Pinned Tweet
Mau jadi orang baik, berguna nusa&bangsa, sopan, rajin menabung, rajin olahraga, rajin solat, sukses di umur 25, nikah diumur 26, beli rumah di pulau deket antartika, jadi ceo gajinya $500000 per hari, wisata ke planet lain, selfie bareng alien, masuk surga. Amin. Ok thats a lot
🍉 retweeted
Sandwich Gen of Indonesia, caretakers of sick parents, be ready to get even poorer.
BPJS stopped my parent’s programme today.
🍉 retweeted
#ArsipTempo
Jenazah-jenazah ditemukan di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, pada Mei 1998. Jenazah itu diduga adalah para aktivis korban penculikan.
🍉 retweeted
“untungnya punya kakak bea cukai, selalu dapat yang gratisan (barang gelap)” ???
ohhh “barang gelap” jadi jatah keluarga yaa, mana bangga bgt lagi pamerin penyalahgunaan wewenang. DAPAT BARANG HARAM KOK GA MALU??? 😭🤭
🍉 retweeted
Marta, perempuan 19 tahun yang kami temui di Sumba, berkata kalau selama belasan tahun dia percaya bahwa takdirnya adalah seorang budak.
"Sejak kecil saya percaya kalau saya itu hamba," kata Marta. Selama belasan tahun dia mengalami penyiksaan. bbc.com/indonesia/articles/c…
🍉 retweeted
Background keluarganya suaminya Dian Sastro GG banget. DARKNYA NGEDARKK BANGETTT 🤔
Kakek suaminya dian: tokoh penting era Orde Baru sekaligus mantan Direktur Utama Pertamina, Letjen TNI (Purn) Ibnu Sutowo.
- hampir bikin indonesia bangkrut
- bikin pertamina kelilit utang.
Sedangkan bapak mertuanya dian:
- Kasus Penembakan Pelayan Fluid Club (2005)
- Perusakan Rumah oleh Vika Dewayani / Florence (2013)
- Kasus Sengketa Tanah Hotel Hilton / Sultan (2006)
- Pemeriksaan Kasus Korupsi PT Garuda Indonesia (2018)
🍉 retweeted
merinding bgt ngeliat editan video ini.
di balik semua janji dia sewaktu nyapres satupun gada yg berhasil menyejahterakan rakyat, justru kebijakan yang dia buat banyak sekali yang merugikan rakyat, ANTIKRITIK dan NIREMPATI.
SEGERA MUNDUR!!
#INDONESIASADAR
🍉 retweeted
Pilu! Bayi Piatu Meninggal setelah Viral tak Makan & Minum Susu 10 Hari Akibat Kemiskinan
SEORANG bayi di Bulukumba, Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah tak mendapat asupan makanan dan susu selama 10 hari akibat faktor kemiskinan. Sang nenek tak mampu menahan tangisnya atas kepergian cucunya tersebut.
Bayi 14 bulan tersebut sebelumnya dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kejang karena tak makan dan minum selama 10 hari. Akibat kondisinya memburuk, ia langsung dirawat sepekan di ICU RS Bulukumba.
Selama ini, bayi tersebut hanya dirawat oleh sang nenek dengan serba keterbatasan, setelah ibunya meninggal saat ia baru berumur sebulan. Sementara ayahnya berada di luar kota untuk bekerja sebagai buruh dan jarang pulang.
Sebelumnya bayi bernama Nakla Safira ini sempat viral di media sosial dan mendapat perhatian publik karena tak makan dan minum susu selama 10 hari. Sang nenek memohon bantuan kepada warga untuk membantu cucunya yang kondisinya sudah lemas.
Selain tak makan dan minum susu, Nakla juga diketahui pernah terjatuh dan sakit. Keterbatasan ekonomi membuat sang nenek tak mampu membelikannya susu dan tak membawanya ke rumah sakit karena Nakla belum memiliki BPJS.
Wakil Ketua II DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, menyoroti kasus kemiskinan yang tak mendapatkan kebutuhan dasar yang kerap kali berulang di Bulukumba. (M-1)
Naskah: Metro Tv/Ifa Musdalifa
Editor Video: MI/Nike Amelia Sari
#BayiMeninggal
#Bulukumba
#Miskin
#Susu
#Ekonomi
Bayi 14 bulan bernama Nakla Safira di Bulukumba, Sulsel, meninggal dunia diduga karena kelaparan.
Ia tak makan dan minum susu selama 10 hari akibat kemiskinan ekstrem keluarganya.
Ibunya meninggal saat Nakla berusia 1 bulan, ayahnya kerja di luar kota, dan ia diasuh nenek yang kesulitan ekonomi. Bayi tersebut sempat kejang, dirawat di ICU RS Bulukumba selama seminggu, namun nyawanya tak tertolong.
Setelah video nenek menangisi cucunya viral, relawan berdatangan, pemerintah daerah mengevakuasi Nakla ke RSUD, BPJS gratis mendadak aktif.
Ajaib bgt negara ini.






























