe jadi momen yang malah ninggalin luka buat orang lain, rugi ygy
Ann🌙 retweeted
Ini pertanyaan yg mungkin muncul juga di benak kamu, apa yg akan terjadi terhadap file2 kita di Google Drive jika kita berhenti berlangganan?
Yang pertama, pastinya data kamu ga akan ilang begitu aja ketika kamu berhenti langganan Google One Drive.
Yang beneran bakal terjadi:
- Sampai akhir masa langganan yg udah dibayar, semuanya masih normal
- Setelah itu, kuota balik lg ke 15 GB Gratis (Gmail, Drive, Photos)
Terus gmn kalau masih lebih dari 15 GB storage nya?
- Drive: gak bisa upload/sync/buat file baru
- Gmail: ga bisa kirim dan terima email
- Photos: ga bisa backup foto/video baru
Tapi kamu masih bisa buka dan download semua file yang udah ada.
Gimana cara downloadnya?
Aku lanjut di bawah, silahkan tinggalin jejak dulu biar nanti bisa dibaca ulang kalau kamu butuh.
Ann🌙 retweeted
Replying to @sourvive
Pernah baca buku Sang Alkemis dari Paulo Coelho. Kurang lebih bunyinya gini, kalau semua hal yang kita impikan benar" jadi kenyataan, takutnya nanti ga ada lagi alasan untuk terus hidup.
Kadang emang ada saatnya hal" yang kita sukai dan impikan cukup kita dapatkan secukupnya aja
Ann🌙 retweeted
so in love with ramadan. during this month we become more mindful about what we consume (what we see, what we spent, what we hear, what we speak, what we eat, and what we do).
may this good habits last for us for a long time. semoga ramadan ini meninggalkan jejak baik di hati kita semua, dan Allah jaga segala kebaikan ini setelahnya
Sebagai lulusan PWK, saya mungkin lebih lekat dengan label generalis. Bukan karena tidak ingin menjadi spesialis, tetapi karena bidang yang saya pelajari memang melatih cara berpikir yang sistemik dan lintas disiplin.
Tentu saja posisi ini juga memiliki risiko. Tanpa upaya memperdalam kemampuan tertentu, seorang generalis bisa berhenti pada pemahaman yang dangkal. Karena itu menurut saya, tetap penting memiliki beberapa kompetensi yang benar-benar diasah sebagai pijakan.
























