amara retweeted
Manusia itu makhluk dinamis. Kalo kamu ngerasa dia gak sama kayak sebelumnya, ya wajar. Lot of things happened. Kita gak pernah tau apa yg sebenernya terjadi, as long as he's enjoy to every things he did, we are happy as well. Jangan menggiring opini, yg berakibat merugikan yah.
amara retweeted
🩷kata gue stop kemakan konten “cara menjadi cewe high value”
“cara menjadi cewe feminine energy”
itu semua gabisa dibikin2, performative, atau dipaksakan. satu2nya cara ya cintai diri sendiri, ditempa pengalaman. inget, aura gabisa boong. always believe in yourself.
amara retweeted
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, one day kamu akan menjadi perempuan yang berhasil dalam banyak hal. kariermu bagus, uangmu banyak, badanmu sehat dan hidupmu selalu bahagia.
amara retweeted
dalam relationship;
berantem itu wajar, tapi jangan dibuat-buat.
cemburu itu penting, tapi harus ada klarifikasi.
marah itu manusiawi, tapi jangan kelamaan.
salah paham itu biasa, tapi harus diobrolin.
satu lagi!
setia itu mahal, jangan dikhianati dg hal yg menurutmu lebih indah
amara retweeted
Dating orang yang emotionally mature sangat menyenangkan.
"Kamu kalo ada ga nyaman atau mikir apa, bilang aku ya"
"Udah makan blm? Mau bawa kamu kesini makan ini"
"Ga perlu takut, ada aku"
Tiap berantem, ga lama nyamperin & say sorry. And many more
amara retweeted
halo temen-temen!
bagi siapapun teman-teman yang sedang kesulitan ekonomi tapi membutuhkan pembalut, boleh dm aku ya.
I will try my best to help.
thank you💜
Boleh bantu rt ya
amara retweeted
Little reminder buat para perempuan:
kebebasan dan kemandirian itu dimulai dari kemampuan menghidupi diri sendiri, bukan dari selembar buku nikah.
punya penghasilan sendiri, bisa memenuhi kebutuhan sendiri, dan punya kendali atas keputusan hidup itu penting. menikah boleh jadi salah satu tujuan, tapi jangan sampai pernikahan menjadi satu-satunya jalan untuk merasa aman secara finansial.
jaga ketenanganmu, bangun kemandirianmu, dan lindungi kondisi finansialmu.
amara retweeted
fun fact 🧠
orang yang terlalu lama hidup dalam survival mode sering kali justru lebih keras dan perhitungan terhadap dirinya sendiri daripada kepada orang lain.
ke orang lain bisa begitu pengertian, gampang memaklumi, bahkan rela berkorban. tapi giliran untuk diri sendiri, selalu merasa harus hemat, nggak boleh merepotkan siapa-siapa, dan harus bisa mengatasi semuanya sendiri.
kadang, mereka bukan nggak tahu cara menyayangi diri sendiri. mereka cuma terlalu terbiasa menomorduakan kebutuhannya sendiri.


























