⠀
Tiada kata atau frasa terucap setelahnya, Greyson membisu menatap langit-langit studio dalam diam. Kata-kata Ruka barusan ibarat gerimis yang membasahi tandus berkedok gamang dalam dirinya, sebuah validasi yang tanpa disadari…. ia butuhkan.
⠀
Aku menoleh sekilas ke arahmu dari posisiku yang masih terlentang, "Hey, perasaanmu itu valid dan wajar. Aku rasa semua trainee punya perasaan begitu, perasaan untuk menyerah, perasaan yang mempertanyakan keputusan kita itu. Aku bahkan masih sering terjebak sampai sekarang."
GREYSON RUSSELL-MILLER. retweeted
⠀⠀
♡ : NYC — October, 2026.
NYC tour, guided by your local wannabe. Five-star rating, according to Auntie Elle, my favorite (and only) guest. (Not self-proclaimed, I promise!) 💭
⠀⠀
⠀
Hening merambat perlahan dan kian mengisi atmosfer. Ada sesak yang kentara dari tiap bulir napas yang Greyson lepaskan, “Aku rasa….. ya, mungkin….. pertanyaanku tadi sebenarnya pertanyaan untuk diriku sendiri,” ia akhirnya menyuarakan lisannya, melepaskan resah.
⠀
⠀
Noticing his uncle hadn’t put his on yet—or maybe was just reluctant to?—Greyson promptly stepped in to help tie August’s apron for him, flashing a sweet grin.
⠀
⠀
“Feeling nervous, uncle @Verschweigne? same here, honestly. Well… I just hope we don’t end up burning the place down,” he added with a playful chuckle.
⠀
[ Mandi bareng? ckck pervert. ]
Replying to @dulcisletum
⠀
“Tapi, iya deh,” kali ini, Caroline mengernyit, hidungnya sedikit merengut. Kemudian ia mengibaskan tangannya di depan hidung dengan sekilas.
“— sebaiknya kita mandi dulu…” Sambil menyelesaikan kalimatnya, Caroline menatap jahil @puncakbebas dan @melodviy bergantian.
⠀
Inilah dia MABBG, my auntie bunny bee gue. 🫶
⠀
📍 PARIS, FRANCE | #DearJosephine
Last day in Paris, spent dolling myself up to meet someone de spécial, with a glass of wine along the way.
Truly loved the quiet galleries, beautiful couture, and the simple pleasure of being here.
⠀
GREYSON RUSSELL-MILLER. retweeted
⠀
📍 PARIS, FRANCE | #DearJosephine
Last day in Paris, spent dolling myself up to meet someone de spécial, with a glass of wine along the way.
Truly loved the quiet galleries, beautiful couture, and the simple pleasure of being here.
⠀
[ Macaciiih? ]
Replying to @puncakbebas
⠀⠀
Satu dari sekian banyak hal yang membuat Caroline bersyukur adalah … ini. Maksudnya, meskipun Greyson, Caroline, dan Caitlin dipisahkan oleh jarak dan tidak bertemu setiap hari, hal itu tidak mengubah sikap mereka kepada satu sama lain. Malah sebaliknya. ( ... )
⠀⠀
[ Bisa nggak aku nggak tanya pertanyaan sensitif ke sesama pejuang trainee? nggak bisaaaaa. Gomen ne, Rukachan. ]
Replying to @puncakbebas @ijiology
⠀
“Ruka-kun, apa kamu.... pernah berpikir untuk berhenti dan melupakan semuanya?” Greyson melempar pertanyaan yang terselip kegelisahan.
⠀














