leadita effendi retweeted
Aku pas baca ini tuh keinget mantan ku 😭 kyk “oh klo aku beneran nikah sm mantan ku kyknya gini deh gambarannya” udah mah komunikasi jelek, dia sibuk terus sm komunitasnya, event yg dia pegang, klo aku ngutarin perasaanku ga pernah di denger, ujung ujungnya berantem, terus silent treatment berhari hari 😭 aku yg selalu ngalah, maklumi dia😭
leadita effendi retweeted
Replying to @adarwis
Kalau CCTV-nya asli, ini penganiayaan di tempat umum. Perempuan antre makanan, lalu dipukul sampai jatuh, pelaku malah menyalahkan korban karena “mengganggu orang makan”. Food court mall bukan arena ego. Kalau korban sampai IGD, itu ranah pidana, bukan ranah “salah antre”.
Yang bermasalah justru bagian “lacak identitas lewat Enhanced Face Reconstruction”. Itu bukan bukti. Itu AI memperjelas foto buram. Hasilnya kelihatan meyakinkan, padahal bisa salah orang. Menyebar wajah rekonstruksi ke timeline sama saja membuka perburuan massal: yang mirip kena, yang benar-benar pelaku bisa lolos.
Yang harusnya terjadi:
- korban/saksi lapor polisi
- manajemen Senayan City serahkan CCTV asli, bukan cuplikan yang sudah diedit
- identitas ditetapkan aparat, bukan netizen
Jangan campur dengan umpatan suku atau “chindo”. Kekerasan tidak punya etnis. Yang perlu ditangkap pelakunya, bukan stereotipnya.
Intinya sederhana. Tendang orang di mall itu kejahatan. Rekonstruksi wajah AI yang diedarkan sebagai poster buronan itu juga berbahaya. Keadilan butuh proses, bukan wajah HD hasil tebakan.
leadita effendi retweeted
mertua lagi masak, terus suami bilang, “kasian ibu lagi sakit.”
anak gue yang gen alpha langsung nyamber 👦🏻:
“ibu aku juga kalau lagi sakit kasian, serba sendiri. tibang masak doang itu mah. nih, ibu anterin aku sekolah, les, ngaji, belum nyuci sama beberes. aduh, apalagi ya? soalnya ibuku di rumah banyak kerjaannya.”
SUAMI TERDIAM HAHAHAHAHA 😭
leadita effendi retweeted
salsa erwina usul makanan pejabat dan acara DPR pakai menu MBG 15 ribu:
- termasuk perayaan 17 agustus dan rapat dpr
- katanya menu buat pejabat harusnya sama kayak yang diterima siswa
- dia kaitin usulan ini sama sila kelima pancasila
- soal keadilan sosial
- menurutnya gak boleh ada menu khusus atau perlakuan beda buat pejabat
- dia bilang ini juga bisa bantu efisiensi anggaran
- salsa usulin anggaran konsumsi dibatesin sekitar 15 ribu per orang per hari
- katanya kalau pemerintah yakin mbg itu berkualitas dan aman
- ya harusnya mereka juga mau makan yang sama
- kalau tidak berani berani jangan paksa rakyat makan MBG
leadita effendi retweeted
Bayangin lo dibully bertahun-tahun di kantor sendiri. Foto lo dicomot diem-diem, disebar ke grup, dijadiin stiker buat bahan ketawa bareng.
Ga ada yang nolong, ga ada yang negur.
Sampe akhirnya lo meledak.
Itu yang (diduga) dialami pegawai Diskominfo Kukar sampe nekat bawa 30-40 liter Pertalite ke ruang rapat kantornya sendiri.
Ini bukan cuma soal "orangnya kurang sabar." Psikologi nyebut ini chronic workplace bullying , tekanan yang numpuk pelan-pelan sampe akhirnya meledak jadi tindakan ekstrem yang bahkan pelakunya sendiri kadang ga nyangka bakal ngelakuin.
Yang bikin miris, korban bully-nya sekarang jadi tersangka.
Sementara yang bully-nya? Adem ayem.
Kominfo-kominfo daerah, ini alarm: budaya kerja toxic itu bukan "guyonan kantor," itu bom waktu.
leadita effendi retweeted
SO EXCITED new look-nya Viva Cosmetics bareng Shenina Cinnamon <3
legend bgt soal cleanser, km bakal liat trio Viva Milk Cleanser dan Face Tonic pake ‘baju baru’ :D dalemnya ttp samaa dums~
gasss kembaran skincare Viva sama Shenina!
Hari ini pake seragam polo shirt baru dari sekolah.
Salah satu murid gue (kelas 12) nyeletuk “Haha… Miss seragamnya kayak seragam cleaner kita.”
I stopped at my track. Eyebrows raised.
I let silence speaks.
Itu salah satu cara gue untuk koreksi sikap. Tanpa kata-kata, membiarkan keheningan mengajar.
Murid2 gue langsung tau udah ngomong salah.
“Sorry, Miss”
Let’s evaluate first. What’s potentially wrong with your previous sentence?
“I said u looked like the cleaner”
Oh but why? Pak X (the name of the cleaner) works HARD and thorough every single day. He clocks in at 6.30, clocks out at 4.30 without failing. The floor is shining. The desk is shimmering. The job is paying his bills, providing food for his family too, decent, halal, and amazing. What’s wrong with looking like Pak X?
“Yes, Miss. Sorry”
What are u sorry for this time? He’s a hard worker and I aspire to be just that.
“Yes, Miss, okay.”
What potentially be wrong is the unspoken behind your words, nak. I dunno ur intention but it sounded like u looked down at his profession… which is wrong. I don’t feel humiliated bcz nothing is wrong with “keliatan kayak cleaner”, it is the possible tone and the intention that potentially makes it mean… and wrong. You are a kind person, I know u, and you never want to be mean… intentionally ofc.
“Ya Miss, sorry.”
Please be kind. Dismissed.
😤
Tadi ada pelanggan beli 10 paha bawah.
Saya iseng bertanya,
"Mau dimasak apa, Mbak?"
"Mau bikin ayam kipas."
Saya bilang,
"Kalau gitu sekalian saya bentuk kipas ya, Mbak."
Beliau langsung bertanya,
"Nambah berapa, Mas?"
Saya jawab,
"Gratis. Ini bagian dari pelayanan. 😁"
Beliau langsung tersenyum,
"Wah, mantap."
Kadang pelanggan datang bukan cuma mencari ayam.
Mereka juga ingin dilayani dengan baik.
Dan buat saya, pelayanan kecil seperti ini sering kali lebih diingat daripada diskonnya.
#CatatanPedagangAyam
leadita effendi retweeted
nonsexual dominance is so attractive. having someone choose for you? placing a hand on your back? pulling you closer in crowded areas? fixing your hair when you didn't know it was messy? holding your hand to guide you through crowds? telling you when you should eat or go to bed? top tier
Begitu baca AInya malah sakit sendiri karena pernah ngalamin semuaaa bentuknya dan tetep aja zonk semua. Everlasting bullshit 😌
Replying to @suzumeow12
Ini bukan prank!! Tp lebih ke bullying. Kerjaan org2 TOLOL!!
leadita effendi retweeted
Sebuah pengingat buatku bhw sikapku sbg isteri bs memengaruhi rezeki suamiku.
Hr ini aku hire supir untuk pergi ke 1 kota.
Sdh beres urusan 1 & 2, lalu makan.
Rencananya setelah makan lanjut urusan ke-3.
Baru pulang.
Tiba2 saat makan, ISTERINYA SUPIR telpon aku, "habis ini katanya masih mau pergi lagi ya? Di rumah sudah ada tamu nunggu suamiku, masih lama kah?"
Jujur KAGET. Supir tsb sdg duduk semeja denganku, "lho ibu sdh bilang blm ke bapaknya?"
Maksudku, kok ke aku? Kan itu urusan kalian?
Kalo tau bahwa hari ini akan ada tamu, kenapa mau ambil job nyupirin hari ini? Aku yg hire suaminya kerja, tp aku yg harus ngikutin jadwal rumah tangga mereka.
Orang yg merekomendasikan supir tsb ke aku jg duduk semeja dgnku.
Saat bapak tsb solat, orang tsb mendekatiku,
minta maaf & blg lain kali jgn pakai beliau l
g kalo perlu supir harian.
Apakah aku kesal krn urusanku yg ke-3 akhirnya batal? Nggak. Bisa lain kali. Tp aku nggak akan pakai beliau lg. Isterinya sdh 'memutus' calon pelanggan.
Aku tulis kedua utas di atas setelah keluar dr restoran & sempat singgah solat magrib di sebuah masjid. Taukah apa yg terjadi di mobil waktu kami perjalanan pulang? Ibunya KIRIM WHATSAPP lg ke aku.
Bkn ke suaminya.
Tetangganya merekomendasikan ke aku krn kasihan, spy mereka dpt pemasukan. Skrg aku jd ngerti knp rezeki bbrp org itu 'seret'.
Pdhl kalo cocok, tadinya mau kupanggil lg.
Mirip dgn kasus warung sepi.
Sekali coba makan,
kita jd tau kenapa warungnya bs sepi.
Bener2 pengingat buatku.
cc:threadndanazihah
leadita effendi retweeted
Replying to @KapudS640
Sebetulnya istri suka nimbrung dan ikut campur urusan pekerjaan suami bukan hanya di level supir harian gini. Dari istri karyawan biasa, pengusaha, aparat sampai istri presiden pun ada. Cuma kalo yg jabatan tinggi, kolega atau bawahan suaminya ga kan seberani si ibu.
Replying to @KapudS640
Tipe istri rewel. Sekalinya dpt akibatnya, tar playing victim. Pdhal ulah dia jg itu. Emang paling bner, g usah dipake lg suaminya. Krn bisa berulang kjdian gt. Aplagi klo istrinya udh ngerasa kenal sm org yg ngsih krjaan k suaminya. Bs lbih seenaknya
leadita effendi retweeted
Replying to @KapudS640 @LambeSahamjja
Gw tiap ke bandara slalu mampir periplus, mau beli mau ngga. Beli satu, baca blm kelar, ke bandara, periplus lg, trs beli lagi. Klo sadar banyak yg blm ke baca, akhirnya cm liat2, tp klo ada yg bagus2 ya beli lagi😄.suka ngumpulin pembatas bukunya jg😁
























