Pinned Tweet
Nih akun udah pindah lokesyen tangan. Jadi jangan nyariin kemana pemilik sebelumnya atau gua block.
Jadi kuda mau?
Replying to @THETRAITORZ
"jika nyawaku atau hidupku bisa membuatmu tertarik maka saya akan memberikannya." Ucap Kalvin dengan menatap sang tuan dihadapannya dengan yakin.
"Atau kamu bisa mengatakan apa yang kamu inginkan, selama saya bisa memberikannya saya tidak masalah." Lanjutnya.
(@sendilinu)
Layaknya pepatah, mata tak bisa berbohong.
Damalian menyilangkan kedua kakinya dan menggaruk dagu yang tak gatal itu kemudian menjawab Kalvin.
"Tentu saja, bantuan tak ada yang diberikan secara cuma-cuma. Jadi, apa yang bisa kamu berikan pada saya? Nyawamu?"
Ia mencondongkan tubuhnya ke depan dengan sebuah seringai terlukis pada wajahnya, menunggu jawaban Kalvin.
"Saya harap yang kamu mau tawarkan bukanlah materi atau uang. Karena jika itu yang kamu tawarkan, maka pikirkan lagi. Saya tidak butuh uang." Tambahnya.
(@THETRAITORZ )
Replying to @THETRAITORZ
"Baik, harap tunggu disini." Jawab Fiona kemudian kembali menghilang dari pandangan Kalvin untuk memberitahu pada Damalian.
Selang beberapa menit, kali ini yang bertemu pada Kalvin adalah Damalian.
Ia menyambut Kalvin dengan sebuah seringai yang terlukis pada wajahnya kemudian mempersilakan Kalvin untuk masuk dan duduk.
"Jadi, ada apa kamu kemari? Kenapa tiba-tiba muncul lagi di sini setelah sekian lama menghilang?" Tanya Damalian pada Kalvin.
(@THETRAITORZ )
"Fiona, tolong periksa pintu, entah orang gila mana yang mengganggu waktu kopiku ini." ucapnya pada Fiona, asisten sekaligus merangkap menjadi sekretaris Damalian.
Fiona mengangguk, kemudian menghilang dari hadapan Damalian untuk melihat siapa yang berkunjung.
Kala ia membuka pintu tersebut, ia bertatap muka dengan seorang pemuda yang terlibat jelas bahwa ia orang asing, mungkin mirip dengan Damalian karena matanya sipit.
"Dengan kediaman Tuan Damalian disini. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Fiona pada pemuda itu.
(@THETRAITORZ )
Halo, Dayu.
Gapapa asal bukan makanan saya yang kamu tilep
You’re unable to view this Post because this account owner limits who can view their Posts. Learn more
Wah bersemangat sekali ini, saya suka saya suka
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
Halo, saya harap saya tidak terlalu terlambat membalasnya
This Post is from an account that no longer exists. Learn more








