
ㅤㅤDEADㅤㅤDOVEㅤㅤ♰ㅤ..ㅤ𝖙𝖍𝖊 wo͟rld asked 𝗺𝗲 to kneel . 𝒊 o͜͜͜͜͜͜𝗻ly ever bo͟wed to @ashenligth, my beloved wife .ㅤ
heavy nsfw.
Joined November 2023
- Tweets3.1K
- Following27
- Followers68
- Likes1K
Dalam genggamnya, sebuah tali yang cukup panjang melingkar seperti ular. Dengan tatap tajam dan tanpa senyum, ia menghampiri @ashenligth.
“Kael Sareth,” Tangan kanannya menarik pergelangan tangan istrinya. “Aku saranin kamu diam, jangan membantah apalagi memberontak.”
Kemudian, vibrator itu ia lepas dan biarkan masuk di anal dan bergetar dengan tempo yang sangat kencang.
Ia memukul pucuk dada yang terjepit itu kembali, dan karena kesal, IA PUKUL KE SAMPING dan PENJEPIT ITU LEPAS dengan paksa agar membuat KAEL HADIR DI SINI.
“Ngomong aaja. Aku siap kapan aja.” Lalu setelah itu, Seth mengambil lakban. Suara rekat itu terdengar karena ia membukanya. “Mau sekarang cobain diewe sampe mati?” | @ashenligth
Dual rabbit.
Vibrator tersebut ia arahkan ke paha dalam Kael, menggosoknya ke sana sejenak seraya menyeringai. “Atau malah sudah? Tanpa aku pernah dikasih liat, hm?”
Vibrator bergetar di paha dalam Kael, lalu ia naikkan hingga mengenai penis Kael yang terkurung.
Seth terkekeh, lalu menjilat leher istrinya. “Memeknya udah pengen diisi kan? Kalau kosong kelamaan, nanti gatel.” Kemudian, ujung vibrator tersebut ia sodorkan ke cincin anal Kael. | @ashenligth
Entah itu dusta atau bukan, tidak ada yang mengetahui jalan pikir Seth beberapa menit ke depan. Setelah puting, ia turun ke perut bagian bawah yang biasa kembung karena peju. Kulit Kael pun memerah karenanya.
“Cuman emang kamu gak penasaran rasanya?” Ujung penjepit itu ia goyang
dengan ujung batang beberapa kali dari samping. Seth mendekatkan diri kepada Kael dan berbisik, “Kamu seksi banget, aku jadi makin ngaceng.” Ia menggosok ujung penisnya ke paha dalam Kael seraya bernapas berat tepat di telinga Kael. | @ashenligth
Oh, dada bidang istrinya juga ia pukul dengan besi rangkap tiga tadi. Ujung batang itu kini diarahkan ke penis yang terkungkung. Ia tepuk pelan dengan batang itu seakan menggoda, “Duh, sayang ya ketutup. Padahal enak kalau dipukul langsung.”
Sekali lagi, Seth memukul jepit pada puting Kael. Jepitan itu tidak copot karena Seth memukulnya bukan ke samping. Ah... Haruskah ia coba?
“Sayang, kalau ini aku pukul sampai lepas, kuat?” | @ashenligth.
Ia tutup mata Kael setelah puas menunjukkan jepitan itu.
“Ini buat pentil kamu.” Satu jepit jemuran berbahan kayu itu dipasang pada pucuk dada Kael. Dengan mudah menggigit puting yang mencuat tinggi. Terlebih jepit kayu ini memang masih sangat rapat.
Puting yang satunya juga dipasangkan. Seth tersenyum sangaaaaat puas.
“Nah, udah jadi.”
Seth meraih lagi batang rangkap tiga tadi, lalu membuat Kael berdiri lebih dulu dengan kaki yang rapat.
“Berdiri yang tegak, lonte.” | @ashenligth.
Dua tangannya terangkat ke atas. Kaki Kael pun dirantai kembali. Namun kali ini jadi satu dan merapat.
Penutup mata dipasang kembali, dan Seth meninggalkan Kael sejenak untuk mengambil benda. Benda yang tidak ada di dalam ruangannya.
Ia bahkan tidak bicara dulu dengan Kael. Dan sebagai penanda bahwasannya ia pergi adalah suara kunci yang terdengar dan deritnya pelan. | @ashenligth.
| mau dong 🤤
Replying to @ashenligth
"Mnffhh! Nghhhh!" Kael menggelengkan kepalanya untuk ke sekian kali, berusaha melepaskan rambutnya dari cengkeram Seth dan berminat kabur. Ia pernah lihat skenario seperti ini—terakhir kali dia lihat, orang yang duduk di sini ditinggal selama enam belas jam dalam keadaan kacau.
Membiarkan penis itu terjepit hingga merah di dalam pengungkung, terlebih lubang keluar tersebut juga terhalang. Kemudian ketika alat itu terpasang dengan baik, Seth menendangnya. “Emang pantes diginiin.”
Seth menjambak rambut Kael, menyeretnya ke sebuah kursi besi yang
Berbentuk seperti kepiting karena banyak penyangga yang dapat digunakan. Seth memaksakan Kael untuk berdiri di dekat kursi itu, “Udah kebayang mau diapain, sayang?”| @ashenligth



