"Tau, nggak? Aku hampir mau dansa sama tiang kalau nggak nemu pasangan" Berusaha kalem setelah kakinya diinjek, dalam hati berkata 'SAKIT WOE!'
Gerak lagi. Sorong ke kiri, sorong kanan. Lalalalala lalalala la la. Dengan sengaja, balas injek kaki Brandy.
"Aih, ember bocor. Padahal itu rahasia negara" kelakarnya. Belum sembuh nyeri yang lama, sudah ditambah nyeri yang baru.
Saatnya berputar-putar-putar seperti gasing. Putar ke kiri yeah~ Nona manis putarlah ke kiri, ke kiri, ke kiri, ke kiri dan ke kiri, ke kiri, ke kiri
"Aduh, kasian kejedug! Tapi ya emang gamon, sih" Akhirnya dia mengaku dosa.
Sekarang kanan e~ Nona manis putarlah ke kanan, ke kanan, ke kanan, ke kanan, dan ke kanan, ke kanan, ke kanan, ke kanan manise~ dengan tempo ala tap dance juga biar tidak jatuh gedebug.
Enak sekali dia. Muter-muter orang kayak gasing. Karena tidak mau sendirian, Johnny menarik Brandy agar ikut berputar-putar seperti gasing di tengah lantai dansa.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" ia mencoba bersuara sembari berputar seperti kincir kipas angin Muggle.
JEDUG!
Aw. Atit. Benar-benar atit. Johnny meraba kepalanya yang kejedug, lalu memastikan ada darah yang menetes atau tidak.
Kepalanya pusing, tiba-tiba mual, dan...
🤮🤮🤮
Dia muntah di bawah kaki Brandy. Nggak kuat, coy.