aksaragas retweeted
i wish we had a place like this, for meetups, dates and hangouts, instead of overpriced cafes
aksaragas retweeted
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
aksaragas retweeted
This photo is a work of art.
Readers added context they thought people might want to know
This photo is a work of Artificial Intelligence.
It was created by the Babylon Bee as part of a parody of the actual recent riots in Paris, France.
babylonbee.com/news/palestini…
aksaragas retweeted
Sebenarnya kita udh bisa gerak kaya Perancis dan bisa buat pemerintah ini kaya Nepal. Tapi kira2 apa yaa yg bisa buat trigger semua lapisan masyarakat utk punya suara yg sama dan ada tindakan yg selaras. Pemicunya udh bnyk bgt tapi utk do something yg lebih itu yg sulit
aksaragas retweeted
-Dan bagian paling menyakitkan bukan cuma kehilangan pacar setelah 11 tahun. Tapi kehilangan dua orang sekaligus, dalam satu waktu. Orang yang selama ini gw anggap rumah, dan sahabat yang bahkan gw izinkan masuk ke dalam kehidupan gw karena gw percaya sama dia.
-Puncaknya, gw pernah nemuin mereka berdua di kamar kosan sahabat gw sendiri. Padahal sebelumnya dia izin ke gw mau ke kampus. Duh, kalau diingat sekarang, kadang gw masih bingung harus ketawa atau marah sama kebodohan keadaan waktu itu wkwkwk. Sebelas tahun bersama, tapi ternyata ada bagian dari hidupnya yang sama sekali nggak gw ketahui.
-Gw nggak tahu mana yang lebih menyakitkan: kenyataan bahwa dia bisa memilih orang lain setelah sebelas tahun, atau kenyataan bahwa orang yang dia pilih adalah seseorang yang selama ini gw percaya. Karena kalau orang asing yang jadi pengganti, mungkin gw cuma perlu belajar menerima kehilangan satu orang. Tapi ini? Gw harus menerima kehilangan dua orang yang sebelumnya punya tempat berbeda di hidup gw.
-Sebelas tahun ngajarin gw banyak hal tentang cinta, tapi perpisahan itu ngajarin gw sesuatu yang jauh lebih pahit: mengenal seseorang selama itu ternyata nggak menjamin kita mengenal seluruh isi hatinya. Dan memperjuangkan hubungan selama itu juga nggak menjamin orang yang kita perjuangkan akan memilih kita sampai akhir.
-Dulu gw pikir, selama kita terus memilih satu sama lain, selama kita selalu pulang ke tempat yang sama, selama kita masih punya tanggal-tanggal penting untuk dirayakan, kita akan baik-baik aja. Ternyata, rumah yang kita bangun berdua pun bisa ditinggalkan oleh salah satu penghuninya tanpa kita tahu sejak kapan dia berhenti merasa ingin tinggal di sana.
-Tamat. Bukan karena sebelas tahun itu nggak berarti, tapi karena ternyata kenangan sebanyak itu pun nggak bisa bikin seseorang bertahan kalau hatinya udah memilih pergi.
"JADI JANGAN PERNAH NAHAN ORANG YANG INGIN PERGI yaaaa GUYS"
...
dan ini, yang pengen gw sampein ke orang2 kalo mereka nanya soal moveon. semua hanya masalah (waktu).
Wah ini gokil, gamasuk akal😭😭😭
aksaragas retweeted
Tulisan ini sangat mewakili persis sebagaimana diri ini melewati hari harinya.
Terimakasih telah menciptakan karya yg sangat indah ini 🙏🏻🥹
lettersfromjingga.substack.c…



























