ca retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
ca retweeted
5,7jt orang make AI buat ginian doanggg. lu pada tinggal foto gaya begitu apa susahnya siiiiiiii???? harga hp noh naik terus arghhhhh
bagi bagi voucher shopee masih kosong
shp.ee/ofn7wx3o6nk
ca retweeted
Did you know Times Square has shown forest fires before? In 2020, a 77-foot billboard there became a wall of fire for Australia’s bushfires. The Amazon has been on those screens too. But all of them were framed as awareness, not criticism of a government. When Greenpeace wanted to call out Bolsonaro over the Amazon fires, they used a billboard truck around Manhattan instead.
Kalimantan is burning again since 4 months ago, and the world isn’t looking.
So we’re crowdfunding ads on big screens in major cities, starting with Times Square, with one simple message: All Eyes On Indonesia. Our forests are burning, and millions of us breathe the smoke. It’s time the world saw it too.
@GreenpeaceID @prabowo @kemenhut_ri @Gerindra @DPR_RI @kemkomdigi
ca retweeted
Hi guys
Tolong di bantu up yaa
Buat kalian yang lagi lewat disekitaran mall PI atau GI , boleh banget bantu larisin jualan si kakek ya
Dengan keterbatasan kakek (buta), kakek masih berusaha mencukupi kehidupannya dg jualan tissue dan buka jasa pijit
Hampir setiap hari kakek ini duduk di pinggir kali depan Mall PI (lobby selatan pedestarian gate).
Thank you 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
ca retweeted
My favorite kids
1RT = 1 VOTE 🗳️
#2026MAMAVOTE
#TREASURE
Replying to @SistersInDanger
kak, memvalidasi perasaan korban dan mengklasifikasikan suatu tindakan sebagai kekerasan seksual itu dua hal yg berbeda loh…. aku gak pernah bilang perasaan korban gak valid atau dia wajib merasa nyaman. yg aku pertanyakan adalah apakah tindakan yg terlihat memang cukup untuk langsung dikategorikan sbg kekerasan seksual?
korban gak perlu validasi siapa pun kok untuk ngerasa gak nyaman, tapi kejadian ini sudah dibingkai sebagai kekerasan seksual di ruang publik, menurutku wajar kalau klasifikasi itu juga dinilai berdasarkan tindakan dan konteksnya.
ca retweeted
Lagi antri di ATM, ada yg nanya, "Jam brp, Kak?"
Curiga? Boleh
Berasumsi buruk? Wajar
Jaga jarak? Hak aku
Tapi mengumumkan ke dunia bahwa dia itu perampok, berarti mengubah kecurigaan pribadi jd vonis publik.
Di titik itu, aku bukan lagi menjaga diri, tp menghakimi orang lain.
this is sooooooo funny to me, ada perempuan GA NYAMAN dengan unwanted attention yg dia sendiri ga minta, ketika ditegur malah kak Shifa yg dituduh "kepedean" dan "sok cantik" 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
kalian tuh sensitif bgt soal penolakan yah utututututtuuuutututu
"kecuali klo dia nyebut nenen" lah sejak kapan definisi cat calling seperti itu netijen yg budiman? siulan bahkan cuma sebatas melirik aja masuknya udah harassment karna kuncinya di kata UNWANTED alias tanpa consent. Stop tolol lah.
"Cuma budaya tegur sapa, keramahtamahan" tpi korbannya ga merasa aman tuh? korbannya merasa ga nyaman tuh? justru pelecehan sering banget dinormalisasi pake alasan kek gini, padahal jelas bgt di videonya mengarah ke pelecehan.
"ah jadi takut menyapa org di jalan" lah risiko lah kocakkkk, itu stranger yg lu "sapa" berharap apa?😂
"ah kalo ganteng, pasti ga dianggap pelecehan" lu kali yg demen dilecehin yg ganteng?👀😌
PEREMPUAN TIDAK ADA KEWAJIBAN MERASA SENANG UNTUK SETIAP UNWANTED ATTENTION YANG KALIAN KASIH
dan kami berhak merasa ga nyaman, sadar diri ajalah😂
ca retweeted
nobody’s saying shifani isn’t allowed to feel uncomfortable. her feelings are valid. yang dipermasalahkan kan ketika sapaan/keramahan seseorang secara sepihak dilabeli sebagai catcalling/pelecehan. nuduh orang ngelakuin tindak pelecehan itu tuduhan serius, bukan perkara sepele.
tp serius, sebenernya SAH aja kalo si shifani's bilang yg kita anggap 'sapaan' itu annoying dan catcall. bcs ini tentang ngerasa nyaman atau nggak. catcalling atau verbal harassment lain itu sifatnya SUBYEKTIF, jd klo selama orang itu nyaman dan gak keberatan ya gpp, tapi kalo dia ngerasa gak nyaman ya namanya catcalling. gak peduli isi omongannya gmn dan gak peduli orang lain nanggepin apa, perasaannya tetep valid.
ca retweeted
Two truth can be right at the same time
Jangan mengkerdilkan perasaan ga nyaman cewe ketiga disapa orang asing yang dia ga kenal ✅
Jangan sembarangan doxxing orang ke sosial media dengan framing jahat kalo ga siap pro kontra ✅
Kalo yang merasa di catcalling sekedar cerita tanpa attachment video gue rasa lebih bisa diterima curhatannya. Dan meski gue gada masalah untuk being kind ke stranger, nyapa dan disapa, standard gue gabisa diaplikasikan ke semua orang, kalo ada yang ga nyaman diliatin, disapa, they’re entitled to that feeling.
ca retweeted
so paling paham consent dan kenyamanan, tapi nyebarin muka orang tanpa izin plus melabeli 'musang' itu namanya doxxing dan melanggar. consent berlaku buat lu doang, buat orang lain ngga?
nyampurin unwanted attention sama pelecehan seksual itu namanya dangkal pikir, ga nyaman itu urusan perasaan lu pribadi, tapi ngelabelin lirikan atau tegur sapa biasa sebagai 'harassment' tu udah ngawur.
dan yang lucunya, 'Melirik' doang dibilang catcalling? WKWKWK
lu mau bikin aturan baru di muka bumi kl orang nengok/lewat doang harus nunduk sambil merem gitu?
kasihan korban pelecehan seksual yang sebenarnya, isu yg harusnya serius malah jadi bahan lelucon dan diremehkan publik gara2 perasaan ga nyaman yg seharusnya jd urusan pribadi itu.
semua2 dibilang harassment.
this is sooooooo funny to me, ada perempuan GA NYAMAN dengan unwanted attention yg dia sendiri ga minta, ketika ditegur malah kak Shifa yg dituduh "kepedean" dan "sok cantik" 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
kalian tuh sensitif bgt soal penolakan yah utututututtuuuutututu
"kecuali klo dia nyebut nenen" lah sejak kapan definisi cat calling seperti itu netijen yg budiman? siulan bahkan cuma sebatas melirik aja masuknya udah harassment karna kuncinya di kata UNWANTED alias tanpa consent. Stop tolol lah.
"Cuma budaya tegur sapa, keramahtamahan" tpi korbannya ga merasa aman tuh? korbannya merasa ga nyaman tuh? justru pelecehan sering banget dinormalisasi pake alasan kek gini, padahal jelas bgt di videonya mengarah ke pelecehan.
"ah jadi takut menyapa org di jalan" lah risiko lah kocakkkk, itu stranger yg lu "sapa" berharap apa?😂
"ah kalo ganteng, pasti ga dianggap pelecehan" lu kali yg demen dilecehin yg ganteng?👀😌
PEREMPUAN TIDAK ADA KEWAJIBAN MERASA SENANG UNTUK SETIAP UNWANTED ATTENTION YANG KALIAN KASIH
dan kami berhak merasa ga nyaman, sadar diri ajalah😂
“halo ka, kmna ka?”
“depannn pakkk”
biasanya dilanjut dengan “siapp hati2 ka”
simple. gausa dikit2 ngiranya cat calling lah.
kcuali dia langsung ngomong “halo ka nenennya gede bgt” baru lu tonjok monyet
This Post is from an account that no longer exists. Learn more
ca retweeted
Kami tetap terus bersuara! #karhutla #IndonesiaButuhOksigen
ca retweeted
Greenpeace Indonesia raises a banner at the Selamat Datang Monument as Prabowo’s administration marks its second anniversary.
















































