
ALT Anies Baswedan berswafoto di depan poster film Laut Bercerita sebelum menonton di bioskop. Mengenakan kacamata dan jaket biru tua, Anies tampak tersenyum lebar dengan gigi terlihat dan mata sedikit menyipit, menunjukkan ekspresi ceria dan antusias. Satu tangannya menunjuk ke arah poster film.

ALT Anies Baswedan berdiri di samping poster film Laut Bercerita setelah keluar dari teater bioskop. Mengenakan kacamata, kemeja biru, dan rompi biru tua, Anies tampak menunduk sambil memegang segelas minuman. Wajahnya terlihat tenang dan serius, dengan tatapan mengarah ke bawah serta bibir terkatup, menunjukkan ekspresi reflektif seperti sedang merenungkan sesuatu.

ALT Dua sertifikat adopsi orangutan dari Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation atas nama Anies Baswedan, bertuliskan "Thank You" berwarna hijau. Sertifikat atas memuat foto close-up wajah orangutan bernama Taymur, Si Tangguh, yang menatap ke kamera dengan bulu cokelat kemerahan. Sertifikat bawah memuat foto Kopral, orangutan jantan dewasa dengan bantalan pipi lebar, duduk di antara rumput dan dedaunan hijau, untuk adopsi "Kopral dan Teman". Masa adopsi 23 Oktober 2026 hingga 23 Oktober 2027, ditandatangani Dr. Jamartin Sihite, CEO BOS Foundation, di Bogor.

ALT Dua sertifikat adopsi orangutan dari BOS Foundation atas nama Anies Baswedan. Sertifikat atas memuat foto Jeni, Si Ceria, orangutan muda berbulu jingga kemerahan yang lebat, berdiri di dekat batang pohon. Sertifikat bawah memuat foto Baimah, Si Mandiri, orangutan muda yang bergelantungan di dahan dengan latar kanopi hutan hijau. Kedua sertifikat berlaku 23 Oktober 2026 hingga 23 Oktober 2027 dan ditandatangani Dr. Jamartin Sihite, CEO BOS Foundation.

ALT Anies Baswedan berdiri sambil tersenyum di depan papan bertuliskan “Platform 9¾” di Stasiun King’s Cross, London, Inggris, yang terkenal sebagai lokasi ikonis dalam kisah Harry Potter. Mengenakan kacamata, sweter biru tua bertuliskan “Oxford University”, kemeja putih, celana jins, dan sepatu hitam, Anies berpose santai dengan satu tangan bertumpu pada koper hitam. Sebuah tas putih bertuliskan “City of London” tergantung di depan koper, dengan latar dinding bata berwarna cokelat kekuningan.

ALT Anies Baswedan berdiri di aula Guildhall, London, tersenyum sambil memegang bingkai panjang berisi sertifikat Freedom of the City of London. Sertifikat itu bertulisan kaligrafi dengan segel merah. Di belakangnya tampak langit-langit lengkung batu, jendela-jendela tinggi, dan lampu gantung bercahaya jingga.

ALT Anies Baswedan dan Fery Farhati berdiri berdampingan di depan dinding batu bangunan Guildhall, London. Keduanya tersenyum ke arah kamera. Di sebelah kanan mereka terpasang papan hitam bertuliskan "Guildhall, City of London, 71 Basinghall Street" dengan lambang City of London berupa perisai salib merah. Anies mengenakan setelan jas biru tua, sedangkan Fery Farhati mengenakan busana dan kerudung putih dengan selendang batik cokelat.

ALT Anies Baswedan berdiri di antara dua pejabat City of London. Satu mengenakan jubah merah bertepi bulu, satu lagi bergaun hitam dengan wig putih. Ketiganya memegang sertifikat Freedom berbingkai di depan dinding yang dipenuhi bingkai dokumen bersejarah.

ALT Anies Baswedan dan Fery Farhati berdiri berdampingan sambil memegang sertifikat Freedom of the City of London di aula Guildhall yang beralas karpet merah. Fery Farhati mengenakan busana dan kerudung putih dengan selendang batik cokelat. Di belakang mereka tampak jendela tinggi dan lampu gantung.

ALT Ilustrasi digital Anies Baswedan memakai kacamata dan masker, kemeja biru terbuka di atas kaus putih, berdiri dengan tangan bersedekap. Alisnya berkerut dan matanya melirik ke samping dengan cemas, ada tanda seru di dekat kepalanya. Kabut asap abu-abu tebal menutupi wajah hingga dadanya, semakin pudar ke bawah. Latar belakangnya jingga dan merah menyala seperti kobaran api di balik asap, menggambarkan suasana pembakaran hutan dan lahan.

ALT Anies Baswedan bersama Prof. Timothy Power dan Prof. Paul Chaisty berdiri berdampingan dan tersenyum di trotoar, di samping dinding batu dengan plakat perunggu bertuliskan "St Antony's College" dan lambang kampus. Di belakang mereka tampak pepohonan bernuansa musim gugur dan jalan raya.

ALT Anies Baswedan makan siang dan berdiskusi bersama jajaran pimpinan University of Oxford di St Antony's College. Mereka duduk mengelilingi meja panjang bertaplak putih yang tertata gelas, cangkir, dan roti, di ruang berdinding bata putih. Anies tampak sedang berbicara, sementara yang lain menyimak.




















