⠀
Ketika sang topi bertengger di kepalanya, ia mendengar gumaman sang topi, seolah olah asrama menebak asrama mana yang cocok dengan kepribadiannya, dan sang topi menjatuhkan pilihan Slytherin kepada gadis yang bernama lengkap Jocastya Liu.
⠀
Liu retweeted
Replying to @Asrama_Hogwarts @SAS_The01
Pada penghujung waktu, sajian yang disuguhkan kini telah habis. “Murid baru diperkenankan menuju ke asrama masing-masing. Para pengurus asrama @arcuscopus, @bandenwagon, @galliox, dan @withlove_airi, mohon bantuannya, ya. Selamat beristirahat, semuanya!”
【 End 】
Liu retweeted
Replying to @Asrama_Hogwarts @SAS_The01
“Jadi, apakah perjalanan kalian tadi cukup menyenangkan?” tanya si tuan sembari membagikan sejumlah perkamen kepada murid baru.
【 Newizzy Parchment – February 2026 】
· HQ: s.id/AH-NWP-0226
· Perkamen akan di-mention ke kalian setelah acara ini selesai.
Liu retweeted
Replying to @Asrama_Hogwarts @SAS_The01
“Terima kasih, Tuan Topi! Dan untuk para murid baru dipersilakan untuk menempati bangku asrama masing-masing.” Ia menarik ujung bibirnya.
(Mohon maaf karena tidak ada acara makan-makan seperti yang biasa dilakukan guna menghormati penulis yang menjalankan ibadah puasa.)
Liu retweeted
Replying to @SAS_The01
Lantunan vokal terhenti, digantikan oleh seruan dari topi legendaris yang kembali mengisi seluruh ruang aula. Secara berurutan, setiap siswa dipanggil untuk mengetahui asrama mereka dengan durasi yang berbeda-beda. Beragam ekspresi pula terpancar dari wajah para murid.
Liu retweeted
⠀
Gelombang nostalgia dialami oleh sebagian murid dan karyawan. Benda peninggalan salah satu pendiri Hogwarts itu konsisten bernyanyi sembari menyebutkan sifat yang menonjol dari tiap asrama, hingga perlahan melodi terdengar samar.
(@Asrama_Hogwarts)
⠀
Liu retweeted
⠀
Suara deham topi terdengar, seolah memberi aba-aba. Alunan musik mengiringi nyanyian sang topi legendaris. Raut wajah topi tampak khidmat melantunkan tiap lirik yang selalu dinantikan oleh para penghuni kastel.
⠀
Liu retweeted
“Selamat datang di Hogwarts, generasi baru.” Kerutan topi tiba-tiba bergerak, sehingga mengeluarkan impresi pertama hangat. “Sebelum mendapatkan rumah baru, kalian wajib mendengarkan nyanyian saya. Mari kita bernyanyi bersama, Hogwartians!” serunya.
⠀⠀
Liu retweeted
⠀
Topi Seleksi kini muncul di hadapan para penghuni Hogwarts. Sebuah kursi tunggal, yang akan menjadi saksi bisu prosesi penyortiran, kini berada di panggung acara. “Bagi nama murid yang akan dipanggil oleh panitia, harap untuk segera maju untuk disortir oleh Tuan Topi.”
⠀
⠀
Menampilkan peraturan peraturan dan juga bimbingan bagi murid baru yang tertulis dengan tatan rapi disana—, membuat sang pembaca lebih mudah memahami akan isi yang tertera. Manik manik nya sekolah melihat, sebelum fokusnya kembali kedepan.
⠀
Liu retweeted
⠀
“Tepat sekali, jawaban yang benar adalah Golden Snitch atau Snitch!” Tepukan tangan terdengar guna memberi apresiasi. “Terima kasih atas kesempatannya.” Pranatacara memberikan sinyal kepada penanggung jawab acara. “Selanjutnya kita akan memulai prosesi Upacara Seleksi.”
⠀
Liu retweeted
⠀
“Aku dapat terbang bebas. Di balik tubuh mungil dan sayapku, secarik kertas berisi petunjuk mampu tersimpan. Sekali kau mendapatkanku, lengkingan dan sorakan terdengar selesai. Benda apakah aku?”
(Balas cuitan ini hingga 15:01. Murid aktif/Karyawan/Newizzy dapat me-reply.)
⠀






