@ikhwanuddini
iAccount based inUnited Kingdom
About this account
- Account based in
- United Kingdom
- Connected via
- United Kingdom App Store
Account-level information from X, not a live location or the device used for a specific post.
👨🏻💻 Figuring out agentic artificial intelligence as an Engineering Physics researcher. Sharing what I see before it becomes obvious. 🌳🦜🎤
London, England
Joined October 2013
- Tweets50.4K
- Following2.4K
- Followers35.1K
- Likes79.8K
Pinned Tweet
Nemuin cara ekstrak highlighted texts dari Kobo e-reader langsung masuk ke Vault Obsidian.
Pakai coding agent dan model AI kesayanganmu. Untuk jalur komunikasi keduanya harus terhubung WiFi dan SSH.
Nanti di awal perlu enable SSH, lalu setelahnya bebas kreativitasmu.
Simpan prosedur dan beberapa aturan jadi SKILL.md (/kobo-book) maka seterusnya AI agent bisa pakai keahlian ini untuk ekstrak highlights dari "/mnt/onboard/.kobo/KoboReader.sqlite" dan query pakai sqlite3 bawaan macOS.
Benefit dari metode ini:
- Pas lagi baca Kobo nyala+online, bisa langsung ekstrak highlights
- Ga perlu kabel nyolok
- Gratis Rp 0
- Second brain-mu (Obsidian atau apapun) makin pinter
- Bisa diintegrasiin dengan flow kebutuhan lain berbasis markdown/text
Kalau kamu ga paham aku ngomong apa, share link postingan ini ke @grok minta bantu dia jelasin.
Kalau ini bermanfaat, jangan berhenti di kamu!
ini bener
lebih percaya akun kayak gitu kok bisa aman jelas-jelas peliharaan indomitelor
headline program rumah pertama untuk anak muda: “DP cuma 2,5%”.
yang belum dijelasin: berapa lama cicilan, bunga setelah masa interest-free, dan apakah utang pemerintah ikut naik kalau harga rumah naik?
ngeRI BAnget.. 😨
Let's be honest.
A lot of young people have stopped believing they'll ever own their own home.
That's what happens when rents are high, house prices are high, and saving for a deposit feels impossible.
My Labour government is stepping in to help.
With Your First Home, first-time buyers will be able to buy a new-build home with a deposit of just 2.5%.
Because hard work and saving should count for something.
And because the dream of owning your own home shouldn't belong only to those with help from the bank of Mum and Dad.
kesesatan konsep rumah subsidi oleh pemerintah
nitter.cf/moving_charlie/status/…
elon doesn’t care about posts originality
No. I’m no longer eligible for anymore paydays. New monetisation system only benefits larger creators. This is what happens when you don’t kiss everyone’s blue ticked arse. My content is original and has value but these AI twats coin it in @elonmusk 👎
kelar buku di kutipan, inti isinya paparkan berbagai skenario P(doom) termasuk kutukan engineering dari bencana PLTN Chernobyl.
seru juga sih jadi tahu path mana aja yang bakal mengantarkan peradaban manusia ke super intelligence. gini kan jadi tenang 😌.
sesuai rekomendasi di kolom reply, aku lanjut pinjam dan baca buku lama yang ditulis Prof Bostrom (di Oxford sampai 2024) ini ke @LibbyApp.
cocok ini buat istriku
I made GeoGuessr but for the Quran.
you hear a recitation, you guess the surah and verse.
built it yesterday for when I had a lapse in memorization. hundreds of people have practiced on it since and i genuinely didn't expect this
Try it out: quranguessr.app
Agentic Artificial Intelligence: Harnessing AI Agents to Reinvent Business, Work, and Life
worldscientific.com/worldsci…
it looks like in London but it’s not, too quiet.
also, the van goes in the wrong lane.
Some mornings begin with sunshine.
Hers began with rain.
Created on Seedance 2.5
Prompt: Create a 30-second ultra-photorealistic live-action university vlog of a European brunette in her mid-20s waking to a rainy morning, making coffee, getting ready, grabbing her umbrella, walking through a wet city, and arriving at university just before class.
Modern smartphone vlog style: natural handheld movement, subtle shake, autofocus changes, realistic rain, puddles, reflections, traffic, umbrellas, wet clothing, natural expressions and believable human movement.
Dialogue: “Good morning… apparently, it’s raining.” → “First coffee. Then lecture.” → “Two minutes early. I’m impressed.” → “Okay, made it.”
Natural diegetic audio only. No music, narration, CGI look, artificial rain, face changes, distorted anatomy, impossible physics, subtitles, logos or watermark.
16:9 • 24fps • 4K • Ultra-photorealistic live action
Dr. John Sturgis!
'The Israelis are worse than the Nazis, at least the Nazis has the decency to try and hide what they are doing. The Israelis boast about it. It's demonically evil.'
- Jewish actor Wallace Shawn doesn't mince words.
ft @kthalps @KatieHalperShow
matematikawan, fisikawan, dan ilmuwan lain bisa jadi bukan pengajar dan penulis bahan ajar yang baik
mereka pinter buat dirinya sendiri
If a math textbook makes you feel stupid, blame the author, not yourself.
Academic math writing is designed to be rigorous, dense and bulletproof against peer criticism. It was never designed to actually teach you.
My entire work exists to translate academic defense mechanisms back into human language.
Persentase kesadaran orang Indonesia pakai AI untuk kerjaan dan urusan pribadi
10% pakai setiap hari
10% pakai sepekan sekali
8% pakai sebulan sekali
28% tahu tapi TIDAK PERNAH pakai
43% TIDAK TAHU ada AI
Source 👇
angkanya mirip
sehingga ribut-ribut di medsos itu cuma segelintir dan tidak mewakili kenyataan populasi
nitter.cf/dettarmwn/status/21032…
Replying to @ikhwanuddin
Ini survei lain APJII, 8,700 responden dari 38 provinsi. Survei Katadata tahun sebelumnya di 2025 juga mirip kok, emang awareness publik rendah. Makanya, wacana ai yang di media dan medsos sering nggak napak tanah.
ikhwānuddīn 🔍 retweeted
New blog post!🚨
These researchers wanted to answer the question 'How much of a vocalisation do we need to hear before we can recognise the individual?' in birds 🐦️ 🔊 🧪
Find out more 🌏️ 👇️
buff.ly/XhyDoHb
belajar dari salindia dan catatan perkuliahan MIT Open Course Ware tidak membuat kamu langsung jadi ahli sekaliber lulusan MIT
lalu di mana fungsi perguruan tinggi?
kampus itu matchmaker sekaligus guarantor
kampus mempertemukan mahasiswa dengan dosen, alumni dengan pemberi kerja/industri, dosen dengan pemberi dana penelitian, dan dosen dengan pejabat di jajaran pemerintahan
lalu sebagai penjamin atas kualifikasi lulusan lewat ijazah
tiap kampus itu beda, jangan percaya kalau ada yang bilang sama aja
dan AI sedang mendisrupsi dua aspek ini, paling tidak hal ini sudah terjadi di negara-negara maju
kalau misal dosenmu ngaco, jarang masuk kelas, ngajarnya buruk padahal sudah PhD, apa yang akan mahasiswa lakukan?
(mungkin) mereka belajar semi-otodidak dengan bantuan Tutor AI, pertanyaan ekstrem lanjutan, jika situasi ini bertahan apa alasan mahasiswa mendaftar kampus?
segitu dulu, semedi lagi di goa, baca-baca~