hoalah mbah mbah kok yo eram men ๐คฃ
ROCKY GERUNG BARU DILANTIK UDA TENGIL ๐คฃ
๐๐ป: "Pertimbangan untuk menerima apa?"
๐ง๐ป : "Alasan gua menolak apa?"
UDA MASUK SEKOLAM DIA DENGAN GIBRAN, QODARI, ANWAR USMAN
HAHAHAHAH xitter.cf/SudutTakKasat/status/2โฆ
mas bagus retweeted
WNI to Presiden dan semua pejabat pemerintahan yg berbuat dzolim terhadap amanah yg diberikan kepada mereka :
emg karma tu nyata ya, tinggal nunggu waktu.
awlloh maha adil sekarang dia dapetin hal buruk di kehidupan dia atas apa yg dia lakuin ke aku dulu.
kadang juga ada yg minjem duit udah ditolong di berbagai hal malah di lain situasi tetep aja kelakuannya gak bisa berubah. aku tau kita saling membutuhkan tapi ya kalo bercanda ada batasnya liat liat lah gak semua hal bisa dibercandain kan?
pernah suatu ketika pas ada masalah dalam keluargaku, bukannya ngasih solusi malah jelek2in orang tuaku. sumpah gak nyongko tibake cangkem mu panggah bosok! gak iso dijogo, nelongso aku cok!
yg kamu tau itu cuma sebagian dari hidupku, aku juga gabakal mau cerita semua kehidupanku, soalnya tetep ada batasan mana yg boleh diketahui & mana yg ga boleh diketahui
dilawan balik pertemanan jadi hancur, kalo gak di lawan ngelunjak mulu jadi orang. sebenarnya aku sangat tersinggung saat itu juga sama beberapa omonganmu, cuma aku bisa maklumin soalnya kamu gatau posisiku kayak apa
mas bagus retweeted
ALERTA!!!
KORAN BELANDA 29 Juli 2026
๐๐ฉ๐๐ค๐๐ก ๐๐ง๐๐จ๐ง๐๐ฌ๐ข๐ ๐๐๐๐๐ง๐ ๐๐๐ง๐ฎ๐ฃ๐ฎ ๐๐๐๐๐ง๐ ๐ค๐ซ๐ฎ๐ญ๐๐ง?
Ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda memburuk, tetapi Presiden Prabowo Subianto membantah keras bahwa ada masalah. Sebaliknya, ia menyebut para pengkritiknya sebagai โlondo irengโ (pengkhianat) dan, untuk sementara ini, tampaknya tidak berniat menghentikan proyek-proyek raksasa yang menghabiskan anggaran sangat besar.
Dalam beberapa pekan terakhir, semakin banyak indikator ekonomi yang mengkhawatirkan bermunculan.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berulang kali turun tangan untuk menopang rupiah setelah nilainya merosot ke titik terendah dalam sejarah. Pada saat yang sama, penciptaan lapangan kerja terus melemah dan jumlah pekerjaan yang tersedia menyusut hingga puluhan ribu.
Namun Presiden Prabowo bersikeras tidak ada krisis. Menurutnya, Indonesia tetap menjadi salah satu ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan laju pertumbuhan sekitar 5โ6 persen.
Dalam pidatonya pekan lalu, Presiden bahkan menyerang para pengkritiknya dengan menyebut mereka โlondo irengโ. Istilah tersebut pada mulanya merujuk kepada pribumi yang berpihak kepada Belanda pada masa perang kemerdekaan. Kini istilah itu digunakan secara lebih luas untuk menyebut orang Indonesia yang dianggap mengkhianati bangsanya sendiri.
โMereka sudah berbulan-bulan mengatakan Indonesia akan runtuh. Katanya April, lalu Juli. Tapi tidak terjadi apa-apa,โ ujar Prabowo dengan nada menyindir.
โ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐โ
Di balik optimisme Presiden, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahannya mulai menurun, dari sekitar 80 persen menjadi sekitar 50 persen. Semakin banyak warga Indonesia yang kehilangan kepercayaan terhadap apa yang oleh para pengkritiknya disebut sebagai โPrabowonomicsโโmodel pembangunan yang bertumpu pada peran negara yang sangat dominan, belanja populis, dan eksploitasi sumber daya alam secara lebih intensif.
Para investor asing semakin berhati-hati. Kalangan kaya Indonesia juga mulai memindahkan dana mereka ke pusat-pusat keuangan seperti Singapura dan Dubai.
๐จ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐?
Walaupun ekonomi masih tumbuh sekitar 5 persen, para ekonom menilai angka tersebut menutupi persoalan struktural yang lebih mendalam.
Indonesia masih menggantungkan sebagian besar pendapatannya pada ekspor bahan mentah seperti nikel, batu bara, minyak, gas, emas, kayu, dan minyak sawit. Industri pengolahan memang berkembang dalam beberapa tahun terakhir, tetapi sebagian besar nilai tambah masih dinikmati perusahaan asing. Manfaat bagi masyarakat Indonesia jauh lebih kecil dibanding keuntungan yang dinikmati kelompok oligarki bisnis.
Sementara itu, sektor-sektor yang biasanya mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar justru tertinggal.
Berbeda dengan banyak negara Asia Timur, Indonesia belum berhasil mengubah jumlah tenaga kerja mudanya yang besar menjadi basis industri manufaktur yang kompetitif dan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Negara-negara yang sukses melakukan industrialisasi mampu naik kelas dari industri padat karya menuju manufaktur yang lebih maju sehingga melahirkan kelas menengah yang terus berkembang.
Sebagian negara tetangga bahkan telah melangkah lebih jauh dengan menghubungkan pemerintah, universitas, dan dunia usaha untuk mengembangkan serta mengekspor teknologi seperti semikonduktor dan kendaraan listrik. Indonesia dinilai tertinggal dalam proses transformasi tersebut.
Para investor juga mengeluhkan kualitas pendidikan yang belum sesuai dengan kebutuhan industri modern. Regulasi dinilai membingungkan, korupsi masih meluas, dan birokrasi pemerintah sulit diprediksi.
Beberapa perusahaan bahkan baru diberi tahu setelah mereka berinvestasi bahwa ekspor komoditas tertentu hanya boleh dilakukan oleh badan usaha milik negara yang baru dibentuk. Ketidakpastian serupa juga terjadi di sektor perkebunan dan pertambangan.
Tingkat pengangguran resmi memang berada di bawah 6 persen. Namun angka tersebut dianggap tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Lebih dari separuh penduduk Indonesia bekerja di sektor informal, sebagai pengemudi ojek, pedagang kaki lima, atau buruh lepas. Bahkan lulusan perguruan tinggi pun semakin sulit memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.
Sementara itu, mahasiswa secara rutin menggelar demonstrasi menentang apa yang mereka sebut sebagai โPrabowonomicsโ, sambil membawa spanduk bertuliskan โMenuju Indonesia Bangkrut?โ
Ambisi pemerintah sangat besar. Pemerintah ingin membangun lumbung pangan raksasa untuk mencapai swasembada pangan, mendirikan toko desa bersubsidi di 80.000 desa, membangun tiga juta rumah murah, menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil, serta membangun ibu kota baru dengan biaya mencapai ratusan miliar dolar, di samping meningkatkan belanja untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Para ekonom memperingatkan bahwa belanja pemerintah berpotensi melampaui batas defisit anggaran sebesar 3 persen terhadap PDB sehingga dapat menggerus kepercayaan investor.
Menurut para pengkritik, Prabowo kerap mengabaikan pihak-pihak yang menyampaikan keberatan. Ia dianggap kurang memperhatikan pertanyaan mengenai kemampuan negara membiayai berbagai proyek ambisius tersebut, sementara pemberantasan korupsi belum menjadi prioritas utama pemerintahannya.
Tahun-tahun mendatang akan menunjukkan apakah Indonesia mampu terus membiayai proyek-proyek mahal tersebut sekaligus mengendalikan inflasi, menjaga kepercayaan terhadap rupiah, dan memastikan utang negara tetap berada dalam batas yang aman.
Dengan demikian, pertanyaannya bukan lagi apakah Prabowo merupakan seorang pemimpin yang penuh energi, melainkan apakah visi ekonominya mampu menjamin kemakmuran Indonesia dalam jangka panjang.
๐๐ฐรซ๐ญ ๐ท๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ฎ๐ฎ๐ฆ๐ญ, ๐๐ฆ ๐๐ฐ๐ญ๐ฌ๐ด๐ฌ๐ณ๐ข๐ฏ๐ต








