Cecilia yang masih dalam pengaruh imperio hanya bisa geram akan hal ini. Ia luncurkan serangan, namun nihil. Lingkaran api itu membuat langkahnya mundur dan mundur lagi. "...๐—ฏ๐—ฎ๐—ท๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป." Gumamnya lalu mengayunkan tongkatnya lagi "Finite!"
Replying to @blugrease
โ €โ € โ €โ €โ€œMaju kalian, bedebah! Lewati lingkaran api ini jika kalian bisa!โ€ seulas seringai tampak di wajahku, seolah mencoba menantang semua yang datang menyerang. โ €โ €
1
648
"Protego Maxima!" Johnny menambah perisainya. Mencegah agar lingkaran apinya tak dipadamkan paksa oleh Cecilia. "Levicorpus!" Ia mencoba menggantung terbalik tubuh Cecilia.
1
32
Ketika pertahanan apinya runtuh, Cecilia berniat menggunakan mantra satu ini "Sectumโ€”" sayangnya, mantra dari rekannya itu mengenainya dan membuatnya tergantung terbalik. "AAARGHHH" geramnya lalu berteriak kencang, bagaikan anak umur 5 tahun sedang tantrum. >
1
38
> "Finite!" Rapalnya lagi ke arah kakinya, membuatnya terjatuh lalu berusaha untuk berdiri lagi. "Sectumsempra!" Serunya sebelum pemuda itu sempat menghampirinya.
1
32
Perisai tak kasat matanya pecah. Ia bersyukur masih bisa menblokade kutukan penyayat itu. "Protego diabolica" rapalnya lagi, memunculkan kembali perisai apinya. "Protego Maxima! Fianto Duri! Repello Inimicum!" Johnny memperkuat perisainya. -c-
1
39
"Glacius maxima!" Lemparnya pada Cecilia. Berniat membekukannya dengan es. "Siapa saja yang sudah kau serang?" Tanyanya, sembari mengkhawatirkan teman-teman lain yang tak terkena kutukan Imperius.
1
55
Gadis itu menggerutu lalu dengan lincah menghindar dan merapal "Finite!" Sebelum kakinya bisa terkena es. "DASAR PECUNDANG!" Geramnya. >
1
36
Lalu menghampiri Johnny yang ada di dalam perisai tak kasat mata itu. "Apa pedulimu?" Sahutnya, dengan seringai kemudian terkekeh. "Toh, kamu ada disini denganku Johnny... jadi, berhenti melawan." Tambahnya. Tatapan matanya dingin, bak pemburu >
1
30
> ... yang ingin membawa buruannya dan tidak segan-segan melukainya tanpa rasa berdosa. "Finite!" Rapalnya lagi. "Bombarda Maxima!"
1
36
"Lebih baik jadi pecundang daripada jadi boneka tali!" Balasnya. Kali ini, ia sudah tak peduli apakah Cecil temannya atau bukan. "Finite!" Rapalnya, melindungi diri sendiri dari kutukan peledak. "Ventus Duo!" Tiupan angin kencang diarahkannya pada Cecil guna menghempaskannya.

Nov 2, 2024 ยท 7:53 AM UTC

1
45
RelevantRecentLikes
Interaksi dengannya bisa dibilang pendek, namun hal itu seperti sirna sudah berkat mantra Imperio. Tubuh Cecilia terhempas lagi, sebelum ia bisa terhempas jauh. Ia langsung saja merapal "Carpe Retractum!" >
1
36
Angin kencang yang tadinya menghempas badannya, kini dirinya melawan arus angin untuk mendekatkan diri dengan Johnny. "Incarcerous!"
1
43