protocol retweeted
jadi gini guys, ada orang di threads bernama abankbudiarta yang cerita kalau hidup di new zealand itu berat karena gaji pas-pasan sama biaya hidup. dia setuju sama omongan "buzzer" yang bilang biaya hidup di luar negeri itu mahal. postingannya ramai banget, sekitar 29 ribu suka dan 1,8 ribu komentar
dia kasih contoh pakai gaji minimum di sana, yaitu $23,95 per jam, dan setelah dipotong pajak sisa sekitar $20 per jam. sementara bensin ron 91 harganya sekitar $3,19 per liter, jadi gaji sejam cuma cukup buat beli sekitar 6,25 liter bensin. di foto papan harganya juga kelihatan ron 95 sekitar $3,33 dan diesel sekitar $2,77 per liter
buat beli mobil, dia bilang harus kerja sekitar sebulan dulu, itu pun dapatnya mobil bekas tahun 2007. setelah punya mobil pun masih ada pajak tahunan $176, yang katanya setara gaji 8 jam kerja. intinya, gaji kelihatan gede kalau dikonversi ke rupiah, tapi harga barang di sana juga ikut mahal, jadi uang yang tersisa nggak sebanyak yang dibayangkan orang
nah menurut kalian guys, hidup di luar negeri itu beneran seberat itu atau gajinya tetap lebih enak dibanding di sini?
protocol retweeted
windah mengaku ada rasa takut waktu speak up call out RA DAN WS tapi ada panggilan dari hati nuraninya
jadi gini guys, windah membalas pertanyaan netizen yang nanya fansnya lebih kuat windah atau willie salim, dan bilang respek ke windah karena berani bersuara, semoga tetap waras dan gak goyah
windah menjawab, ini bukan soal kuat-kuatan fans, tapi soal hati nurani viewers masing-masing. dia bilang kalau cuma main game tiap hari dan memuji tuhan di channelnya, itu sudah lebih dari cukup buat hidup lewat adsense
dia ngaku justru bersuara dan perang sosmed melawan buzzer bikin dia gak waras. katanya kalau mau egois, dia bisa saja kabur ke jepang bareng agnes, tempat liburan impiannya tiap tahun, apalagi lagi musim dingin, dan tidak peduli semua ini
alasan dia tetap bersuara: capek banget meladeni begini, tapi ada rasa marah melihat kasus karhutla dengan hewan-hewan yang mati, dan dia merasa gak munafik. ada juga ego yang kesal disenggol buzzer, plus kesal melihat anggaran bakom dan insiden bundaran hi tanggal 29 kemarin
dia jujur dia gak seneng melakukan ini walau banyak yang mendukung, dan dia juga takut tiba-tiba dicul1k atau disiram 4ir keras. dia sebenarnya cuma mau happy dan koleksi kartu pokemon, tapi hati nuraninya terus bilang dia harus melakukan sesuatu
nah menurut kalian guys, influencer yang memilih bersuara walau takut ini patut didukung, atau itu pilihan pribadi dan jangan dibebani ekspektasi?




