Pinned Tweet
I think it's important to categorize your friends. But always, always, be nice to everyone.
oby retweeted
INI ORANG KACAU BANGET ASLI. seorang anak kecil yg gatau apa2 di bully dan di doxxing di story instagram nya (Micelle Halim) disandingin sm ketek dia yg lebih mulus. asli nya mukanya gak di sensor sm dia ini gue tambahin stiker. menurut gue ini gabisa dibiarin ya perlu di tindak!
oby retweeted
Brutal!
Organisasi Papua Merdeka ( OPM) pimpinan Undius Kogoya tembak mati sopir angkot bernama Rusli (40) , lalu bakar Mobil Korban (11/6/2024)
📍Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai. Provinsi Papua Tengah
oby retweeted
Kepada yg bertanya kenapa kita peduli kepada Palestina? Bukankah kita juga masih bergelimang dengan masalah yg ada?
Jawabannya adalah coba tanyakan kepada anak-anak Palestina, kenapa mereka peduli pada kita? Jika mereka saat ini masih bernyawa...
oby retweeted
Saya agak terusik dengan semakin masifnya perkataan: “Banyak yg membela Palestina, tapi tidak peduli warga Papua” dan atau ucapan sejenisnya. Seakan-akan banyak yg abai dengan saudara sendiri.
Begini, let me tell you.
Sebelum kalian teriak-teriak soal Papua dengan berbagai dinamisasi bencananya (yg terbaru ini meninggalnya puluhan warga karena kelaparan), lalu kalian banding-bandingkan dengan bencana kemanusiaan di daerah lain, FYI, I’ve been there. I helped them.
Kadang saya minta tolong ke Danlanud meminjam Hercules-nya untuk mengangkut puluhan ton bahan makanan. Kadang juga saya minta tolong yg punya helikopter atau pesawat Caravan atau Pilatus-nya Bu @susipudjiastuti menembus daerah yg tak bisa disinggahi pesawat besar. Atau kadang harus mengiba ke kapten/nakhoda kapal Pelni agar berkenan mengangkut bantuan. Atau harus berlayar bermalam-malam menggunakan perahu kecil bermesin tempel jika kejadiannya di pulau terpencil pesisir terdalam.
Bagi saya, dan juga bagi sahabat lain yg peduli atas tragedi kemanusiaan, tidak ada sekat ini dan itu seperti yg kalian tuduhkan.
Jangan-jangan… ah sudahlah kalian pun tetap akan membela diri dengan beragam pembenaran. Karena sejatinya bukan solusi yg ingin kalian cari, melainkan kontroversi atau sekedar mencaci dan memaki.
oby retweeted
Itu tanah Palestina di 1947, 1937, 1927, 1917, 1907, 1897.. Sampai sekarang juga. Cuma masih dijajah saja.
Trus datang bajer zionis nyolot.. itu Israel di 850 SM..
Yee.
Kalau pake argumen itu..
Berarti orang2 Indian & Aborigin... Kebayang kalau mereka pake argumen yang sama. Kayaknya itu ide yang menarik 😆
Lupa mereka kalau di periode awal abad ke-20, kaum zionis itu datang ke Palestina mengemis minta diterima dan ditampung karena sudah diusir dan dipersekusi di banyak wilayah Eropa. – at Menteng, Indonesia
oby retweeted
Jika kita mengira tersambungnya koneksi internet di Gaza, Palestina adalah karena Starlink-nya @elonmusk, kita keliru. Bukan. Atau mungkin belum.
Tersambungnya layanan komunikasi dan internet di Gaza, Palestina adalah ‘kerja kerasnya’ provider Paltel @Paltelco.
Mereka tak lagi memikirkan keuntungan atau bahkan setidaknya ‘menutup’ head cost. Sampai saat ini yg mereka lakukan adalah memenuhi ‘heart cost’. Menyambungkan hati ke hati mereka yg sedang berjuang dan bertahan di tanah airnya merebut kemerdekaannya.
Tekanan dan intimidasi mereka terima dan hadapi. Bahkan, untuk mendapatkan tanda ‘centang abu-abu’ sebagai verified company/organization di X saja tidak didapatkannya.
Dalam notifikasi layanannya, mereka memanggil konsumennya bukan dengan ‘Dear customer, pelanggan atau lainnya. Melainkan ‘Keluarga kami yg mulia di tanah air tercinta اهلنا الكرام في الوطن الحبيب”. Sebuah panggilan yg begitu menyentuh dan menyatukan hati.
Ya, mereka bukan sedang berbisnis dengan ‘bumi’. Mereka sedang berbisnis dengan ‘langit’.

























