Satya W retweeted
BIG BREAKING NEWS
CELIOS MENYEBUTKAN ANCAMANAN IHSG TURUN KE STANDALONE ADALAH SEBAB AKIBAT DARI AKUSISI SAHAM $BYAN OLEH HAJI ISAM
awal tahun ini (27 januari 2026) msci sudah menahan penilaiannya karena bingung siapa sebenarnya pemilik banyak saham di indonesia
sejak itu menurut bhima aturan bursa hampir tidak berubah, hanya urusan administrasi
jadi kebiasaan di pasar saham tetap seperti dulu, tidak membaik
dua contoh yang dia sebut
contoh pertama: sebuah perusahaan milik haji isam membeli saham perusahaan batu bara (byan) senilai rp26,1 triliun
bhima bilang pembelian ini tidak transparan dan tidak melindungi pemegang saham kecil
dia juga bilang ojk (pengawas keuangan) tidak memberi hukuman berat untuk hal seperti itu
contoh kedua: danantara (badan investasi milik negara) mau membeli 5 sampai 10 persen saham bursa efek indonesia
bhima bilang itu membuat bursa terlihat kurang mandiri, karena didukung negara
Satya W retweeted
Sebuah Dialog di Istana Boneka
Wo: Itu kenapa IHSG ribut-ribut?
Tedd: Gpp kok Pak, cuma mau dipindah jadi standalone sama MSCI
Wo: Gimana maksudnya?
Tedd: Ya standalone. Artinya berdiri sendiri, mandiri, bebas merdeka. Russia juga gitu.
Wo: Oh gitu. Bagus.. Bagus. Segera siapkan podium. Saya mau pidato
Tedd: Siap syg eh Pak. Semangat ya, Pak. Menggelegar. Arrr..❤
Wo: Sodara-sodara sekalian! Saya dapat laporan pasar saham kita akan merdeka, berdaulat, dan ditakuti bangsa-bangsa lain. Kita dianggap setara dengan bangsa besar seperti Russia! Namun tetap, orang desa gak usah main saham, beli kangkung aja.
Satya W retweeted
Mandiri dirampok 73 triliun, yang punya deposito disana siap-siap tarik di hari senin, kalo masih dibawah 5M mungkin bisa selamat diatas itu takutnya nyangkut 😂😂 Goodluck guys
Satya W retweeted
Bank Mandiri disebut-sebut memberi pinjaman sekitar Rp50 triliun kepada Haji Isam, yang kabarnya dipakai untuk membeli saham BYAN secara paksa.
Terus, Bank Mandiri dapat uang dari mana? Katanya, dengan menerbitkan perpetual bond alias surat utang di Singapura. 😁
Lalu, apa jaminan pinjaman Haji Isam ke Bank Mandiri? Saham JARR dan PGUN, dengan jaminan 100%. 😁
Nah, kalau harga saham JARR anjlok seperti hari ini gara-gara IHSG jatuh, Haji Isam wajib menambah jaminan. Entah aset apa lagi yang bakal digadaikan.
Tapi kalau dia nggak mau menambah jaminan, bagaimana? Katanya, CAR Bank Mandiri bisa jeblok.
Satya W retweeted
For context, BYAN was sold at a 75% discount. Market rate was supposed to be about 7,5bio USD and the buyer paid 1,5bio USD, which was financed by Loans from State Owned Banks.
Daylight robbery.
Replying to @IDX_BEI
> BYAN dirampok
> Rampoknya make utang
> Ngutang ke BUMN
> BUMN ngutang lagi buat nalangin
Dikira market goblok ga bisa liat pattern jahat macam ini.
Wkwkwkwk
Satya W retweeted
“DIKIT-DIKIT NYALAHIN PRABOWO, DIKIT-DIKIT NYALAHIN PRABOWO”
UCAP ORANG BODOH YANG NGGAK TAU APA FUNGSI PRESIDEN.
GIMANA PRABOWO NGGAK DISALAHIN, BIAYA PENANGGULANGAN BENCANA DIPANGKAS HAMPIR 93% MENJADI 491 M PERTAHUN.
SEMENTARA PELATIHAN KOPDES YANG HANYA 45 HARI, DAPAT ANGGARAN 1 TRILIUN.
Satya W retweeted
Rakyatnya di gaji paling rendah se-ASIA
pejabatnya di gaji paling tinggi se-ASIA
dzolimnya ga main-main!!
Satya W retweeted
guys, ini transaksi bisnis yang menurut gue wajib disorot, karena baunya udah kemana-mana bukan cuma soal duit, tapi soal siapa yang jadi pemenangnya
jadi ceritanya, indosat (isat) baru aja rampungin pelepasan bisnis infrastruktur serat optiknya dan dari situ mereka untung rp1,64 triliun, sifatnya sekali doang alias non-recurring
tapi yang bikin geleng-geleng, siapa yang beli aset strategis ini
indosat lepas 84,9% saham pt infra fiber teknologi (ift) ke pt nusantara fiber teknologi (nft) dan mayoritas saham nft, 50,1%, dipegang sama pt ainfrastruktur indonesia raya (air), salah satu entitas dari grup arsari
dan grup arsari ini bukan grup sembarangan ini grupnya hashim djojohadikusumo, adik kandung presiden prabowo subianto sendiri
jadi bayangin aset infrastruktur telekomunikasi strategis, yang notabene termasuk kategori infrastruktur vital negara, dilepas dari perusahaan telekomunikasi besar, terus jatuh ke tangan bisnis keluarga presiden yang lagi menjabat
makin panas lagi kalau kita liat siapa yang duduk di jajaran komisarisnya sekarang aryo p.s. djojohadikusumo, anak hashim, alias keponakan presiden, resmi jadi komisaris di ift dan nft
jadi ini bukan cuma soal hashim doang yang masuk lewat perusahaan generasi berikutnya, anaknya, langsung dapat kursi strategis juga
total nilai transaksi ini gak main-main 11,71 triliun, rampung awal juli 2026 dan proses ini udah direncanain sejak desember 2025, sempat mau lewat skema akuisisi via perusahaan terbuka, tapi belakangan diubah lewat amandemen perjanjian, katanya demi "efisiensi dan penyederhanaan transaksi"
nah yang menarik dari perubahan skema ini kalau tadinya lewat perusahaan terbuka, transparansinya bakal lebih ketat, lebih banyak mata yang ngawasin begitu diubah jadi skema yang lebih "sederhana", pertanyaannya, sederhana buat siapa
setelah transaksi ini kelar, indosat sendiri gak lepas tangan gitu aja mereka justru harus nanggung beban sewa balik atas aset yang baru aja mereka lepas, alias mereka masih harus bayar buat make infrastruktur yang dulunya milik mereka sendiri
jadi indosat untung sekali doang di depan, 1,64 triliun, tapi ke depannya harus keluar duit terus buat nyewa balik aset yang sekarang udah jadi milik grup keluarga presiden
kalau ditotal jangka panjang, siapa yang sebenarnya lebih diuntungkan dari skema kayak gini indosat yang dapat untung sekali doang, atau grup arsari yang dapat aset strategis plus pemasukan sewa yang bakal terus mengalir bertahun-tahun ke depan
soalnya aneh banget elu jual barang, tapi harus ikut sewa dari barang yang elu jual
ini bukan tuduhan ya, tapi ini pertanyaan yang wajar banget muncul di kepala siapapun yang baca berita ini kenapa aset infrastruktur telekomunikasi penting kayak gini, ujung-ujungnya nyangkut ke bisnis keluarga orang nomor satu di negara ini
Satya W retweeted
Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
Satya W retweeted
KASUS IJAZAH GIBRAN DI MK OLEH DENNY INDRAYANA DKK.
ADA APA?
JADI BEGINI, GIBRAN ITU:
1) SMA di Singapura, di Orchid Park Secondary School. Sampai O level.
Setara pendidikan sampai kelas 10 atau kelas 1 SMA kalau di Indonesia.
Ingat, cuma sampai KELAS 10. Jadi belum setara SMA.
2) Dia lanjut ke UTS-Insearch di Sydney, Australia.
Apakah UTS-Insearch ini SMA? BUKAN!
Dia adalah bimbel dan matrikulasi persiapan masuk kampus.
Biasanya dipakai lulusan SMA di luar Australia (misal Indonesia, China) buat matrikulasi atau penyesuaian kurikulum Australia.
Wajarnya 1 tahun di sini, setelah selesai lanjut ke kampus di Australia.
UTS-Insearch ini punya University of Technology Sydney, wajarnya ya abis 1 tahun di sini lanjut ke UTS.
Tapi Gibran cuma menghabiskan 6 bulan di sini.
3) Tapi kita semua tahu, Gibran lulus S1 dari kampus MDIS Singapura.
Bukan di UTS Sydney.
Kok bisa? Kampus Singapura biasanya mau menerima O-level dengan tambahan ujian atau kualifikasi lain.
Jadi O-level Orchid Park Secondary School, bisa dipakai masuk situ.
Terus S1-nya lulus.
JADI GIBRAN MASUK UNIVERSITAS DAN LULUS S1 TANPA IJAZAH SMA KONVENSIONAL.
***
MASALAHNYA TERJADI KETIKA DIA NYALON JADI PEJABAT
Kenapa?
Karena di Indonesia, syarat nyalon pejabat itu LULUS SMA/SEDERAJAT.
Kalau mau nyalon Pemilu, di berkasnya harus ada IJAZAH SMA.
Walaupun udah lulus S1, S2, S3, tetep aja yang ditunjukkan harus IJAZAH SMA.
Punya ijazah lebih tinggi, tidak membuktikan dia punya IJAZAH SMA.
***
NAH, GIBRAN WAKTU NYALON GIMANA?
Si sertifikat bimbelnya yang di Australia itu, DISETARAKAN DENGAN IJAZAH SMK PEMINATAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN.
***
Argumennya Denny Indrayana dkk di MK adalah:
1) Bimbel di Australia tidak setara dengan SMA.
2) Berarti Gibran tidak punya ijazah SMA.
3) Pencalonannya sebagai Wakil Presiden tidak memenuhi syarat pendidikan minimum SMA.
Satya W retweeted
Penculik jadi presiden, dirjen, direktur BUMN, koruptor menjabat lagi, dan nyiram air keras GAK dipecat jadi tentara meski sudah disebut TERORIS oleh PRESIDEN !!!
Sementara anak-anak muda ditolak kerja karena SKCK atau jejak digital postingan medsos.
Indonesia finance minister ousted after clash with Prabowo's ex-army colleague, sources say reut.rs/3UViqHt reut.rs/3UViqHt
Satya W retweeted
Purbaya vs x team 🌹
Harusnya bea cukai sudah selayaknya dibubarin di bulan september ini.
Disini banyak mafia
Mafia disini gila gila
Eh kirain bakalan kejadian terjadi pembubaran Bea cukai
Ternyata purbaya duluan yang terpongkeng
Siapa dirjen?
Saat ini dijabat oleh Letjen TNI (Purn.) Djaka Budi Utama
Karir paling cemerlang yang perna beliau dapatkan adalah berhasil menjadi anggota tim 🌹
Eks anggota team 🌹 jadi dirjen beacuk
😁😁
M
Satya W retweeted
Purbaya nagih Rp120T dr Danantara memang kyk mencoreng wajah Prabowo.
Karena Danantara dibikin dgn konsep ga akan kasih dividen ke negara krn diputar untuk ekspansi bisnis.
Selain itu, skaligus mempertontonkan bahwa kas negara cekak sampai hrs minta2 utk nyelametin defisit
Satya W retweeted
Orang Eropa ke Indonesia:
1) Beli tiket pesawat
2) Datang
3) Bayar visa on arrival di bandara, 500 ribu
4) Selamat datang di Indonesia!
Orang Indonesia ke Eropa:
1) Apply visa ke visa application center,
2) Nunggu jadwal available
3) Kumpulin dokumen ke VAC isinya:
a) Tiket pesawat
b) Rekening koran buat bukti finansial
c) Bukti hotel nginep di tempat tujuan
d) Surat keterangan bekerja dari kantor biar gak dianggep nyari kerja ilegal di sana
e) Rencana perjalanan harus lengkap detail sampai jam-jamnya
f) Tiket perjalanan antarkota di sana
g) SKCK biar gak dikira kriminal buron kabur ke luar negeri
h) Bukti bayar pajak setahun terakhir
4) VAC kirim dokumen ke kedutaan negara tujuan
5) Dihubungi lagi, "ini dokumennya masih kurang"
i) Slip gaji bulanan
j) Kartu keluarga
k) Surat undangan dari pihak tujuan
l) Semua harus diterjemahkan ke bahasa Inggris pakai penerjemah tersumpah
m) Ijazah S1
n) Ijazahnya jangan lupa di-apostile dulu
6) Disubmit lagi sama VAC ke kedutaan.
7) Ditolak karena "insufficient fund" soalnya rekeningnya isinya menyedihkan
8) Nabung lagi sampai rekeningnya isinya cukup
9) Ulangi lagi langkah 3-6 sampai disetujui visanya.
10) Visa diterima
11) Berangkat ke Eropa
12) "Welcome!"
Satya W retweeted
Something clearly happened with a frontier AI model that hasn't been made public and it spooked them so much that it made Elon Musk, Dario Amodei, and Sam Altman all simultaneously agree to slow down.
Satya W retweeted
So suddenly OpenAI, Anthropic, XAI, and their leaders all suddenly about face and agree to slow the pace of AI development all on the same weekend….
Delaying IPOs and having OpenAI say they would “melt their GPUs to save humanity it it came to it”
Something bad happened…
There is no world in which everyone, including Elon, suddenly started to be worried about this on the same weekend.
There was also a rumor that this week Google cracked recursive AI, which I doubt would trigger this reaction.
Clearly an agent went rogue in a dangerous and malicious way, and it was something severe enough to spook everyone.
We Must Pace the Frontier: I’ve written a new essay on why the AI industry should slow down, with a three-part plan for doing so.
Anthropic is unilaterally committing to the first of these steps. We’ll provide third-party evaluators with permanent, employee-level access to our systems, so that they can verify adherence to our safety measures, report on incidents, and assess models’ alignment during training.
You can read the full post here: darioamodei.com/post/we-must…
































