Kasmudjo retweeted
Pak @SBYudhoyono, selama sepuluh tahun pemerintahan Jokowi, mereka merusak landasan bernegara, merusak moralitas bangsa, merusak kaidah-kaidah demokrasi, dan yang paling berat adalah mengacak-acak lembaga negara demi kekuasaan.
Mari selamatkan Indonesia !!!
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.
Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini.
*SBY*
Kasmudjo retweeted
Silahkan dilihat sendiri wak...
Yang diatas adalah ijazah yang di upload dian sandi di x
Yang bawah adalah yang ditunjukkan jokowi di persidangan
Jadi objek yang selama ini diteliti roy dan tifa adalah objek yang sama
Silahkan kalian simpulkan sendiri wak🤣🤏
Kasmudjo retweeted
RUMOR A1
Kapten Infanteri Dali Darulqutni bakal gantiin Teddy Indra Wijaya sebagai Seskab di tengah isu reshuffle kabinet 4 Nov 2026.
Btw, Dali adalah yang dulu bawain payung tapi “dimarahin” Teddy dan netizen salfok sama ekspresi wajah kesalnya.
Kalau beneran, drama macam apa ini woi!
Terlalu banyak plot twist. Netizen gak siap.
Kasmudjo retweeted
Ada pemimpin yg gemar melakukan politik durhaka - durhaka thdp parpol yg melahirkannya, membesarkannya, mendukung programnya walaupun sering dgn berat hati & setia membelanya pada saat ia sempat terjepit dlm pemilu. Ia juga mendorong orang lain utk durhaka. Kasus penyadapan mantan Kapolri dkk thdp Presiden Prabowo adlh berkah yg mengingatkan bangsa kita bhw politik durhaka tidak selamanya menang .. kebenaran selalu ada cara utk timbul, one way or another ..
Kasmudjo retweeted
Kan mulai....
Undangan seperti ini juga sudah banyak beredar di daerah untuk memancing aksi demo 10 november nanti.
Mereka yang birahi kekuasaan rakyat yang di korbankan.
Kasmudjo retweeted
BUNA FINISHED 🏳
Ada menteri, kepala badan, mantan menteri, mantan pejabat, sampai jenderal yang terlibat di poros penyadapan ini.
Kemungkinan akan ada update tersangka baru dalam waktu dekat.
Gila, niat mereka memang mau mengkudeta Wowo.
Kasmudjo retweeted
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.
Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini.
*SBY*
Kasmudjo retweeted
Terkait putusan MA ttg ijazah Gibran, Wantimpres Margarito Kamis berikan contoh sangat jelas :
Jika anda menempati rumah sdh puluhan tahun, tapi ketahuan bhw sertifikatnya tdk sah maka anda harus keluar.
Artinya Gibran harus keluar dari Istana Wapres.
Kasmudjo retweeted
Disekolah itu bukan hanya belajar cara menulis,membaca dan berhitung tetapi juga belajar adab, etika dan tatakrama.
Kasmudjo retweeted
Orang Tua Gibran ini apa ga kasihan anaknya jadi bahan bullyan dan hinaan karena ketahuan pakai suket bermasalah dan tidak punya ijazah SMA?! Bayangkan Gibran keliling Indonesia dikatain Wapres Ilegal, Sekolah Ga Beres, Wapres SMP, dll.. Kejam benar Orang Tuanya..
Kasmudjo retweeted
Baru paham
kenapa banyak orang
datang ke rumah pria pesugihan.
Amplopnya
Rp500 ribu sampai Rp2 juta
per orang.
Itu bukan berkah.
Itu umpan.
Analisis kecil.
Kalau yang datang 20 juta jiwa
dan masing-masing diberi Rp500 ribu,
beliau baru keluar Rp10 triliun.
Doang.
Seandainya Rp500 ribu
diberi ke seluruh rakyat Indonesia
290,1 juta jiwa,
beliau hanya keluar
sekitar Rp145,05 triliun.
Bagi pria pesugihan
itu masih uang receh.
Karena yang dikorup selama ini
bisa lebih dari 100 kali lipat
dari angka itu.
Lihat beritanya
semasa beliau menjabat.
Hampir setiap hari
konglo dan para oligarki setor
ke sejumlah kediaman
beliau dan anaknya.
Mengerikan
kalau seluruh skandal itu
benar-benar dibuka ke publik.
Tapi lagi-lagi
siapa yang berani menyenggol?
SiNyawit pun tak punya nyali dan
tidak kelihatan berani menyentuh.
Apalagi aparat.
Hukum berhenti
di depan nama yang terlalu besar.
Yakinlah
suatu hari skandal ini
akan terbongkar habis.
Bukan karena elit tiba-tiba suci.
Karena tumpukan yang terlalu tinggi
tidak bisa disembunyikan selamanya.
















