ini opini aku aja ya.
jujur, aku tiap hari jalan kaki lewat pemukiman warga dan selalu disapa "berangkat kak?" or "kak" oleh beberapa bapak-bapak dan mereka pasti ngeliatin aku.
aku menganggapnya ga ada salahnya saling menghormati aja sih, toh aku juga tiap lewat wajib misi-misi.
nah, catcalling dan termasuk pelecehan bagiku kalo udah sampai bikin aku ga nyaman banget. kaya panggil-panggil yang menjurus kaya hai cantik, diliatin sambil senyum-senyum nafsu atau jadi "bahan" tertawa.
lagi, pengalaman orang beda-beda sih. tapi, semoga semua perempuan baik-baik ya dan terhindar dari hal-hal buruk kaya gini π€
opiniku tetep sama kalo si bapak itu tidak mengarah ke pelecehan seksual, karena hanya cuma kata "halo, kak" dan gak ada gesture flirting sama sekali. kecuali kalo udah ada tambahan "halo, kak. mau kemana nih?" nah ini saya setuju bgt kalo udah masuk ke ranah pelecahan seksual secara verbal. dari video yg rame, bapaknya setelah shifa lewat gak ngelihatin dia lagi.
sbg seorang makhluk sosial yang tinggal di Indonesia menyapa "Halo, Kak" itu adalah hal yg wajar. yg gak wajar itu kalo udah di "Halo, kak" terus disuruh daftar Jenius.
1 lagi dia cenblue yg lagi ngejar OCR. π€·
save Raja Ampat!
Taymur sayang, semoga kamu bahagia dan sehat selalu ya
Cerita tentang Taymur, seekor orang utan Kalimantan yang punya kisah hidup super dramatis tapi berakhir melegakan.
Bayangin aja, dari hutan Kalimantan, dia sempat "merantau" jauh banget ke Timur Tengah gara-gara jadi korban perdagangan satwa liar.
Begini perjalanan hidup Taymurπ
1. Diculik dan Jadi "Anak Kota" di Kuwait
Waktu masih bayi banget (sekitar umur 3 tahun), Taymur diculik dari pelukan induknya di hutan Kalimantan. Dia diselundupkan secara ilegal sampai terdampar di Kuwait.
Di sana, dia dijadikan hewan peliharaan. Yang miris, pemiliknya sempat ngasih Taymur obat-obatan terlarang manusia. Untungnya, pihak berwenang di Kuwait akhirnya menyelamatkan Taymur dari pemiliknya itu.
2. Pulang Kampung Naik Pesawat (2017)
Setelah drama panjang, akhirnya pemerintah Indonesia (KLHK dan Kemenlu) bareng Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation) jemput Taymur.
Tahun 2017, Taymur resmi pulang kampung! Dia diterbangkan dari Kuwait ke Jakarta, sempat transit karantina di Bogor, lalu lanjut terbang lagi ke Sampit, Kalimantan Tengah. Pas dicek DNA-nya, fix dia emang asli anak Kalimantan Tengah.
3. Masuk "Sekolah Hutan" gara-gara Manja
Pas pertama kali sampai di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng, Taymur itu manja banget. Maklum, kelamaan hidup sama manusia.
β’ Dia gak bisa manjat pohon dan maunya nempel terus di leher pengasuhnya.
β’ Selera makannya juga aneh, dia cuma mau makan timun atau minum teh!
Makanya, Taymur harus masuk Sekolah Hutan. Di sana, para babysitter (pengasuh) ngajarin dia pelan-pelan cara jadi orang utan sejati: cara milih buah hutan yang aman dimakan, cara bikin sarang di atas pohon, dan cara temenan sama orang utan lain.
4. Sekarang Sudah Jadi "Cowok Mandiri"
Kerja keras Taymur (dan para pengasuhnya) berbuah manis. Taymur tumbuh jadi orang utan jantan yang gagah, mandiri, dan pintar. Dia bahkan sudah lulus Sekolah Hutan dan dipindahkan ke pulau pra-pelepasan.
Di pulau itu, lingkungannya mirip banget sama hutan liar, jadi Taymur bisa latihan hidup bebas sebelum benar-benar dilepasliarkan ke hutan total.
Kisah Taymur ini jadi bukti kalau satwa liar yang trauma berat pun bisa bangkit lagi kalau dikasih kesempatan kedua.
Oiya, Taymur bisa di adopsi secara digital di Yayasan BOS xitter.cf/bornean_OU
biggest respect buat @GreenpeaceID terima kasih sudah menyuarakan isi hati kami semua, kalian terbaik π€
stay safe semua π€
tau gak yang menarik dari banner greenpeace di bundaran hi apa?
ada tulisan "bencana makin parah", terus ketika difoto, di belakangnya ada salah satu gedung perusahaan yang lagi rame dibahas karena kebakaran hutan dan lahan.
meskipun cuma terpasang sebentar, tapi sangat menarik perhatian, bahkan seperti ada pesan tersiratnya. good move, greenpeace!
keren sekali dan menyuarakan isi hati kita semua
sayang ya udah diturunin sekarang
Sejumlah poster dibentangkan aktivis Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10). , sebagai protes atas kebakaran hutan & lahan (Karhutla).
Bertepatan juga dengan peringatan 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Berikut beberapa penampakan poster itu sebelum akhirnya diturunkan polisi.
πΈBerbagai sumber
alhamdulillah yaa Allah, semoga makin sering dan banyak hujannya
π¨ RAINY DAY IN TANJUNG PUTING π¨
Gilaaakkk! π
Nangisss bangetttt terharuuuu ngeliatt video inii! ππππππ
Akhirnyaaa gessss! Doa kalian dan kita semua (kecuali pemrentah dan bujjer jelek gak dianggep) didengerin Tuhan πππ»
Menghirup asap dan bertaruh nyawa di tengah kobaran api. Itulah yang dihadapi tim lapangan di Tanjung Puting berhari-hari ini π¦§π₯
Sampe pada siang hari ini, tangis haru pecah saat hujan akhirnya turun, disambut dengan kumandang adzan di tengah hutan ππ§
Perlawanan dan perjuangan mereka masih panjang dan lama! Keep spreading that Borneo still burning! π₯
God, please save us! π€²β¨οΈ
iβm so obsessed with Bella Hadid looking like an actual fairy.
her outfits and whole vibe are just magical.
honestly would look so good for a rave party!
#VictoriasSecretFashionShow
can we talk about how Dylan Sprouse is ALWAYS Barbaraβs biggest cheerleader?
like who wouldnβt be so happy and emotional having a partner that supportive.
the way he is literally her #1 supporter and never misses a chance to be the ultimate proud husband is EVERYTHING.























