Gill Sans retweeted
*lagi di kantin*
*kedengeran siswa ngobrol *
Murid: “ini kayaknya kalau kita sekarang dengan pemimpin yang kayak gini kejadiannya di abad2 awal, kayaknya udah diutus seorang Nabi deh”
KESELEK GW SUMPAH 😭😭😭
Gill Sans retweeted
cuck mentality
inget, lu semua tu dah nothing to lose at this point.
1. lapangan pekerjaan susah
2. harga property gak ngotak
3. investasi berantakan
4. nabung gabisa
tempur aja udah
Gill Sans retweeted
ANOTHER KELAKUAN CUKING PLENGER ALIAS LU NGAPAIN TIDURAN DI ATAS GENTENG GITU ANJIR CINGGGG😭😭😭
MANA PAS TURUN SANTE BGT KAYAK GAPUNYA DOSA
Gill Sans retweeted
lucu ya, kalo rakyat mengkritisi wajib etis, berintelektualitas, sopan dan beradab. salah ngomong dikit, salah ketik dikit, bisa terancam pidana, diblokir komdgi. tapi giliran kepala negaranya, bebas goblok2in orang. mana ditepokin, disorakin pula.
Gill Sans retweeted
Orang Eropa itu baru "menang lotre kehidupan" setelah era industrialisasi yang mana baru 200an tahun.
Itupun setelah secara brutal merenggut hak hidup dan keberuntungannya orang Afrika dan Asia.
Sebelumnya, Asia dan Afrika justru yang menang lotre kehidupan selama ribuan tahun. Lebih awal daripada Eropa.
Gill Sans retweeted
Mindfulness sebenarnya baik saja, tp memang bisa jadi toxic positivity.
Mindfulness bisa membantu kita mengelola kecemasan dan tetap jernih. Masalah muncul ketika ajakan untuk tenang, bersyukur, menjaga energi, dan berpikir positif justru menggantikan pertanyaan mengapa ini terjadi dan siapa yang bertanggung jawab? Saat berita kebakaran, udara beracun, bencana, keracunan MBG, dan kegagalan pelayanan publik memenuhi ruang informasi, masyarakat memang perlu menjaga kesehatan mental. Tetapi bagi keluarga yang anaknya keracunan, warga yang menghirup PM2.5, atau mereka yang kehilangan rumah dan pekerjaan, masalahnya bukan sekadar mindset. Mereka membutuhkan perlindungan, informasi, layanan, kompensasi, dan pertanggungjawaban.
Di sinilah mindfulness bisa berubah menjadi alat depolitisasi. Penderitaan yang semestinya melahirkan pertanyaan tentang kebijakan justru diperlakukan sebagai persoalan emosi individu. Padahal kemarahan tidak selalu sesuatu yang harus disembuhkan; kadang ia adalah respons moral terhadap ketidakadilan. Yang penting adalah mengubahnya menjadi data, pertanyaan, solidaritas, advokasi, dan tuntutan perubahan. Jangan panik bukan berarti jangan mempertanyakan.
Jangan bermeditasi agar mampu berdamai dengan ketidakadilan; bermeditasilah agar cukup tenang untuk memperjuangkannya.
Tell maudy ayunda to talk about mindfulness to :
1. Yg sesak nafas kena asap kebakaran hutan di sumatera,kalimantan
2. Ortu2 korban keracunan MBG
3. Warga luar jawa yg antre panjang demi beberapa liter bbm
4. Org2 yg kena layoff pdhl ada anak yg hrs sekolah+org tua yg butuh berobat
5. Pedagang kecil dan kaum rentan yg makin susah cari duit krn kaum middle class dan lower economy jg berhemat dan nekan pengeluaran.
Stop being tone deaf, try to napak tanah.
Gill Sans retweeted
guys plis bantu repost, disini lagi chaos parah😭bbm antrian sampai 1km lebih, fasum transum tdk ada, mati listrik tiap hari 6-8jam, air bersih dan LPG langka TOLONG KAMI JUGA MASIH INDONESIA😭😭
klau saja ini terjadi dijawa pasti sudah cepat dicarikan solusi sayang kt anaktiri😔
💚 Kami di sulsel terutama Makassar dan Kabupaten sekitarnya sedang mengalami krisis BBM, gas LPG, air, dan pemadaman listrik bergilir. Antrian BBM sampai berkilo-kilo meter, bahkan di Makassar akan diberlakukan pembelajaran daring karena saking langkanya BBM. Entah kenapa berita ini belum ramai di TV atau sampai menjadi berita nasional.
Gill Sans retweeted
Konyol bwt dak, perasaan em be geh nih tiap bikin dokumentasi malah semakin menunjukkan 'ini loh knp kalian bisa keracunan'
Gill Sans retweeted
Replying to @SonicHacki
Four countries affected by an idiotic neighboring government. Valid anger. Fuck Indonesia for not handling this haze situation properly.
Gill Sans retweeted
The engineer who designed that house's column structure deserves a national medal.









































