Ini kalau semua penghuni Alonsa kepalanya berasap atau mood gak stabil beberapa hari ke depan salahin para sepuh
Good job girl.
Replying to @artewmis_
Misi malam itu selesai tanpa adanya pertumpahan darah.
Lyla mengirim Damian hidup-hidup ke hadapan ayahnya, Mikhail. Sisanya ia serahkan kepada sang ayah.
MIKHAIL ALONSA retweeted
Misi malam itu selesai tanpa adanya pertumpahan darah.
Lyla mengirim Damian hidup-hidup ke hadapan ayahnya, Mikhail. Sisanya ia serahkan kepada sang ayah.
MIKHAIL ALONSA retweeted
— Damian ke belakang punggungnya lalu memaksa Damian maju mengikuti langkahnya.
Setelah Lyla berhasil keluar dari gedung, lampu kembali menyala. Menyisakan tanda tanya pada para tamu undangan akan apa yang sebenarnya terjadi.
MIKHAIL ALONSA retweeted
“Uang mu tak ada harganya bagi ku” Desis Lyla, ia sedikit menekankan belatinya, membuat goresan luka di leher pria itu.
“Dean, eksekusi rute pelarian sekarang.” Perintah Lyla dari mikrofon. Beberapa detik kemudian semua lampu di koridor itu padam. Lyla memelintir lengan —
MIKHAIL ALONSA retweeted
— Kau mati disini atau ikut dengan ku dengan tenang keluar dari gedung ini.”
“𝘉-𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘶 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯? 𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘵𝘳𝘢𝘯𝘴𝘧𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨.” Damian berusaha tawar menawar yang dibalas oleh kilatan tajam di mata Lyla.
MIKHAIL ALONSA retweeted
Damian menelan ludah dengan susah payah, ia mengangguk pelan.
“Bagus” Lyla tersenyum dingin menatap Damian. “Dokumen rahasia yang bocor serta aliran dana yang tidak wajar sudah kami telusuri ke rekening mu dan jangan harap kau bisa kabur. Sekarang mari kita buat sederhana —
MIKHAIL ALONSA retweeted
— Tangan kanannya menekan ujung belati tepat di bawah tulang rusuk Damian. Jika ia bergerak satu inci saja, Lyla tak segan menusukan belatinya ke titik vital pria itu.
“Kalau kau berteriak, kupastikan itu jadi teriakan terakhir sebelum belati ku menembus nadi mu” —
MIKHAIL ALONSA retweeted
“Lyla Alonsa” Balasnya datar. Wajah Damian seketika pucat saat Lyla menyebut namanya. Pupil matanya melebar dan ia sudah membuka mulut ingin memanggil bantuan.
Lyla dengan sigap tangan kirinya mencengkram kerah baju Damian sebelum pria itu sempat bersuara —
MIKHAIL ALONSA retweeted
Lyla berdiri hanya dua langkah dari Damian. Ia menatap pria itu dalam gelap.
“𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘶?!” Suara Damian bergetar, urat wajahnya menegang. “𝘐𝘯𝘪 𝘢𝘳𝘦𝘢 𝘱𝘳𝘪𝘷𝘢𝘵𝘦, 𝘵𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦𝘴𝘪𝘯𝘪” Lyla tertawa mencibir —
MIKHAIL ALONSA retweeted
Ia melangkah untuk mendekat, kehadirannya tak disadari oleh Damian.
“Mencoba menghubungi rekening transit mu di luar negeri, Mr.Damian?” Tanya Lyla dingin. Pria itu tersentak mendengar suara Lyla, ponselnya nyaris lepas dari genggaman.
MIKHAIL ALONSA retweeted
Perwakilan Damian itu bergerak menuju barat koridor, dia terlihat panik sambil menggenggam ponselnya dan sibuk memencet layar. Namun upayanya tak ada guna, Dean telah memasang sistem jammer.
Damian berhenti diujung lorong, Lyla tak menyia-yiakan kesempatan itu.
MIKHAIL ALONSA retweeted
Lapor Dean dengan suara tenang. Senyum tersungging di sudut bibir Lyla, ia meletakkan gelas sampanyenya dan berjalan. “Good, aku akan menggiringnya ke titik buta. Dean, matikan lampu di area itu saat aku sudah memberi kode.”
Lyla menembus kerumunan dan bergerak dengan cepat.
MIKHAIL ALONSA retweeted
“𝘋𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘪 𝘱𝘰𝘴𝘪𝘴𝘪𝘯𝘺𝘢, b𝘢𝘳𝘶𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘢𝘵𝘢 𝘵𝘳𝘢𝘯𝘴𝘮𝘪𝘴𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘢𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘪𝘬𝘪𝘳𝘪𝘮𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘰𝘯𝘴𝘦𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘳𝘷𝘦𝘳 𝘥𝘪 𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘨𝘦𝘥𝘶𝘯𝘨. 𝘚𝘪𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘫𝘢𝘮𝘮𝘦𝘳 𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘩𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢” —
MIKHAIL ALONSA retweeted
“Maaf, sepertinya saya harus ke toilet” ucap Lyla sopan, ekspresi wajah tuan Zhong sangat jengkel namun ia membiarkan Lyla pergi.
“Fyuh, Dean bagaimana?” Lyla berucap pelan, menunggu laporan Dean.
MIKHAIL ALONSA retweeted
Lanjut tuan Zhong. Lyla merasa tersinggung mendengar ucapan barusan, dia sangat benci nada mencemooh dari tuan Zhong yang meremehkan dia sebagai seorang perempuan. Sebelum emosinya memuncak dan semuanya berantakan, Lyla mencari alasan untuk pergi menjauh.
—
MIKHAIL ALONSA retweeted
“𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘩𝘦𝘳𝘢𝘯, 𝘱𝘶𝘵𝘳𝘪 𝘣𝘶𝘯𝘨𝘴𝘶 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘈𝘭𝘰𝘯𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘦𝘣𝘢𝘵. 𝘛𝘶𝘢𝘯 𝘔𝘪𝘬𝘩𝘢𝘪𝘭 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢𝘪 𝘮𝘶, 𝘬𝘢𝘯? 𝘔𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴.” —
MIKHAIL ALONSA retweeted
Dengan nada ramah yang terlalu dibuat-buat, tangannya terulur untuk menjabat tangan Lyla. Lyla tersenyum tipis dan meraih jabatan tangan tuan Zhong dengan sopan.
“Betul, lama tidak bertemu, Tuan Zhong.” Balas Lyla singkat, masih dengan senyum di wajahnya.
Hilih
Replying to @artewmis_
“𝘕𝘰𝘯𝘢 𝘓𝘺𝘭𝘢, 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶. 𝘛𝘦𝘳𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭. 𝘒𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯 𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘺𝘢?.” Sapa tuan Zhong —


