macanutara_ (@macanutara_) header
macanutara_ (@macanutara_) profile picture
Joined June 2019
Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)Photo by macanutara_ (@macanutara_)
macanutara_ retweeted
Kalau dipikir-pikir lagi, keliatan banget kenapa pembelaan para ternak ke junjungannya bisa sebegitu membabi buta tanpa pakai logika. ​Bukan soal ideologi, apalagi kebenaran. Ini pure soal perut dan survival mode. 💸 ​Kelompok ini sadar betul: kalau junjungannya lengser atau enggak berkuasa lagi, "proyek" dan privilege mereka otomatis gulung tikar. Masalahnya, tanpa akses kekuasaan dan jalur belakang, mayoritas dari mereka sebenarnya kosong dari kompetensi kerja yang layak diuji di dunia nyata. ​Jadi wajar kalau panik dan ngamuk-ngamuk. Yang dibela mati-matian itu bukan negara, tapi sumber rezeki instan. 🤡
69
184
14
676
17,372
Infonya, sdh diminta baik2 tapi ngotot menolak mundur. Malah mempersiapkan barikade dan menggeser opini. Negara berkewajiban melindungi Presiden Prabowo. Supremasi hukum harus ditegakkan. Seluruh lembaga negara baik TNI, Polri dan ASN wajib tunduk terhadap konstitusi.
94
362
21
1,870
151,929
macanutara_ retweeted
Isi kepala biawak tokai doang, wkwkwk
1
1
1
56
macanutara_ retweeted
Gerombolan ijazah palsu, pembuat plat nomor mobil palsu, bikin CV lulusan Unhas spt tampang muka luh yg Nipu itu. Emang bangsat!
This quoted post is unavailable.
12
44
3
195
12,696
Ini bukan politik praktis. Ini ketetapan hukum. Mundur atau dimakzulkan.
153
238
40
901
50,534
macanutara_ retweeted
Replying to @macanutara_
😂😂😛😛
1
1
164
njirrr...biawak blangsat 🤣
1
1
1
24
From this to this, sebelum masuk ke studio vs sesudah film selesai. Ini adalah film yg penting di kala yg genting. Sisa rasanya akan bertahan lama. Akhir pekan ini bila ada keluangan, segera penuhi kursi2 bioskop untuk menonton Laut Bercerita. Ulasan lengkap menyusul... :)
87
1,520
84
11,171
160,378
macanutara_ retweeted
Gak cuma sekadar adu mekanik di ring, Menko @AgusYudhoyono membuka Kejurnas Tinju Amatir Piala Menko Infra 2026 yang diselenggarakan Pertina pada 20 Oktober 2026 lalu, sebagai bentuk all-in buat dukung kemajuan combat sport tanah air!
4
2
5
221
Semalam nonton Bapak Paling Jujur besutan @FajarNugros, bareng @AndovidaLopez, @DavidNurbianto, dan banyak kawan muda. Ketawa terus dari awal sampai akhir 😄 Dari film ini diingatkan, ternyata jujur itu sederhana diucapkan, berat dijalani. Butuh keberanian untuk jujur pada orang lain, apalagi pada diri sendiri. Lalu dari kejujuran kecil sehari-hari itulah kepercayaan tumbuh. Tapi ya namanya juga film komedi, pelajaran moralnya bisa didapat tanpa sadar saja, tidak harus serius dicari-cari. Hidden curriculum, kalau kami bilang. 🙂 Yang terpenting, film ini terasa hangat dan amat menghibur. Salut untuk semua yang terlibat di film ini, dari pemain, seluruh kru, sampai tim produksi. Mengangkat tema kejujuran lewat komedi itu berani. Selamat! Sudah tayang di bioskop, ajak keluarga dan kawan ya.
47
529
9
3,820
79,711
Barusan memperpanjang periode donasi “adopsi” Baimah, Jeni, Kopral, dan Taymur melalui BOS Foundation. Di tengah krisis pembakaran hutan dan lahan (karhutla) ini, bukan hanya warga, petugas, dan relawan yg butuh dukungan kita, tapi fauna juga ikut terdampak. Yg masih ada keluangan, bisa ikut donasi via lembaga2 konservasi ya. Video/foto: @bornean_OU
53
3,133
53
10,267
107,273
Rasanya belum terlalu lama, kami pernah duduk di bangku seperti mereka. Jauh dari rumah, menyimpan segudang pertanyaan tentang Indonesia. Jumat (16/10) kemarin, bangku-bangku di London School of Economics and Political Science (LSE) terisi wajah-wajah yang mengingatkan pada masa itu. Pertanyaan mereka tajam, hampir semuanya soal hikmah dan kunci di balik terobosan Jakarta. Melihatnya, rasanya tenang. Kota-kota kita kelak akan dipegang oleh orang-orang yang serius memikirkannya. Terima kasih kepada Prof. Hyun Bang Shin, salah satu nama besar dalam kajian geografi dan perkotaan, yang mengundang kami ke Department of Geography and Environment LSE. Sebuah kehormatan. Untuk teman-teman yang sedang belajar jauh dari rumah, baik di luar maupun di dalam negeri, seandainya kembali nanti, apa yang paling ingin kalian benahi di kota kalian?
46
798
16
4,503
56,694
macanutara_ retweeted
Penjelasan Luthfi keren banget. Bisa bikin pemerintah Singapore kepanasan nih. Tapi harus dicek 7 perusahaan pembakar lahan itu izinnya keluar di era siapa?
36
213
10
414
15,579
Silaturahmi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai. Bersama Ulama, Bersama Masyarakat, Jaga Indonesia.
42
76
9
401
9,378
Mampir ke kantor @C40Cities London. Senang sekali, ikhtiar udara bersih Jakarta yang kita mulai bersama sejak 2019 kini jadi contoh bagi kota-kota besar dunia di jaringan C40.
113
1,575
60
8,977
203,564
Otw kembali ke Hogwarts. Diundang sebagai alumni Ravenclaw oleh Prof. Flitwick untuk kasih kuliah tamu Muggle Studies. :)
667
4,493
869
39,220
446,055
Menerima penghargaan The Freedom of the City of London. Di Guildhall, London, balai kota yang berdiri sejak abad ke-15, ada sebuah ruangan tempat satu tradisi dijalankan selama ratusan tahun. Di ruangan itu, siang kemarin, penghargaan Freedom of the City of London kami terima. Alhamdulillah. Prosesinya khidmat. Tidak ada kamera yg boleh menyala sampai seluruh rangkaian selesai. Hanya ada deklarasi yg dibacakan dengan kata2 yg sama seperti ratusan tahun lalu, sebuah buku besar untuk ditandatangani, jabat tangan, diakhiri satu kalimat sambutan: “a Citizen of London.” Penganugerahaan Freedom of the City of London adalah salah satu tradisi sipil tertua di dunia. Tercatat sejak 1237, awalnya ia menandai status warga merdeka yg berhak berdagang di kota London. Kini ia diberikan kepada mereka yg dinilai berkontribusi bagi kehidupan publik. Dalam daftar panjang penerimanya ada Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, Tim Berners-Lee, Harry Kane, Andrew Lloyd Webber, dan banyak lainnya. Nominasi bagi kami datang dari Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones. Upacara dimpimpin The City Remembrancer selaku kepala protokol. Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor 2021-2022, berdiri di samping mendampingi sepanjang upacara. Fery ikut hadir menyaksikan prosesi yg amat khidmat itu. Kami sadar, yg dibawa masuk ke ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan kerja2 kami sebelumnya, terutama saat diberi amanah di Jakarta. London memberi pengakuan terhadap kerja bersama itu, maka penghargaan ini pun kami dedikasikan menjadi milik bersama. Dalam sambutan singkat, satu pesan disampaikan, kami ini ingin penghargaan ini diperlakukan sebagai pintu, bukan piala. Semoga lewat pintu ini makin banyak walikota, insinyur, guru, dan anak muda Indonesia yg belajar ke London, dan London juga datang belajar ke kota2 kita. Kami menutup sambutan singkat di Guildhall kemarin dgn satu kata bahasa Indonesia. Kata yg diteriakkan bangsa ini pada 1945, dan masih diteriakkan setiap kali kita berbahagia. Kata yg dalam bahasa Inggris berarti freedom. Merdeka! Terima kasih, London. Sampai jumpa di Jakarta.
590
7,142
658
35,168
546,074
Banyak yg tanya, profpic saya ini gimana bikinnya? Yg bikin ilustrator PP saya sebelumnya juga, namanya di IG: haekal.jpg. Lalu, banyak jg yg mau bikin. Ok, ini kami bagi template-nya ya. Silakan unduh di s.id/profpicasap26.
114
3,647
95
22,994
410,280
Kegiatan pertama kemarin di Oxford University, dalam kapasitas sebagai anggota Board of Advisors Southeast Asian Studies Centre, Oxford University. Kami makan siang bersama di St Antony’s College dengan Prof. Timothy Power (Head of the Social Sciences Division), Prof. Roger Goodman (Warden of St Antony’s College), Prof. Diego Sánchez-Ancochea (Head of the Oxford School of Global and Area Studies), Prof. Paul Chaisty (former Head of School, OSGA), dan Ms. Kaitlin Bennett (Head of Development, Social Sciences Division). Prof. Tim Power adalah kawan lama. Kami sudah beberapa kali bertemu, dan beliau juga pernah berkunjung ke rumah. Jadi siang itu rasanya seperti reuni, obrolan langsung cair dan hangat sejak awal. Sambil makan siang, kami berdiskusi dan melihat beberapa rencana pembangunan yang akan dikerjakan. Alhamdulillah, masukan yang kami sampaikan ikut dipertimbangkan. Obrolan siang itu mengalir ke banyak hal: kondisi global, perekonomian dunia, perkembangan di Asia Tenggara, dan tentu saja Indonesia. Banyak sekali pertanyaan dari mereka tentang situasi terkini di tanah air. Kami bercerita, dan kami juga banyak mendengar. Pertemuan yang produktif. Mendengar cara pandang kawan-kawan di Oxford tentang kawasan kita membantu kami melihat Indonesia dari sudut yang berbeda, dan itu bekal berharga untuk dibawa pulang.
118
1,042
52
7,203
105,255