Hidup itu sebenarnya sederhana, yang bikin rumit itu keinginan kita sendiri. Pengen kaya, tapi bangun tidur aja susah. Pengen punya badan ideal, tapi kalau ada ayam geprek langsung lupa cita-cita. Pengen sukses, tapi disuruh bangun pagi rasanya kayak disuruh pindah planet. Ya mau gimana lagi, namanya juga manusia, maunya hasilnya miliaran tapi usahanya masih rebahan sambil scroll TikTok. 😭
Ada yang sama nggak sih, makin dewasa tuh lingkaran pertemanan makin kecil, tapi daftar pengeluaran makin panjang? Teman yang dulu tiap hari ngajak main sekarang ngajak ketemuan aja harus menyesuaikan jadwal dan kondisi keuangan. Akhirnya kita sadar, pertemuan paling rutin sekarang cuma kita sama tagihan bulanan. 😭
Dulu waktu kecil pengen cepet gede biar bisa bebas melakukan apa aja. Sekarang udah gede, mau melakukan apa aja harus mikirin duit, tenaga, waktu, cuaca, kondisi mental, dan besok tanggal berapa. Ternyata kebebasan orang dewasa itu cuma bebas memilih mau stres karena masalah yang mana. 😂
Ternyata jadi orang dewasa itu bukan tentang seberapa banyak uang yang bisa kita hasilkan, tapi seberapa kuat mental kita melihat saldo rekening setelah semua kebutuhan dibayar. Belum sempat menikmati hasil kerja, uangnya udah pamit duluan. Kayaknya uang zaman sekarang punya jiwa petualang, suka pergi tapi nggak suka pulang 😭🤣
Katanya uang bukan segalanya, tapi coba deh sehari aja hidup tanpa uang. Mau healing mikir biaya, mau makan mikir harga, mau tidur pun kepikiran cicilan. Kesimpulannya, uang memang bukan segalanya, tapi hampir semua hal butuh uang. Yang bilang uang nggak penting mungkin lagi lupa rasanya jadi kaum mendang-mending. 🤣
Aku tuh kadang heran sama diri sendiri. Kalau ada masalah, bukannya langsung diselesaikan, malah dipikirin sampai berhari-hari. Tapi pas udah waktunya bertindak, malah bilang, "Yaudahlah, mungkin emang takdir." Kacau banget, antara manusia paling sabar atau manusia paling males menghadapi kenyataan. 😭
Aku tuh bukan orang yang matre, cuma realistis aja. Cinta memang nggak bisa dibeli pakai uang, tapi kalau mau mempertahankan cinta, minimal jangan ngajak pasangan makan mi instan pas dia lagi pengen seblak. Romantis boleh, sederhana boleh, tapi kalau bisa hidup nyaman kenapa harus sengsara berjamaah? 😭🤣















