dan terkadang, memandang panggung yang bergelimang cahaya—aku sedikit iri.”
Menelan ludah, rasanya betulan ada yang tersangkut. Sakit. Sakit, namun, mana mungkin akan mengatakan 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘮𝘶, bukan? Amari tidak punya nyali. ...
Lebih baik dia mati saja daripada harus mengucapkan itu di depan sang pujaan hati.
“Ha-hanya itu alasannya. Maafkan aku ya, Akehoshi-san.” jika dirimu puas, maka baguslah. Ia berharap alasan ini mampu mengelabui sang tuan. @sparkthlie
gampang sekali menguak kebenaran dari ucapan kebohongan darinya, sungguh, Amari tidak punya jalan lain untuk mengatakan hal yang sejujurnya.
Atau tidak.
“Aku ... bukan begitu.” menunduk, rasanya ingin menangis. Kamu, temannya yang berharga. Baginya ... baginya, ...
hubungan ini sangat berharga tetapi tidak ingin Amari mengganggu Akehoshi. Tidak tahu apa yang harus dikatakan, pemilik rambut merah muda itu hanya menghela napas berat. “Semuanya hanya salah paham——aku tidak menghindari Akehoshi-san kok.” @sparkthlie.
🍬 5
Malam-malam begini kalau melihat @painreso bisa-bisa menjerit sampai terdengar satu kampung. “Ha-halo kak, silahkan permennya ... kostumnya serem banget ya ... happy halloween.” malu-malu (atau ketakutan) sambil memberikan beberapa permen, totalitas banget kostumnya.
🍬 6
Replying to @haventhlie @sparkthlie
Gadis itu memberikan tas dengan gambar jack-o'-lantern, berisi permen. Pokoknya banyak. Termasuk konpeito juga ada. Ringo ame juga. Sangat gado-gado, intinya.
“Aku kemari hanya untuk ini, jadi ... saya permisi dahulu.” Entah mengapa malah berubah bahasa ucapan terakhir.
Garuk kepala.
Ini bagaimana cara menghubunginya, ya? Tapi dengan tanpa takut dan berani, Amari mencoba mengetuk pintu Trickstudio.
Sedang membawa permen, dan butuh berbicara dengan seseorang. @sparkthlie.
Malam-malam begini kalau melihat @painreso bisa-bisa menjerit sampai terdengar satu kampung. “Ha-halo kak, silahkan permennya ... kostumnya serem banget ya ... happy halloween.” malu-malu (atau ketakutan) sambil memberikan beberapa permen, totalitas banget kostumnya.
“Marota-san! Lama tidak berjumpa!” Ia yang memiliki banyak permen pun tak segan memberikan temannya beberapa. “Aku membuat permen untuk Halloween dan mau membagikannya, semoga Marota-san suka ya!” @forestwoodsx.








