Pinned Tweet
Replying to @amaranteena
⠀
𓏲⋆ ִֶָ ๋𓂃 ⋆. . . an owl named Glazer flies to several places, carried a letter from his owner, Conventina Fothel.
── 📨: tiny.cc/buo7101
⠀
⠀
𓏲⋆ ๋𓂃 ⋆. .📬: @AH_Postal (@ProfsAlveron), @SAS_The01 (@ProfsGaunt), @shinbithegoblin (@ProfsKlein), @ProfsJeremius, @ProfsAdams, @obscendio, @dolceir, @sunoruos, @AH_TokoSapu, @AH_MMEShop, @AH_WandShop, @AH_StMungo, @AH_MMRShop, @AH_Apothe, @AH_Kebunie, @AH_Wiseacres.
⠀
Replying to @amaranteena
⠀
𓏲⋆ ִֶָ ๋𓂃 ⋆. . . an owl named Glazer flies to several places, carried a letter from his owner, Conventina Fothel.
── 📨: tiny.cc/buo7101
⠀
⠀
𓏲⋆ ๋𓂃 ⋆. .📬: @ProfsSouta, @ProfsGaunt, @ProfsHeron, @ProfsCatha, @ProfsEverard, @MissHasie, @ProfsAlyssa, @ProfsArghie, @WarlockGrey, @ProfsStorm. xitter.cf/amaranteena/status/208…
⠀
Replying to @amaranteena
⠀
𓏲⋆ ִֶָ ๋𓂃 ⋆. . . an owl named Glazer flies to several places, carried a letter from his owner, Conventina Fothel.
── 📨: tiny.cc/buo7101
⠀
⠀
Ia ikut mengangkat gelasnya, menyambut dentingan dengan senyum semringah. Ucapan Profesor Luna terasa seperti penutup yang begitu meneduhkan setelah petualangan panjang malam ini. Setelah tegukan terakhir, ia siap melangkah kembali ke kastel demi istirahat yang nyenyak.
⠀
CONVENTINA retweeted
Replying to @ProfsEverard
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey
ㅤ
Luna ikut mengangkat gelasnya, tawanya mengalun pelan. “To courage, intuition, and gentle hands,” tambahnya sambil tersenyum manis. “Habiskan minuman kalian, kembalilah ke asrama dengan selamat, dan beristirahatlah yang nyenyak. We shall look forward to reading your stories. Cheers!”
ㅤ
CONVENTINA retweeted
Replying to @ProfsEverard
“She’s right,” Christian menimpali dengan kekehan. “Just write it as if you’re telling us a story.” Christian perlahan mengangkat gelas butterbeer-nya. “To a brilliant harvest. And to all of you, who proved that you are more than ready to face the real challenges out there!”
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey
ㅤ
Luna tersenyum tipis, merapatkan kedua tangannya di sekitar gelas butterbeer yang hangat. “There is no rush with the journals,” ucapnya menatap murid-muridnya satu per satu. “Anggap saja seperti menulis buku harian kalian sendiri. I’d really love to read your stories,”
Ia memiringkan kepalanya sedikit, senyumnya mengembang semakin hangat. “Oh, one more thing. Please, feel free to decorate your journals. Gambarlah sesuatu di sudut halamannya, ubah warnanya, atau berkreasi sesuka kalian. Make it truly yours.”
ㅤ
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey @ProfsEverard
Setelah kalian cukup beristirahat, Christian mengeluarkan sebuah perkamen dari balik jubahnya, mengetuknya pelan dengan tongkat sihir. Perkamen itu menggandakan diri dan melayang turun ke hadapan masing-masing siswa. drive.google.com/file/d/1aWq…
CONVENTINA retweeted
Replying to @ProfsEverard
“Get comfortable, let the butterbeer warm you up.” Christian menimpali santai. “I know it’s quite a lot to take in, being entirely on your own in the glen. Tell me, how did it go out there? Did the aloin give you a hard time?” Ia menyandarkan punggungnya sembari menatap antusias.
CONVENTINA retweeted
Replying to @ProfsEverard @WarlockGrey
ㅤ
“Ah, the survivors of The Veiled Glen!” sapa Luna dengan senyum lembut, mengisyaratkan kalian untuk mengambil tempat duduk. Rekannya memanggil Madam Rosmerta, dan tak lama kemudian, nampan-nampan berisi butterbeer hangat dan camilan malam disajikan di atas meja.
ㅤ
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey
ㅤ
Saat kamu melangkah masuk, lonceng pintu bergemerincing riang. Di sudut ruangan, menempati meja kayu bundar terbesar di sana, Professor Everard dan Professor Grey telah menanti kedatangan kalian.
ㅤ
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey @ProfsEverard
Perjalanan yang menguras pikiran dan tenaga akhirnya usai. Kedua kakimu mendarat dengan aman di jalanan berbatu Hogsmeade yang mulai diterangi lampu-lampu jalan. Tepat di hadapanmu, berdiri The Three Broomsticks Inn yang memancarkan cahaya hangat dari balik jendela-jendelanya.
CONVENTINA retweeted
Replying to @WarlockGrey @ProfsEverard
Pendampingmu mengantarmu ke persimpangan awal, menyodorkan kaleng deodorant Lowdour yang kini berdengung pelan. Portkey itu telah siap. “Terima kasih untuk perhitungan Arithmancy dan tangan terampil Herbology-mu yang menyelamatkan panen ini. Safe travels, my friend.”









