kalau mau dasar pemikiranmya, baca aja hannah arendt, max weber, michel foucault, walter benjamin dan melebur lebih kerap. berapa banyak orang yang ditodong moncong senjata dan diinjak injak oleh sepatu lars di desa desa, di tanah tanah adat dan di banyak lokasi konflik?
gak ada orang yang tersesat masuk ke dalam barisan aparat polisi atau militer tanpa seleksi kesadaran. gak usah membalik narasi seolah para pelaku kekerasan struktutal adalah korban keadaan.
mereka selalu punya pilihan, termasuk tembak kepalamu suatu hari nanti.
strawberiél retweeted
Replying to @lowwwew @TillTend_
banyak terima kasih untuk, kekasih hatiku 🤍
terima kasih, untuk lagu yang bukan hanya tentang aku dan kamu, tapi tentang semua yang membersamai kita dalam semesta,
terima kasih, untuk setiap luka yang bersama kita biarkan melebur, menyatu, menembus waktu,
selalu, selamanya 🤍
puji semesta, mengakhiri bulan ini dengan tetap tidak percaya pada negara dan agama. jadi jangan susah payah bicara bernegara, hukum bernegara, agama, dosa dan sejenis hierarkis lainnya, setidaknya kepada saya.
strawberiél retweeted
orang-orang yang masih suka menyorot kamera dan merekam wajah massa aksi di situasi2 tertentu harus paham bahwa tindakan mereka itu malah membuat massa aksi rentan tertangkap dan mudah teridentifikasi oleh silop.
gak sengaja baca wa nyokap di laptop. udahlah, muak banget gue sama korporasi besar dan bank yang selalu membodohi keluarga gue. tapi keluarga gue dikasih tau juga batu dan gak mau tau. udah gini, tetap aja tanggung jawab kena ke gue sbg anak pertama. bangsat nih negara kontol.
strawberiél retweeted
Berlari lah lebih cepat wahai kamerad! Dunia tua membuntuti-mu dari belakang! Huftt... 😮💨
Ga sabar buat melepas liarkan si namargota :)



















