Dimi. (@deutector) header
Dimi. (@deutector) profile picture

𝗗𝗶𝗺𝗶𝘁𝗿𝗶𝘂𝘀 𝗗. 𝗖𝗮𝗿𝗿𝗼𝘄, RV4AU2057. Astronomy, Divination, History of Magic.

Ravenrow.
Joined December 2021
Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)Photo by Dimi. (@deutector)
ㅤ Good evening. I hereby announce that the aforementioned task is accessible through ( justpaste.it/ERR-SubstituteT… ). Don't hesitate to come to my office if there's anything I could help you with. Good luck! ( @Ravenawtion, @PesantrenPoyi, @Grandffindor, @ProudHuffle ) ㅤ
Dimi. retweeted
Replying to @sixsfx
Transformation. 😂 Mau jadi Optimus Prime nih si Honda.
Dimi. retweeted
Yang mau ikut ketawa dikit.
ㅤ DL: 13 Mei 2022, 23.59 GMT+7. Reply ↓↓↓ ㅤ
9
1
ㅤ Cukup reply bukti nonton MV ini (youtu.be/Os_6c5j6YiQ) dengan: screenshot 1 part Yeonjun, 1 part Soobin, 1 part Beomgyu, 1 screenshot saat videonya sudah selesai. (Total 4 screenshot). Dan karena ini challenge, jadi semua yang nonton bakal dapat pundi-pundi, ya. ㅤ
ㅤ 𝗖𝗛𝗔𝗟𝗟𝗘𝗡𝗚𝗘 𝗳𝗼𝗿 𝗺𝘂𝗿𝗶𝗱 𝗼𝗻𝗹𝘆! Halo. Karena faceclaim saya, @antiIogy, dan @oncerous baru aja comeback, jadi kami mau syukuran. Hore. ㅤ
1
6
1
2
History of Magic ㅡ Friday, 13th of May 2022. Subject: Unsung Hero: Regulus Arcturus Black Collect your plot with the format:
20
2
1
“Alright, jangan lupa absen, ya. Kalau masih ada kesempatan, mungkin kita akan bertemu lagi minggu depan. Thank you for today, guys. See you soon!” End of lecture.
History of Magic ㅡ Friday, 13th of May 2022. Subject: Unsung Hero: Regulus Arcturus Black Collect your plot with the format:
“Namun setelah menjadi Death Eater, Regulus mulai berubah pikiran karena satu atau dua hal lainnya. Mainly, karena sesuatu yang terjadi dengan house-elfnya, Kreacher. But let’s talk about it on next meeting.” Ia kembali ke meja pengajarnya.
“Let’s continue sedikit lagi,” ujarnya sambil menyisipi minumannya. “Tentunya Regulus berhasil menjadi pengikut Dark Lord ketika ia berumur 16 tahun, dan… keluarganya bangga tentang hal tersebut.”
Sang tuan meraih sebuah paper bag dari bawah mejanya dan mengeluarkan beberapa snack, minuman ringan dan membagikannya kepada murid, “sebentar saya harus karena kebanyakan bicara, haha. Silahkan dinikmati.”
“Ia menjunjung tinggi tradisi keluarganya, masuk asrama Slytherin, menjadi seeker di team Quidditchnya, juga… mengagumi Lord Voldemort dan memiliki ambisi untuk menjadi pengikutnya." Kenma menghela nafas, "bahkan memajang foto artikel mengenai Dark Lord di kamarnya.”
“Ia lahir pada tahun 1961 dan memiliki sifat yang sangat berbeda dengan kakaknya. Sirius tidak suka mengikuti tradisi keluarga, bahkan memilih untuk masuk Gryffindor meski ditentang oleh keluarganya.” "Sementara Regulus tumbuh menjadi anak 'ideal' sempura untuk keluarga Black."
Kenma tersenyum tipis usai dengan sadar memberikan clue ambigu kepada muridnya, “hehe, yang saya maksud adalah Regulus Black, adik dari Sirius Black.” Ia mengeluarkan tongkat sihir dari sakunya, mengayunkannya untuk sedikit meredupkan lampu ruangan dan menampilkan sebuah gambar.
“Hari ini kita akan membahas tentang salah satu pahlawan yang nama dan kisahnya kurang dikenal, apakah ada yang bisa menebak siapa?” Tanya sang pengajar. “Ah ya, cluenya… mungkin… pure blood?”
“Okay enough with the talking. Karena masih minggu awal, jadi materi tetap harus ada. Kalau enggak nanti saya gak bisa siksa kalian dengan kuis di akhir bulan, hehehe.” Sang pengajar terkekeh jahil.
“Makannya saya gak khawatir sama kalian, karena ‘Mami’ baru kalian bisa diandalkan.” Sang tuan melompat kecil dari duduknya dan melangkah di tengah kelas, “malah yang saya khawatirkan beliau yang akan kenapa-napa karena kalian, nih.” Ujarnya dengan bercanda.
“Sampai akhirnya Primrose datang. Ea…” candanya sambil tertawa ringan. “Not in that way, lho. Beliau itu bisa diandalkan, diajak kerjasama pun enak karena pandai bertoleransi, cerdas, dan sangat capable.” Ujar sang tuan memberikan pujian.
“Sedikit flashback, selama 5 tahun lebih saya mengampu kelas sejarah sihir, sudah ada sekitar… 3 atau 4 kali saya berganti rekan kerja. Setiap partner bermacam-macam karakternya, but mostly… lets not talk about them.” Sang pengajar mulai berkisah tentang karirnya.
“Hmm, I see. Saya pribadi juga berharap akan ada orang yang tepat yang bisa menemani Primrose.” ujarnya dengan lembut. “Saya tidak khawatir dengan kalian, hehe, soalnya saya percaya dengan Primrose.” Ujarnya.