Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite) header
Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite) profile picture

fictional, 2001. | 🇬🇧🇨🇳 | senior pilot lives in London. a sky chaser at heart, exploring the whole wide world with his wife and newborn son.

London, England. MDNI/NSFW.
Joined December 2025
Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)Photo by Kenneth ( 肯尼思 ). (@krypxonite)
“Good evening, ladies and gentlemen. This is your captain, 𝑲𝒆𝒏𝒏𝒆𝒕𝒉 𝑪𝒉𝒓𝒊𝒔𝒕𝒐𝒑𝒉𝒆𝒓 𝑳𝒂𝒊, speaking. We’ll be cruising at an altitude of thirty-five thousand feet. Please sit back, relax, and enjoy the flight.”
5,559
ㅤ Gemasnyaa, Kennedy diajarin membaca kah, sayang? ㅤㅤ
Dua Ken sedang sibuk. 🤏🏻
1
60
ㅤ Yakin yang kangen Kennedy aja? ㅤㅤ
Boboan sama Kennedy, katanya dia kangen sama Daddy. @krypxonite
1
55
ㅤ Kennedy di pagi hari. 🤏🏻 ㅤㅤ
1
1
190
ㅤ Aduh, Kennedy, sayang. Nanti masuk angin, nak. 😩 ㅤㅤ
Lihat kelakuan Kennedy kalau kena air. @krypxonite 😫🤏🏻
1
134
ㅤ Selamat malam dari anakku yang gemas, Kennedy. 😘🩷 ㅤㅤ
1
1
195
ㅤ Gemas sekali Kennedy, anakku, minum susu terus kerjaannya. 🤏🏻 ㅤㅤ
Ada yang ketiduran padahal lagi minum susu. 🤏🏻
1
143
𝘔𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘭𝘶𝘱𝘢. Kehamilan membuat emosinya jauh lebih sensitif dari biasanya. Hal-hal kecil yang dahulu bisa ia abaikan kini terasa begitu besar. Saat sedang mengaduk tehnya, Diana memasuki ruang makan. Wanita itu berjalan menghampiri—
1
334
—dari ekspresi menantunya. "What's wrong?" Destine buru-buru menggeleng. "Nothing." "Destine." Pria manis itu tersenyum hambar. "...Kenneth forgot." Diana terdiam selama beberapa detik. "Forgot?" "He left for work without saying anything." Diana menahan senyumnya.
1
39
Destine menghela napas panjang. "I know he's busy." "He is." "But... it's just one sentence." Diana menggenggam tangan menantunya. "I'm sure there's an explanation." Destine menggeleng pelan, matanya kembali berkaca-kaca karena merasa kecewa. "I don't think so, Mom."
1
53
𝙄 𝙙𝙤𝙣'𝙩 𝙠𝙣𝙤𝙬 𝙖𝙗𝙤𝙪𝙩 𝙮𝙤𝙪❟ 𝙗𝙪𝙩 𝙄'𝙢 𝙛𝙚𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙬𝙚𝙣𝙩𝙮 𝙨𝙚𝙫𝙚𝙣。 Written by @poisonedfoxs and @krypxonite CW: Harsh Words, NSFW, PG-21+, M-PREG.
1
1
1
201
"Happy birthday, Sir Destine." Destine tersenyum. "Thank you." Maid lain ikut membungkukkan badan. "Happy birthday, Sir." "Thank you..." Semua orang di estate mengingatnya. Kecuali suaminya sendiri. Perasaan kecewa mulai memenuhi dadanya meski ia berusaha menepisnya.
1
33
Pintu kamar tertutup perlahan. Destine masih menatap ke arah pintu selama beberapa detik. Lalu perlahan senyumnya memudar. "...Did he really forgot?" — Di lantai bawah, para maid sedang menyiapkan sarapan. Begitu Destine muncul, sang kepala maid langsung tersenyum cerah.
1
29
Kenzie meraih kopernya. "I'll be back tomorrow evening." "Drive safely." "I will." Lagi. Tidak ada "𝘏𝘢𝘱𝘱𝘺 𝘣𝘪𝘳𝘵𝘩𝘥𝘢𝘺." Tidak ada pelukan tambahan. Tidak ada senyum penuh arti. Kenzie hanya melambaikan tangan. "See you tomorrow, darling." "See you Ken..."
1
42
Kenzie tersenyum hangat. "That's my little troublemaker." Destine ikut tertawa pelan. Masih belum ada ucapan itu. Kenzie mengecup keningnya lama sebelum menarik selimut hingga menutupi tubuh istrinya. "I have to leave for Heathrow now." Destine mengangguk pelan. "Okay..."
1
36
Satu kalimat sederhana. 𝘏𝘢𝘱𝘱𝘺 𝘣𝘪𝘳𝘵𝘩𝘥𝘢𝘺. Kenzie menghampirinya sambil membungkuk sedikit. "Morning, sweetheart." "Morning..." Ia masih menunggu. Kenzie mengusap pelan pipinya. "Did you sleep well?" "I did." "And the baby?" "He kicked me twice before dawn."
1
37
—seragam pilot British Airways yang sudah dikenakan sempurna. Jas biru tua itu membingkai tubuh tingginya dengan rapi. Dasi terpasang presisi, rambut pirangnya disisir ke belakang, sementara koper kecilnya sudah berada di dekat pintu. Destine tersenyum kecil. Ia menunggu.
1
45
—sesuatu yang biasa. Yang paling ia nantikan hanyalah ucapan pertama dari suaminya ketika membuka mata. Namun sisi ranjang di sebelahnya sudah kosong. Suara air dari kamar mandi terdengar samar sebelum akhirnya berhenti. Tak lama kemudian, pintu terbuka. Kenzie keluar dengan—
1
43
—memasuki trimester kedua, membuat wajahnya terlihat semakin lembut sekaligus bercahaya. Hari itu adalah hari yang telah ia tunggu. Ulang tahunnya. Bukan karena ia mengharapkan pesta besar atau hadiah mahal. Sejak menikah dengan Kenneth, hal-hal semacam itu sudah menjadi—
1
40
Pagi itu, sinar matahari musim panas menyelinap masuk melalui tirai kamar utama di estate megah milik Keluarga Lai. Cahaya keemasan itu jatuh lembut di atas ranjang besar tempat Destine masih berbaring dengan satu tangan menopang perutnya yang mulai membulat. Kehamilannya sudah—
1
40