Seorang guru honorer di Lebak, Banten, Nuraida (45), menemukan mainan "squishy" dengan jarum suntik yang marak dimainkan sejumlah siswa di sekolah dasar tempatnya mengajar.
Penemuan itu awalnya dari salah satu siswanya yang disemprot air menggunakan jarum suntik tersebut hingga berteriak histeris. Setelah mengetahui penyebab kegaduhan, Nuraida langsung memeriksa mainan yang digunakan para siswa. Ia juga menanyakan asal mainan tersebut kepada mereka.
Dari keterangan para siswa, mainan berbentuk suntikan itu dibeli dari seorang pedagang mainan yang berjualan di depan sekolah setiap pagi. "Ternyata, siswa di semua kelas sudah memainkan suntikan tersebut," ujarnya.
Nuraida menyebut mainan itu dijual seharga Rp 3.000 oleh pedagang mainan keliling yang biasa berjualan di depan sekolah. Bentuknya menyerupai alat suntik dan dilengkapi jarum, meskipun bagian ujungnya sudah rata dan tidak lagi runcing.
Kondisi ujung jarum tersebut tidak serta-merta menghilangkan kekhawatiran Nuraida terhadap keamanan mainan yang digunakan anak-anak. Nuraida mengingatkan para siswa agar tidak kembali membelinya. Ia juga mengimbau rekan-rekan guru untuk lebih memperhatikan barang yang dibawa anak didik ke sekolah.
📸: Dok. Threads @/arigalangsa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | squishyberjarum | news | svl | R300 | R169 | E057
#bicarafaktalewatberita #kumparan
ジョハン retweeted
Gw kadang bingung ma boso jowo
Lek = om/tante
Lek = kalau
Lek lekan = 1 lawan 1
Lek lekan = begadang
Trus boso jowonya “om kalau begadang 1 lawan 1” jadinya “Lek Lek lek lekan lek lekan” ???
Au ah pusing..
ジョハン retweeted
Prabowo Subianto is right to aspire to better growth for his country. Unfortunately for Indonesia, the main obstacle to fulfilling that potential is the president himself economist.com/leaders/2026/1…
ジョハン retweeted
Read our review of Michael Kiwanuka’s new album FUDGE rollingstone.co.uk/music/alb…




































