el (@celluruts) header
el (@celluruts) profile picture

manusia hanya berusaha, orang dalam yang menentukan

Joined July 2020
Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)Photo by el (@celluruts)
Yang paling dikhawatirkan dari bertambahnya umur orang tua adalah makin sedikitnya waktu untuk membahagiakan mereka. Sehat-sehat, Ibu dan Bapak.
1
604
Kalau Anda mau tahu masa depan Indonesia, silakan study banding ke Cilacap. Kabupaten ini menurut saya adalah gambaran dari kegagalan indsutrialisasi. Kebanyakan warganya tak punya pilihan selain merantau, mengais rejeki di negeri orang.
44
598
38
4,538
115,187
Kini, dengan kenaikan biaya hidup akibat pemborosan APBN, banyak warga memilih untuk memberhentikan distribusi modal di kalangan sendiri (baca: jajan). Ditambah kondisi iklim yang makin engga karuan, hasil pertanian mengalami kenaikan drastis tahun ke tahun.
1
7
130
14,806
(Arsip, siapa tahu suatu saat bakal jadi tulisan panjang)
2
2
47
13,404
Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral. Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri.   Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini. *SBY*
7,050
148,326
7,702
391,099
15,019,414
Day one coba FMM 26, akhir musim dipecat Mirwan. 😂 Mohon wejangannya para senior @id_fm
1
1
404
Kemiskinan dan kebodohan yg dipelihara negara..
59
1,219
31
3,605
55,156
ada org ksian sama prabowo ajh udah aneh,mnding kasian sama ikan hiu hidupna cm di air gktau klo ada hewan jerapah
POSTINGAN DAN KLARIFIKASI DARI INFLUENCER YANG FOLLSNYA RATUSAN RIBU
217
11,151
241
41,130
373,190
well
Ironisnya semakin lo ngerti politik malah semakin gak berisik kita soal isu politik.
16
12,679
71
23,289
201,459
Angkat topi buat kalian yang masih kuat denger pernyataan dia. Saya mah angkat tangan aja, keburu gedeg duluan liat bacotan bodohnya
Prabs dikasih tau jurnalis bahwa di media sosial begitu banyak kritik ke dirinya dengan traffic sangat tinggi sehingga tidak bisa disaring mana yang bot mana yang organik. jawabnya: "bisa, kalian tau itu bot, itu buzzer tauu, algoritma itu sama saja, itu medan perang sekarang itu" "mereka mungkin takut kepada saya.." "untuk menilai kekuatan suatu negara, dinilai juga pemimpinnya ...."
89
Ngerasa paling ganteng sejagat, ngaku cinta alam & aktivis lingkungan, bikin film ttg lingkungan & Masy. Adat tp ga peduli RUU Masy. Adat mangkrak puluhan tahun & nempel terus ke penguasa. Foto sama gajah, dpt proyek, jd BA ini itu, lalu bangun vila mewah di dlm hutan 🤡👻💩
158
3,202
540
19,591
809,228
Berikut artikel saya di Kompas, 18 Agustus 2026, “ Odysseus dan Tali Republk” (bebas akses ) kompas.id/artikel/odysseus-d… Kekuasaan, seperti laut, punya godaannya sendiri. Kapal itu selamat bukan karena nakhodanya kuat. Kapal selamat karena sang nakhoda tahu ia bisa lemah. Institusi lahir bukan karena manusia selalu bijak, tetapikarena kita tahu suatu hari kita bisa khilaf atausewenang-wenang.
20
427
14
1,066
24,516
Duit beasiswa dari gendut ke menag terbukti ampuh. Ampuh merusak logika seorang imam besar. Tolol.
“Seandainya hari ini, hanya Engkau menerima satu doa, maka kabulkanlah do pemimpin negeri kami [shoot ke Prabowo], karena doanya pasti berdampak bagi segenap dan seluruh warga bangsa dan negerinya.” Menteri Agama dalam doanya seharusnya tidak memosisikan Tuhan layaknya birokrasi negara yang dapat membatasi kuota layanan, sedangkan Ia adalah entitas yang tak terbatas.
136
Prabroro ngantuk ges
53
Tulisan opini saya naik cetak di @hariankompas hari ini. Tentang kepastian hukum, mengapa kerusakannya hanya bergerak satu arah dan bergeraknya dari pucuk, serta apa yg terjadi pada bangsa ketika semua orang terpaksa berhitung pendek. Silakan disimak. kompas.id/artikel/kepastian-…
114
2,656
72
7,438
266,841
Lewati Gelap Zaman dengan Buku dan Melawan
9
1,940
18
9,583
109,387
Semenyenangkan itu melihat kawan-kawan mulai menggapai mimpi yang dicita-citakan. Kalau melihat ke belakang, pekerjaan yang mereka lakoni sekarang agaknya bagai langit-bumi dengan sifatnya kala di bangku sekolah waktu itu.
1
2
65
Membaca berita maling ayam yang dipukuli massa hingga tewas, saya teringat masyarakat adat Boti di Timor Tengah Selatan. Di sana, pencuri ayam tidak dipukuli. Ia justru diberi ayam. Mengapa? Karena bagi orang Boti, seseorang mencuri bukan pertama-tama karena ia jahat, melainkan karena ada kebutuhan yang tak terpenuhi. Kejahatan dipandang sebagai pertanda bahwa komunitas telah gagal menjaga salah satu anggotanya. Maka yang dihukum bukan dengan kekerasan, melainkan dengan dipulihkan masalah ekonominya. Yang lebih menarik, bagi masyarakat Boti, menerima bantuan, terutama bantuan pangan, justru merupakan aib. Mereka pantang hidup dari belas kasihan. Karena itu mereka berkali-kali menolak bantuan sosial maupun raskin. Bahkan Raja Boti pernah meminta seluruh warganya dicoret dari daftar keluarga miskin yang ditetapkan pemerintah agar mereka tidak lagi dikirimi bantuan. Bagi mereka, kehormatan lahir dari kemampuan menghidupi diri sendiri, bukan dari menjadi penerima bantuan. Ironisnya, di tengah masyarakat yang mengaku lebih maju, kita justru semakin mudah menghabisi nyawa manusia karena seekor ayam. Mungkin yang perlu dipertanyakan bukan sekadar mengapa ada orang mencuri, tetapi mengapa kita begitu cepat kehilangan empati. Sebab ketika sebuah komunitas memilih memukul hingga mati orang yang lapar, sesungguhnya yang sedang sekarat bukan hanya korban, melainkan juga rasa kemanusiaan kita. Pernah menulis beberapa kali soal Boti, termasuk di buku saya "Masyarakat Adat dan Kedaulatan Pangan". Versi ringkasnya bisa dibaca di sini: rainforestjournalismfund.org…
13
225
9
471
13,686
Artinya, harga beras yang naik cukup tinggi engga bisa dirasakan manfaatnya sama petani karena ongkos produksi yang kian melonjak tidak disertai dengan efisiensi hasil produksi yang stagnan. Nilai tambah lebih banyak dirasakan setelah gabah digiling, bukan setelah panen.
1
58
Apa harus menyalahkan distributor? Engga juga. Nyatanya, margin pedagang beras di Indonesia cukup kecil jika dibandingkan negara tetangga. Dari sini bisa diketahui, kalau cara terintegrasi di bawah ini bisa mengatasi disparsitas produsen-distributor-konsumen:
1
23
1. Kurangi biaya produksi, utamanya sewa lahan dan tenaga kerja. Input agrochem bisa disubsidi dengan memperbaiki kondisi lingkungan. 2. Perkuat riset agar rendemen bisa tinggi. 3. Pangkas rantai distribusi. Bina kelompok tani agar berperan sebagai tengkulak baru.
15