Pinned Tweet
Guru, guru. Nikmat sekali mengucurkan ilmu, tapi gila amat untuk tetap waras di tengah gempuran degradasi para akademisi, ditambah intensif yang semakin mini.
Guru, guru. Memang sudah jadi nasibmu untuk selalu ikhlas. (Makan apa besok kita, nasi dengan lauk nasi goreng lagi?)
𝙆𝙃𝘼𝙇𝙄𝙇 retweeted
Selamat pagi, Kerabat Nara! Ini adalah kulacino (bekas air di permukaan meja akibat gelas dingin atau basah di atasnya). 🤗
Sesekali mendapati adiknya belajar mati-matian untuk memahami pelajaran anak kelas 3 padahal mulai semesteran baru saja belum.
Ketularan ambisnya siapa sih.
/ lucu banget bisa nggak selamanya jadi kelinci aja kafififififififi
Replying to @madthattery
Si kelinci berbalik dan menatap dengan tatapan bingung. Bahkan ia memiringkan kepalanya karena dirimu yang seperti memanggil kucing.
Oh, tidak.. Bunfi kini mencoba mengeong namun ia mengeluarkan desisan kecil.
Suasananya mencekam. Petang itu, yang bisa ia andalkan hanyalah jaket tebal yang seharian ini memeluki dirinya—serta kesadaran yang entah kapan bisa hilang, dan membuatnya tumbang.
Sore itu berat. Berita kenaikan UKT membuatnya meringis. Khalil tak lagi seorang mahasiswa, namun
𝙆𝙃𝘼𝙇𝙄𝙇 retweeted
Berikut adalah definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengenai nepotisme. 🙏

ALT Nepotisme - perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang berlebihan kepada kerabat dekat - kecenderungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak saudara sendiri, terutama dalam jabatan, pangkat di lingkungan pemerintah - tindakan memilih kerabat atau sanak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan
𝙆𝙃𝘼𝙇𝙄𝙇 retweeted
Berikut adalah panduan sederhana untuk membedakan "kita" dengan "kami" dalam bahasa Indonesia.






