๐Ÿ’ฏ%N.K.R.I ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ•‰๏ธโ˜ธ๏ธโ˜ฎ๏ธโ˜ฏ๏ธโ˜ช๏ธโœ๏ธ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ ๐Ÿ”ด๐Ÿ–ค๐Ÿ”ด#milanisti #follback ๐Ÿ‘๏ธ im watching you โ˜ ๏ธ

Indonesia
Joined October 2012
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
๐Ÿ˜๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Dean James won zojuist met Indonesiรซ de ASEAN Cup. James scoorde uit een vrije trap en was ook in de strafschoppenreeks trefzeker. De laatste keer dat Indonesiรซ een internationale prijs pakte, was in 1991.
69
1,425
15
7,985
60,460
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Asean Cup Winner.
47
1,670
11
11,954
88,884
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Doa anak kecil 16 tahun lalu yang menyaksikan Irfan Bachdim berdansa lalu menangis di final malam itu kini telah dewasa dan doanya baru saja didengar Indonesia berhasil menjadi Juara FIFA Asean Cup!! ๐Ÿ†๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
109
6,087
423
20,132
460,607
Ingatkah Anda kapan bergabung dengan X? Ya, saya ingat! #MyXAnniversary
20
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Adek adek suporter PSS karo PSIM nek kowe kowe kabeh isih do arep padu mergo graffity dirusak, gendera dirayah, apa meneh merga tulisan nang sosmed jajal sak durunge do ngamuk delok kiwa tengenmu, ana kanca laskar/ komunitasmu sik do kangelan bayar sekolah/ kuliah ora, ana sik do sambat uripe abot nganti muk pengen mati wae ora, ana sik sambat urusan sampah ora, ana sik sambat golek gawean angel ora, ana sik sambat apa apa saiki larang ora, ana sik sante wae ndelok kancane arep modar merga pil sapi ora, ana sik sambat kasus MKYK ra nandi2, ana sik sambat manajemen pss bosok ora? Nek ora ana sumangga dilanjut le do arep gelut nganti masalah kui kabeh dadi ora luwih penting tinimbang klub bal sik level e isih medioker kabeh
34
756
9
1,353
70,948
mereka masih tampil dan masih punya energi di atas panggung. masih ingat lagu ini?
58
95
18
581
58,187
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Russia ๐Ÿ‡ท๐Ÿ‡บ has no Pride ๐Ÿณ๏ธโ€๐ŸŒˆ. They donโ€™t allow degenerates to march naked in front of children. They donโ€™t allow mentally ill gender benders to have control over the education system. Russia ๐Ÿ‡ท๐Ÿ‡บ stands for traditional family values..
133
296
13
1,657
60,880
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Ia dituduh sesat oleh ulama, diancam oleh penghulu, dan dijauhi oleh tetangganya sendiri. Semua itu terjadi hanya karena ia memasang meja dan kursi di dalam kelasnya. Ini bukan kisah orang kafir yang menyerang Islam. Ini kisah seorang kiai dari Kauman yang mengubah cara kita belajar sampai hari ini. Di awal abad ke-20, Indonesia hidup dalam dua sistem pendidikan yang saling melecehkan satu sama lain. Pesantren melahirkan ulama yang hafal kitab namun tidak mengenal matematika, sementara sekolah kolonial Belanda mencetak intelek yang lancar berhitung namun terputus dari akar spiritualnya sendiri. Dari dua kutub inteligensia inilah lahir jurang yang dalam: lulusan pesantren menguasai agama tapi tidak menguasai ilmu umum, sementara lulusan sekolah Belanda menguasai ilmu umum tapi tidak menguasai ilmu agama. K.H. Ahmad Dahlan menyaksikan tragedi ini dari dekat, dan ia tidak bisa tinggal diam. Dahlan menolak untuk memilih salah satu. Ia justru menggabungkan keduanya dalam satu kurikulum yang dianggap mustahil oleh kalangan kolot maupun kalangan radikal sekaligus. Di ruang tamu berukuran 2,5 x 6 meter, dengan perabotan yang sudah ia jual dan harta yang sudah ia lelang, ia memulai revolusi pendidikan dari nol. Langkah itu bukan nekat tanpa pijakan. Dahlan memiliki landasan filosofis yang kuat: bahwa Al-Qurโ€™an tidak hanya berbicara soal ritual ibadah, tetapi secara konsisten mendorong manusia untuk menggunakan akal dan mempelajari alam semesta. Ilmu agama dan ilmu umum, dalam pandangannya, adalah dua sayap dari satu burung yang sama. Visi Ahmad Dahlan bukan sekadar memadukan mata pelajaran, melainkan membentuk manusia yang memiliki empat kecerdasan secara utuh: intelektual, spiritual, emosional, dan profesional. Inilah yang membedakan filsafat pendidikannya dari sekadar reformasi kurikulum biasa. Ia tidak sedang mereformasi sekolah, ia sedang mereformasi manusia. Tujuan pendidikan menurut Dahlan adalah membentuk manusia yang alim dalam ilmu agama, berpandangan luas dengan memiliki pengetahuan umum, sekaligus siap berjuang mengabdi untuk menyantuni nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ukuran keberhasilan bukan nilai ujian, melainkan kemanfaatan nyata bagi orang-orang di sekitarnya. Satu prinsip Dahlan yang paling mengguncang adalah penolakannya terhadap ilmu yang berhenti di kepala. Bagi Dahlan, materi pendidikan bukanlah sekadar teks yang dihafal, melainkan instrumen untuk transformasi. Ia menekankan pendidikan yang fungsional dan aplikatif, di mana ilmu harus menjelma menjadi amal perbuatan nyata. Inilah yang membuat Muhammadiyah lahir bukan sebagai organisasi ceramah, melainkan organisasi yang langsung mendirikan rumah sakit, sekolah, dan panti asuhan. Dahlan tidak pernah percaya pada perubahan yang hanya terjadi di mimbar. Ia percaya pada perubahan yang terjadi di lantai rumah sakit dan di bangku sekolah. Dahlan melihat bahwa dikotomi antara ilmu Islam dan ilmu umum bukan kebetulan sejarah, melainkan bagian dari strategi kolonial untuk memecah belah, agar masyarakat pribumi tetap bodoh dan terbelakang. Menyadari ini bukan sekedar pelajaran sejarah, ini adalah cermin yang membuat kita bertanya: seberapa jauh kita sudah benar-benar merdeka dari cara berpikir itu? Hari ini, ketika dunia kerja menuntut profesional yang berintegritas dan sistem pendidikan kita masih sibuk memperdebatkan jam pelajaran agama versus mata pelajaran STEM, filsafat Dahlan terasa bukan sebagai masa lalu yang kita kenang, melainkan sebagai masa depan yang belum juga kita capai. Ulasan Buku: Filsafat Pendidikan KH. Ahmad Dahlan - Utami Pratiwi
6
150
3
500
23,640
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Homophobic adlh senormal2nya MANUSIA, menolak penyimpangan, menolak hub sesama jenis. Hidup HOMOPHOBIC โœŠโœŠ #StayNormal
91
4,540
59
19,600
245,306
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
APA KABARMU, PAK OJOL? Lo bangunin gue subuh. Lo anterin gue ke stasiun. Lo kirim makan siang ke kantor gue. Lo temenin gue pulang malem di tengah hujan. Lo anterin paket gue Tapi lo kerja berapa jam? Dapat berapa? Kalau kecelakaan, siapa yang nanggung? Kalau akun lo disuspend tiba2 , lo lapor ke mana? Ini Utas buat kita bicara jujur soal kondisi lo , dengan data, bukan basa-basi.
57
384
11
1,549
80,334
Tipikal ibu2 bgt, satu stress, satu ngomel doang. Ambil gergaji selesai masalah.
78
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Mahasiswa Asal Gaza Bongkar Sisi Gelap Donasi Palestina di Indonesia! Publik tanah air dikejutkan oleh pengakuan terbuka seorang mahasiswa asal Jalur Gaza, Palestina, bernama Ahmed Shorafa. Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Ahmed secara terang-terangan mengkritik
207
2,472
109
8,170
196,353
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
2,803
45,946
3,750
100,292
11,304,445
Stop normalizing men having periods. Stop normalizing men getting pregnant. Stop normalizing men participating in womenโ€™s sports and dominating them. Stop normalizing boys being in girls bathrooms by their assumed genders. Stop throwing men and women into same prisons, hostels or living arrangement just because men call themselves women. Stop normalizing gender affirmative surgeries in kids. Stop normalizing gender bias and woke indoctrination in schools. Stop confusing children, stop taking custody of confused children away from their parents if they donโ€™t agree with your gender bias. Stop greedy gender clinics from taking advantage of poor kids through misinformation. Stop normalizing hormone treatments, chemical castration, mastectomy, genital reconstruction, phalloplasty and other life altering changes to kids. Stop including children in drag shows. Stop kids from performing drag shows. Stop normalizing YAP (Youth Attracted Persons). Thereโ€™s no such a thing, theyโ€™re all just pedophiles. Stop normalizing MAP (Minor Attracted Persons). Thereโ€™s no such a thing, theyโ€™re all just pedophiles. If a child canโ€™t smoke, drink, drive, get a tattoo or even vote, why do you think itโ€™s normal for an immature kid to consent to gender change surgeries. #SaveWomensSports #SaveWomensSpaces #MinorAttractedPerson #YouthAttractedPerson #GenderAffirmativeSurgery #StopKidsInDragShows #Phalloplasty #Masectomy #HormoneTreatments #GenderClinics A thread for your awareness๐Ÿ‘‡
6
55
4
145
28,263
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
Gue lagi ngantri di minimarket malem malem, banyak muka orang-orang yang kelihatan capek abis pulang kerja. Ada seorang cowok ke kasir, beli kopi starbucks kaleng sama Marlboro merah. Pas kasir nyebutin totalnya, dia reflek buka MyBCA, cek saldo, terus ngedumel โ€œAnjir, tipis banget.โ€ Tapi habis bayar dia keluar dan foto minuman ama rokoknya dengan caption โ€œlate night grindโ€. Masalahnya, pemandangan kayak gitu tuh kejadian tiap malem di kota besar. Antrian minimarket penuh anak kantoran yang kelihatan rapi dan โ€œsibukโ€, tapi di balik itu banyak yang hidupnya kayak etalase. Dari luar keliatan mapan, dari dalem saldonya ngos ngosan. Gaji UMR tapi lifestyle sok SCBD. Beli kopi botolan mahal di minimarket padahal di rak sebelah ada yang lebih murah. Ambil snack overprice cuma karena packagingnya lucu dan keliatan estetik kalau difoto. Katanya biar nemenin โ€œlate night grindโ€, padahal yang digrind itu gengsi, bukan masa depan finansial. Yang bikin miris, semua ini sering dibungkus narasi โ€œself rewardโ€ dan โ€œyang penting nikmatin prosesโ€. Padahal jujur aja, itu sering cuma topeng buat nutupin rasa takut keliatan biasa aja. Takut kalau story cuma isi air mineral dibilang hidupnya gitu gitu aja. Takut dianggap ga level kalau ga kelihatan sibuk, capek, produktif. Akhirnya yang dikorbanin bukan rasa gengsi, tapi logika finansial sendiri. Story-nya rapi, tapi alur duit masuk keluar hidupnya ga pernah dirapiin. Pahitnya gini. Dunia ga ngasih bonus cuma karena lu upload caption โ€œlate night grindโ€. Sistem hidup ga peduli lu keliatan capek kerja atau engga. Yang dihitung itu seberapa kuat lu berdiri pas hidup lagi ketat. Kalau tiap belanja kecil aja lu harus cek saldo dulu, tapi tetap maksa beli yang mahal demi kelihatan โ€œlagi hustleโ€, itu bukan lifestyle, itu tanda lu lagi maksa citra yang ga sebanding sama realita. Lu lagi beli validasi sosial pakai napas masa depan finansial lu sendiri. Ini keras, tapi perlu. Gaji UMR tapi pengen hidup kayak anak SCBD itu bukan mimpi besar, itu ilusi mahal yang kelihatannya receh di kasir minimarket. Kopi mahal hari ini mungkin keliatan kecil, tapi kebiasaan ngejar image tiap hari itu akumulasi stres versi premium. Kalau lu ga berani jujur sama dompet sendiri sekarang, gimana ceritanya lu mau naik kelas nanti? Coba puasa gengsi sebentar. Pilih yang masuk akal, bukan yang kelihatan. Stop nitipin masa depan finansial lu ke story 15 detik. Yang keliatan โ€œgrindโ€ di antrian minimarket belum tentu lagi bangun masa depan. Dan yang beneran lagi naik kelas, seringnya justru ga perlu kelihatan sibuk di story.
673
4,804
717
26,533
2,752,591
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
People born between 1960 and 1989 are...
392
2,993
232
9,367
333,158
๐Ÿค๐Ÿค๐Ÿค
758
2,102
133
7,771
275,556
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
โค๏ธ๐Ÿซฐโค๏ธ๐Ÿซฐโค๏ธ๐Ÿซฐ
314
3,534
145
12,817
606,035
E_widi16๐Ÿ‘ฟโšก retweeted
๐Ÿ† 2024 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 2022 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 2016 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 2011 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 2011 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 2007 โ€“ FIFA Club World Cup ๐Ÿ† 2007 โ€“ UEFA Super Cup ๐Ÿ† 2007 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 2004 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 2004 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 2003 โ€“ UEFA Super Cup ๐Ÿ† 2003 โ€“ Italian Cup ๐Ÿ† 2003 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1999 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1996 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1994 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 1994 โ€“ UEFA Super Cup ๐Ÿ† 1994 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1994 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1993 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 1993 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1992 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 1992 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1990 โ€“ Intercontinental Cup ๐Ÿ† 1990 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1989 โ€“ Intercontinental Cup ๐Ÿ† 1989 โ€“ UEFA Super Cup ๐Ÿ† 1989 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1988 โ€“ Italian Super Cup ๐Ÿ† 1988 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1982 โ€“ Mitropa Cup ๐Ÿ† 1979 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1977 โ€“ Italian Cup ๐Ÿ† 1973 โ€“ European Cup Winnersโ€™ Cup ๐Ÿ† 1973 โ€“ Italian Cup ๐Ÿ† 1972 โ€“ Italian Cup ๐Ÿ† 1969 โ€“ Intercontinental Cup ๐Ÿ† 1969 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1968 โ€“ European Cup Winnersโ€™ Cup ๐Ÿ† 1968 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1967 โ€“ Italian Cup ๐Ÿ† 1963 โ€“ UEFA Champions League ๐Ÿ† 1962 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1959 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1957 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1956 โ€“ Latin Cup ๐Ÿ† 1955 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1951 โ€“ Latin Cup ๐Ÿ† 1951 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1907 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1906 โ€“ Italian Championship ๐Ÿ† 1901 โ€“ Italian Championship
21
146
11
724
39,756