Mikko Kohl retweeted
#intinyadeh rekap:
> Mahasiswa dan masyarakat sipil demo #IndonesiaSadar tgl 28 Okt di Bundaran HI
> Demonya dihalangi polisi dan TNI, bbrp ditangkap
> Polda Metro Jaya bikin acara peringatan Sumpah Pemuda besoknya tgl 29 Okt di Bundaran HI
> Acara dihadiri Raffi Ahmad, Willie Salim, dan bbrp org pake almamater yg ngaku mahasiswa
> Ketauan klo mereka ternyata bukan mahasiswa alias gadungan. Mereka ngaku dibayar
> Publik geram acara pake mahasiswa bayaran, dianggap sbg usaha mengerdilkan gerakan mahasiswa
> Di acara tsb ada banner & branding Le Minerale (Raffi BA nya Le Minerale). Le Minerale dikecam, diboikot. Le Minerale klarifikasi klo gak terlibat di acara tsb
> Polda Metro, Raffi, dan Willie kompak hapus postingan ttg acara itu
> Windah Basudara nyatakan perang thd publik figur afiliasi pemerintah, target pertama Raffi dan Willie krn keterlibatan di acara tsb
> Windah prediksi abis ini Raffi posting ttg anak, Willie posting acara keagamaan. Dua-duanya sesuai prediksi
> Willie dan Raffi klarifikasi, bilang gak tau menahu ttg detail dan perencanaan acara. Ngaku gak dibayar jg
> Sarah Sechan sindir Raffi, anggep klarifikasinya aneh, krn di acara tsb Raffi yg blg "hidup mahasiswa" & gak mungkin gak tau siapa yg ngadain acara. Klo gak taupun & pas dtg ngerasa janggal, harusnya bisa pergi
> Raffi tampil di event Youth Summit, para peserta yg hadir lakukan protes dgn acungkan tiga jari ke Raffi
> Acara RANS Carnival di Jogja sepi, pengisi acara utama seperti Guyon Waton dan Tipe-X, ngundurin diri. Diikuti 90% UMKM pengisi tenant yg jg milih ngundurin diri
> Beredar broadcast Ketua RT/RW diminta datangin warga ke acara RANS Carnival utk meramaikan dgn imbalan uang transport
bangke mau di sembunyiin gimanapun bakal tetep kecium bau busuknya, danantara ngapain sponsorin acara begini sedangkan negara katanya lagi efisiensi anggaran? udh kaya duit pribadi anjeng suka suka mereka mau ngeluarin kemana dan buat apa
Mikko Kohl retweeted
DANANTARA = Factory Laundry
RANS = Affiliate Laundry
MBG = Kitchen Laundry
KOPDES = Store Laundry
Kinclong sekali rekan-rekan APBN-nya.
Mikko Kohl retweeted
Kawan-kawan, pergerakan yang kita lakukan, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, membuktikan bahwa menjadi berisik itu berpengaruh. Lihatlah betapa ternyata orang-orang rezim tidak sekebal itu. Tapi jangan lupa isu utama. Kebakaran hutan masih terjadi
Mikko Kohl retweeted
DI JEPANG SUDAH RAME DIBERITAKAN GUYS
IT IS WORKSSS!!!!! TERUS BERISIKKK
#INDONESIASADAR
Mikko Kohl retweeted
INFO A1 dari teman yang coment!!!
THE POWER OF RAFFI AHMAD.
"Menindaklanjuti perintah KAPOLRES dan KAPOLSEK SLEMAN untuk memerintahkan bhabinkamtibmas mengajak 100 orang diwilayah binaannya untuk turut hadir meramaikan acara. PENGAMBILAN UANG sesuai jam yang ditentukan"
Apakah jobdesk dari kepolisian mengurus hal seperti ini?
AYOO WARGA JOGJA JANGAN MAU KITA MASYARAKAT MENJADI ALAT TERUS, JANGAN MAU DISAMAIN SEPERTI PENONTON BAYARAN DI DAHSYAT. TUNJUKIN KALAU JOGJA MASIH PUNYA AKAL, NURANI DAN EMPATI.
Mikko Kohl retweeted
Video ini katanya banyak di-take down. Silakan download atau repost video ini, kita kalahkan takedown mereka.
Oh crap hahahaha
I still don't know how to tell my wife… Claude Code just found 4,812 of her photos sent to a server in Hong Kong, including the private ones she took only for me.
Her iPhone sent every one of them while she was asleep next to me.
Our son's first steps, her passport, screenshots of our bank app, the photos from our hotel room last summer. Everything from the last three years was there.
It happened every night between 2 and 5 am with the screen off. Each photo had a time stamp and the same address, a server registered 40 days ago. She never saw a single sign of it, and the newest one left 6 minutes before I found it.
I plugged her iPhone into my MacBook and asked Claude Code to find every app that touched her photos while she slept. It pointed to a free cleaner she installed last spring after the "iPhone Storage Full" message and completely forgot about. 4,812 photos.
I started scrolling the list. Next to a few hundred of them I saw the album name: Hidden. She had locked that album with Face ID so nobody could open it.
Face ID only stops a person who picks up the phone, while an app with Full Access to Photos opens the Hidden album like any other folder. There is no green dot for that, like there is for the camera. The cleaner had that access from the day she installed it.
I deleted the app and switched every photo app to Limited Access. Who has already opened those photos, I don't know. In the morning I have to tell her.
Any app you ever allowed to see all your photos can do the same. If you want to check yours, plug your iPhone into a Mac, tap "Trust" and ask Claude Code to find every app with Full Access and show where each one sends data at night. The exact prompt I used is in the first comment.
Mikko Kohl retweeted
Hayoo jan jane, sampean2 d posisi pemerintahan bingung juga to itu KopDezzzz dibuat apaan wkwkwwkwk
Hla mbok yakin.
Cuma isin ae ngakoni “sejujurnya saya juga mumet mase ini bangunan buat apa”
Mangkane usulnya mulai waton.
Mikko Kohl retweeted
Gw salah satu akun yg istiqomah tawaddu menagih Lapkeu Danantara karena ingin melihat sajian keagungan mahakarya Lapkeu Konsolidasian dengan
>total aset 14.000 Triliun
>Revenue growth 400%,
>Profitability growth 300%
Replying to @txtdaritaxpayer
ngeliat perjuangan lu nagih lapkeu danantara jujur kerasa banget si sakitnya di gue 😭





































